Only You My Wife

Only You My Wife
lamaran part 3


__ADS_3

masalah cinta itu kan kan kapan saja bisa datang dengan sendirinya ran, dan aku yakin suatu saat kamu akan bisa mencintai calon suami kamu dengan tulus, terangkan dokter ana, dengan senyum-senyum yang ga jelas.


idih aku yang mau nikah, kamu yang cengingisan sendiri, aneh kamu an, sambung dokter zahrana.


dan tak lama kemudian ada yang ketok pintu dari luar.


tok..tok..maaf Dokter Rana bisa saya masuk, tanya asistenya.


silahkan ses vaya, oh iya tolong kasih tau saya jadwal hari ini ya, terangkan dokter Rana.


oh iya dokter kebutulan hari ini dokter ada operasi bedah jantung di ruang oprasi satu, terangkan asisten nya.


berarti aku harus kerja sama dengan dokter lukaman, batin zahrana, ruang oprasi 1 kan, belum selesai zahrana ngomong tapi sudah dipotong pembicaraan nya sama asistennya, ia dokter hari ini dokter kerja sama dengan dokter lukaman kebutulan pasien yang mengidap gagar jantung itu, sudah memasuki stadium 3 jadi dokter lukman perlu bantuan dokter Rana dalam hal ini, terangkan asisten nya.


ko saya tidak diberi tahu ya sama dokter Lukman, tanya zahrana heran.

__ADS_1


ia maaf dokter Rana, tadi saya diberitahu kan sama dokter Lukman untuk menyampaikan informasi ini ke dokter Rana, terangkan asisten nya, terus apalagi jadwal saya, tanya dokter zahrana.


dan setelah itu dokter harus memeriksa pasien yang baru beberapa hari lalu dokter oprasi dengan komplikasi jantung, terangkan asisten nya.


oh iya, terus operasi nya mulai jam berapa, tanya dokter Zahrana. jam 9.30 dokter, terangkan asisten nya, dan Zahrana pun melirik arloji ditanganya, ini baru jam 9.10 menit, berarti Masi punya waktu untuk 20 menit, sekarang saja saya akan periksa pasien itu ses vaya, tolong bantu saya, terangkan dokter Rana, dengan senang hati dokter, sambung asisten nya.


an aku harus pergi sekarang aku bentar lagi aku ada jadwal buat operasi kalau kamu masih mau disini aku tinggal, terangkan zahrana, tapi tidak ada suara sama sekali dari dokter ana, dan dokter Rana pun menengok apa yang sedang dipikirannya sampe-sampe aku ngomong dia sama sekali tidak menjawab nya.


plakkk...


buyarlah lamunan Dokter ana, setelah di tabok sama dokter Zahrana, jahat ya dokter rananya, hehehe.


sudah ga perlu sok bak princess ya, salah kamu adalah, kenapa aku ngomong kamu ga dengar, malah cengingisan ni anak. terangkan dokter Rana.


ia tapi ga gitu juga kali ran, sakit tau emang kamu ngomong apa barusan, tanya dokter ana. aku ngomong kamu mau disini atau ikut soalnya aku lagi ada jadwal untuk operasi hari ini, kalau kamu ga ada kerjaan kamu tinggal disini atau balik ke ruangan kamu, gitu nona terangkan Dokter Rana panjang lebar.

__ADS_1


oh itu ya, aku juga mau balik meriksa pasien ku juga, ya Uda Ya nanti kita ketemu atau makan siang bareng gitu, sambung Dokter ana.


dan setelah dari periksa pasiaenya dokter Zahrana pun siap-siap untuk operasi, sedangkan di ruang operasi dokter Lukman tengah menunggu kehadiran dokter zahrana dengan harapan kalau dokter Rana mau kerja sama dengannya.


tak lama kemudian dokter Rana pun muncul dengan pakaian operasinya.


makasih rana, akhirnya kamu mau datang juga itu artinya kamu masih pedulikan aku, terangkan Dokter Lukman gembira.


maaf dokter, saya peduli sama nyawa pasien dan bukan nya sudah sewajarnya kita sebagai dokter harus melakukan semapu kita, dokter ini ruang oprasi saya mohon sama dokter, dokter bisa bedakan urusan kerja sama madalah pribadi, maaf permisi dokter saya harus masuk sekarang, dan Zahrana pun meninggalkan Dokter Lukman begitu saja.


dan akhirnya operasi berjalan dengan lancar, sekitar 2 jam operasinya sedang berlangsung dan ahirnya selesai juga dengan begitu cepat, dan Zahrana pun keluar dari ruang operasi dan ternyata sudah ditunggui sama pihak keluarga pasien tersebut.


dokter gimana keadaan anak saya dok, tanya sala satu orang dari pasien, Alhamdulillah atas izin Allah, anak bapak bisa diselamatkan dan sekarang akan dipindahkan kan ke ruang ICU karena sudah melewati masa kritis nya, bapak yang sabar ya, terangkan dokter Rana dengan lemah lembut.


sedangkan didalam ruang operasi, Masi ada beberapa perawat dan dokter yang membicarakan dokter Rana, dokter Rana itu ya Uda cantik, baik hati, lemah lembut, dan cerdas pula, dan ya kalian lihat ga tadi gerakan dokter Rana cepat bangat dan rapi, beruntung ya orang yang bisa miliki dokter zahrana.

__ADS_1


ternyata dokter lukaman kebutulan dengar apa yang bicarakan barusan sama perawat dan dokter lainya, tentang zahrana, dan dia pun senyam-senyum sendiri, aku ga akan pernah nyerah buat dapetin kamu Rana, kamu harus jadi milikku apa pun yang terjadi, batin dokter lukaman dengan senyum sinis.


jangan lupa dilike dan komen ya serta beri vote nya dong biar tambah semangat lagi, maaf ya thoor banyak maunya. 😍😘😘


__ADS_2