Om-om Itu Suamiku

Om-om Itu Suamiku
Terbongkar (part2)


__ADS_3

Om-om Itu Suamiku: Bab 16


.


.


.


_Happy Reading_


-


" Boss ini list pertemanan nona Rini, dari teman SMA nya sampai teman yang baru saja akrab dengannya beberapa hari ini".


Demian mengangguk dan menyuruh Leri untuk menaruh kertas yang sudah di jilid itu di meja. Setelah kepergian Leri, Demian mengambil kertas itu, terburu-buru membukanya.


Demian membaca satu persatu nama daftar teman yang pernah dekat dengan Rini. Matanya mencari-cari nama seorang yang bernama Riana. Kemungkinan besar Rini kenal dengan orang itu.


Setelah mencari 10 menit akhirnya Demian mendapat nama yang sama yang dilihatnya di media sosial itu. Nama Riana berada di daftar teman yang baru dekat dengan Rini akhir-akhir ini.


" Ariana Polka Kenedy". Sudah Demian duga wanita ini bermarga Kenedy, berarti arloji yang tidak sengaja di jatuhkan Rini adalah punya perempuan ini! Berarti perempuan bernama Riana adalah perempuan yang sama yang tidur bersamanya beberapa minggu yang lalu.


Riana bukan Rini! Ternyata wanitanya membohonginya!


" Leri!!". Asisten Leri yang mendengar boss nya berteriak sangat keras lari terbirit-birit memasuki ruangan Demian.


" cari tau informasi tentang Ariana Polka Kenedy, SECEPATNYA!".


" Iya boss!".


Demian memijit pelipisnya, kepalanya berdenyut sakit. Rasanya ia ingin berlari ke pelukan ibunya dan mengaduh kalau orang yang dicintainya telah membohonginya.

__ADS_1


Riana, nama perempuan yang berhasil mencuri hatinya adalah Riana Polka, bukan Rini Alexia. sampai kapanpun, Demian tak akan melepaskan wanita itu!


****


Bandara internasional utama Kuala Lumpur, Malaysia...


" Ri…ini Malaysia kan? Kampungnya upin ipin?". Riana menjitak kepala Gita kesal, ini bukan saatnya bercanda tapi memang benar kalau mereka sekarang berada di kampung Upin—Ipin kartun favorite adiknya Billy.


" Tapi malaysia masih tetanggaan sama Indonesia Ri…".


" Bodo amat yang penting keluar negeri". Riana mengabaikan Gita yang selalu saja menggerutu ini itu, tujuan mereka bukan untuk liburan, tapi untuk menghindari pria bernama Demian Adiputra


****


Riana dan Gita sampai Di apartemen yang sebelumnya sudah Riana pesan online dari ponselnya. Tangan Riana bergetar karena wanita itu masih takut, bahkan terlalu takut untuk berhadapan dengan Demian.


Semua teman kampus Riana menerror perempuan itu untuk memberitahukan video yang tengah viral sekarang dikalangan anak muda. Tak menutup kemungkinan bahwa mungkin keluarganya sudah mengetahui tentang ini.


****


" Hiks…". Terdengar isakan dari dalam kamar yang minim cahaya itu, Terlihat Demian yang tengah berbaring ditempat tidur sambil menutup seluruh wajahnya dengan bantal.


Riana meninggalkannya, ia tidak bisa menerima hal ini! Terlalu tiba-tiba hingga Demian tak bisa menerima semua ini.


Isakannya makin keras ketika seseorang mengelus kepalanya dengan sayang.


" Mami…". Lirih Demian memeluk maminya erat. " Dia meninggalkan Dian mih".


Mami Demian mengusap surai rambut Demian lembut, " Kau sudah berusia 31 tahuh Demian, seharusnya kau lebih bersikap dewasa, jangan cuman menangis mengurung diri dikamar tanpa melakukan apa-apa. Kejarlah apa yang memang sudah menjadi hak mu big lion".


Demian menggeleng, " Dian…Dian mencintainya hiks…tapi kenapa dia ninggalin Dian Mih!".

__ADS_1


" Memangnya kau membuat kesalahan apa sampai dia pergi meninggalkanmu sayang?".


Demian makin menjadi-jadi ketika memorinya berputar kembali ke sama itu, " D-dian dan dia sudah bersatu walaupun itu sebuah kesalahan, tapi dia menganggap Dian sebagai ancaman mah, bahkan dia membohongi Dian tapi…tapi Dian tidak bisa membencinya".


Ny. Adiputra memijit pelipisnya bingung dengan tingkah putranya, diluar sana Demian terlihat sangat cool dan dingin dengan semua orang tapi ketika sudah berada di dekat orang yang dia sayangi laki-laki itu menjadi sangat manja dan childish. Ny. Adiputra bahkan sampai bingung bagaimana cara membuat Demian menghilangkan sifat kenakannya di umur yang sudah menginjak kepala tiga ini.


" Ayolah sayang, jangan terlalu mudah menyerah, kejarlah perempuan yang kau inginkan itu, apa kau mau di menikahi lelaki lain diluar sana!".


Demian dengan cepat melepas pelukannya pada Ny. Adiputra lalu kepalanya menggeleng kuat tak terima, " Tidak mau Mih! Riana hanya milik Dian".


Ny. Adiputra tersenyum lalu mengusap sisa air mata yang menggenang di pelupul mata Demian. " Yasudah, ayo bawa calon menantu mamih yang cantik kerumah, mamih sudah tidak sabar ingin menggendong cucu".


Demian mengangguk cepat, terlihat menggemaskan dengan wajah penuh semangat tapi dengan mata sembab habis menangis.


.


.


.


.


**TO BE CONTINUED


-


JANGAN LUPA LIKE DAN KOMEN SEBANYAK-BANYAKNYA~


THANKS.


SAYANG KALIAN❤️**

__ADS_1


__ADS_2