
keesokan harinya, tepat pukul jam 08.00 zahrana sedang asik dandan dikamarnya kemudian sang bunda memasuki kamarnya lalu ia asyik memandangi anak gadisnya itu yang asik sibuk dengan memakai riasan diwajahnya dengan lemah lembut..
HMmm tumben anak bundah ini dandan biasanya kan ga terlalu suka sama riasan mimpi apa semalam kamu sayang sampe bisa kaya gini?? tanya bundanya
ih bunda mah gitu, dengan mulutnya Rana yang monyong, emang Rana ga cantik ya bunda kalu Rana dandan?? tanya Rana
ga ko sayang, kamu tu udah cantik walaupun ga dandan, apalagi kalu kamu dandan dengan sekarang makin lebih cantik dan ayu..bunda senang kalu kamu senang kaya gini..kata bundanya sambil memeluk anak gadisnya itu..
makasi bunda, Rana sayang bangat sama bunda..
bunda juga sayang sama Rana, eh tapi mau kemana emang sampe dandan ini, bikin bunda curiga aja ga ada yang Rana sembunyikan dari bunda kan. tanya bundanya dengan penuh was-was
ga ko bunda sayang, engga ada yang Rana sembunyikan ko,,Rana hanya pengen coba dandan saja alhasil ternyata asyik juga ya bunda dan kebetulan Rana mau jalan sama Kartika bunda..terangkan Rana kepada bundanya agar perasaan hawatir bundanya ga merajalela kemana-mana..
oh gitu ya bunda kira ada apa itu jadi kamu harus dandan gini ya Uda ayo cepat berangkat biar ga kemacetan dijalan kamunya sayang..kata bundanya
ok bunda Rana jalan sekarang ya biar Kartika ga terlalu lama nunggu bunda..kata Rana
ia sayang kamu hati-hati dijalan ya , eh Rana kamu jangan lupa nanti pulangnya jangan terlalu malam ya sayang, soalnya kan bentar Tante Riyana akan datang pengen kenalan sama anak bunda yang manis ini..kata bundanya dengan penuh rasa gembira
__ADS_1
ia bunda ga bakalan pulang malam-malam ko bunda kan rananya Uda janji sama bunda bakal pulang cepat..kata Rana dengan meyakinkan bundanya..
ya Uda sayang sana pergi..kata bundanya
ia makasi bunda, bay bunda
assalamu'alaikum..
walaikumsalam..jawab bundanya
kemana anakmu itu bunda tanya ayahnya zahrana kepada ibunya..
katanya dia mau jalan-jalan sama Kartika mas, ya Uda mas bunda mau siap masak untuk makan malam nanti dan lalu segerah Fitri beranjak ke dapur untuk masak..
lalu Fitri mengangkat telponnya dan dia kenal dengan suara dari telpon itu yang tak lainnya adalah sahabat tercintanya itu..
hallo Riana assalamualaikum gimana kamu jadikan datangnya. tanya Fitri
ia pasti dong aku datang Fitri, ni Uda siap hanya tinggal tunggu zhul saja yang masi dikamarnya ..kata Riana
__ADS_1
ya Uda hati-hati ya sampe ketemu dirumahku kata Fitri dengan menutup telponnya..
setelah tutup telponnya dengan Riana sahabatnya Fitri kembali menelpon anak gadisnya yang tak kunjung pulang juga..
sedangkan suaminya yang sedang bingung melihat tingkah lagu istrinya yang tengah mondar mandir kesana kemari.
kamu kenapa honey, ko sibuk sendiri sih tanya wijaya..
gimana ga sibuk coba sirana ko dari tadi bunda telpon ko ga diangkat ya, padahal kan tadi bunda Uda kasih tahu kalu dia jangan pulang malam ke rumah, eh tapi sampe sekarang ko ga pulang-pulang sih, Mala ga angkat juga telpon bunda pah, bunda khawatir kalu gini ceritanya pah..
ya suda kita tunggu saja mungkin rananya Uda pulang dan lagi dijalan nyetir juga kan, jadi ga sempat angkat telpon kamu sayang, kamu ga usa mikirin ya, kata Wijaya berusaha menenangkan istrinya yang sedang khawatir
kemudian terdengar suara mobil yang memasuki kediaman Wijaya Kusuma dan ya tak lain adalah sahabat mereka berdua, Riyana dan keluarganya, lalu riyana dan suaminya mejemput sahabatnya itu dengan penuh gembira..
assalamu'alaikum fit, maaf ya uda buat kalian lama nunggunya..kata riyana
ga ko ri, malahan aku senang kamu bisa datang..halo zhul apa kabar kamu sayang
Alhamdulillah baik Tante,om..kata izhul
__ADS_1
ya sudah, ayo kita masuk dan ngobrol didalam saja..
💮💮💮 makin seru cerita nya jadi jangan lupa di like ya dan beri komen biar Tamba semangat menulis novelnya..