Only You My Wife

Only You My Wife
episode 41


__ADS_3

dirumah sakit...


zahrana tengah siap untuk operasi, mengingat karena jadwal yang diberitahukan oleh asisten vaya. dan setelah itu oprasi pun selesai dilakukan denga cepat oleh dokter Zahrana Maharani.


dan ketika zahrana berniat untuk balik ke ruangannya tiba-tiba saja, dokter ana datang menghampiri nya dengan napas yang tidak beraturan.


Rana..Rana..panggil dokter ana.


kepana an, kamu ko panik gitu sih ada apa?? sambung dokter zahrana.


itu, anu, itu loh ran ibu ku jatuh pingsan dikampung jadi aku harus pulang ran, aku minta tolong sama kamu ada pasien yang harus aku tangani, tapi rasanya ga bisa ran, bole kamu bantu aku?? terangkan dokter ana.


bole, pasiennya ada dimana sekarang?? tanya dokter rana.


itu pasiennya di UGD ran, dan makasi banyak ya ran kamu Uda mau bantu aku.


iya sama-sama. lalu dokter Rana pun pergi ke UGD untuk mengecek kondisi pasiennya dokter ana.


saat berada diruang UGD, ada beberapa suster panik dan berlarian, ada apa ini tanya dokter Rana ke sala satu perawat yang lewat.

__ADS_1


itu loh dok ada pasien yang tabrak lari, kondisinya sangat gawat dan akan segera tindak lanjuti sama dokter bayu, terangkan perawat ina.


terus sudah dihubungi pihak keluarga nya, tanya dokter rana.


belum dok, sementara ini kami sedang memeriksa identitas pasien dok, terangkan perawat ana, kalau gitu saya kembali kerja permisi dok, sambung perawat ina.


lalu zahrana pun keluar dari ruangan UGD, berniat untuk balik keruangannya, tanpa sengaja ia mendengar pembicaraan dokter Bayu dan dokter Lukman, tantang pasien korban tabrakan itu, dan matanya pun melirik ke arah pasien itu lalu zahrana pun kaget dan tak percaya korban tabrakan itu orang yang sangat zahrana kenal.


lalu dengan cepat zahrana mengahampiri orang itu, lalu zahrana memangil nama orang itu, izhul bagimana bisa??


dokter Lukman dan dokter Bayu pun kaget dengan masuknya zahrana secara tiba-tiba..


dokter kenapa sekarang belum di tindak lanjuti dok, tanya dokter Rana ke dokter Bayu.


tungguh dulu, apa Dokter Rana kenal sama orang ini,tanya dokter bayu penasaran.


tak perlu saya kenal atau tidak, kita sebagai dokter punya kewajiban untuk menyelamatkan orang dokter Bayu, ayo segerah kita bawa ke ruang oprasi dokter, jangan sampai terjadi sesuatu kepadanya, air mata dokter Rana pun terus mengalir.


sedangkan dokter Lukman, bingun ngeliat dokter Rana yang sangat takut sekali kehilangan orang ini, sebenarnya siapa dia dan ada hubungan apa dokter rana dengan nya, batin dokter Lukman.

__ADS_1


ayo cepat dokter Bayu, kata zahrana


tapi dokter Rana cegah dokter Lukman.


kalau kalian tidak mau ambil tindakan, biar saya saja yang mengoperasinya. terangkan dokter Rana.


bukan itu maksud saya dokter, kami harus minta persetujuan dari pihak keluarga dulu dokter, baru bisa kita bertindak, apa Dokter Rana mengenal keluarga pasien ini, yang bisa di hubungin, terangkan dokter Bayu.


saya bukan hanya kenal, tapi memang saya sangat kenal sama orang tuanya, nanti itu bisa saya hubungi mereka yang jelas kita harus bawa dia ke ruang operasi untuk di tindak lanjuti.


dokter Rana kamu jangan main hakim sendiri, dokter kan tau harus ada yang harus ditanda tangan dulu baru setelah itu kita tindak lanjuti, terangkan dokter Lukman.


saya yang akan bertanggung jawab, karena saya adalah calon istrinya, dan saya tidak ingin calon suami saya kenapa-kenapa, terangkan dokter Rana dengan kesal terhadap dokter Lukman yang hanya menghalanginya.


dokter bayu membulatkan matanya, setelah dengar apa yang dikatakan oleh dokter Zahrana barusan.


disisi lain dokter Lukman hanya diam mematung mendengar perkataan dari dokter rana, rasanya ia tak percaya, lalu dokter Lukman mengepalkan tangannya karena kesal.


apa dokter Rana bisa bantu saya menangani nya, kebetulan Dokter Rana kan juga alhi beda ga ada salahnya kan, terangkan dokter bayu.

__ADS_1


jangan lupa di like dan komen ya, end selamat membaca 😉😚💕


__ADS_2