Only You My Wife

Only You My Wife
episode 42


__ADS_3

setalah dokter zahrana menandatangani surat persetujuan dari pihak keluarga untuk ditindaklanjuti oprasi pasien, lalu Rana pun bersiap untuk mengoperasi calon suaminya itu..


kamu yang kuat ya zhul, aku akan berusaha sempuhku untuk menyelamatkan kamu, batin zahrana.


dan sebelum diadakan oprasi, lalu zahrana pun ingat, kalau dia belum memberitahukan, keluarganya dan keluarga izhul, tentang apa yang sedang menimpa izhul, dia pun langsung mengirimkan pesan kepada bundanya..


" assalamualaikum bunda, datanglah di rumah sakit, tempat Rana bekerja sekarang, karena saat ini izhul tengah mengalami kecelakaan,dan saat ini juga akan dia akan dioperasi, jangan lupa juga telpon Tante Riyana kasih tahu ke mereke, soalnya sampai saat ini keluarga izhul belum di beritahu kam oleh pihak rumah sakit."


lalu zahrana pun siap-siap denga pakaiannya oprasinya, kemudian dia pun memasuki ruangan oprasi.


dirumahnya zahrana...


ketika sang bunda menerima pesan dari anaknya, dan segerah dibukanya apa isi pesan nya itu, karena penasaran. bunda Fitri pun sontak terkejut dengan isi pesan itu..


inalilahi wa inalillahi rajiuun......


ya Allah kenapa ini harus terjadi, itu semua kerana kehendak MU.


papah, panggil bunda Fitri panik.


apaan sih bunda, papah ga tuli kali sampe gitu amat kamu manggilnya, sambung papah Wijaya.


itu loh pah, si izhul pah, sambung bunda Fitri terbata-bata.


kalau kalau ngomong itu, tarik napas dulu, biar ga ngos-ngosan, si izhul kenapa bunda?? sambung papa Wijaya.


itu pah kita harus kerumah sakit, tempat Rana kerja, si izhul tabrakan pah, jadi sementara lagi di operasi, terangkan bunda Fitri, panik.

__ADS_1


apah....ya Allah kenapa bisa terjadi bunda, terkejut papa Wijaya.


bunda juga ga tahu gimana bisa jadi kaya gini, bunda hanya terima pesan dari zahrana pah, ayo segera kita kerumah sakit pah, sambung bunda Fitri.


terus gimana apa kamu sudah menghubungi keluarga nya, tanya papa Wijaya.


ini mau bunda telpon Riyana sama khalik, terangkan bunda Fitri.


🌸🌸🌸


dimalaisya...


Riyana sedang siap-siap untuk berangkat ke Jakarta, karena izhul pun sudah berangkat duluan, dan mereka pun siap-siap.


tak lama kemudian, ada bunyi suara hp miliknya Riyana, dan dia pun melihat ke arah layar hp tersebut yang menelpon adalah Fitri sahabatnya sekali Gus akan menjadi besannya.


ya Allah harus mulai dari mana, aku ngasih taunya, bingung, batin Fitri di sebrang telepon.


hallo RI, sapa Fitri, terbata-bata...


hallo ya Allah, fit kamu kenapa sih, kaya orang linglung gitu sih, ledek sahabat nya itu.


RI, kamu yang sabar ya, aku mau ngasih tahu kalau si izhul kecelakaan dijakarta, dan kamu segerah secepat nya kejakarta ri, terangkan Fitri dengan terbata-bata.


a..pa, terkejut Riyana tak percaya lalu tangisan pun pecah.


hiks..hiks..hiks..

__ADS_1


a.....yah teriak riyana, lalu riyana pun pingsan karena tak sanggup dan tak percaya Napa yang dia dengar barusan.


momi.... panggil khalik, momi kenapa mom, lalu dia pun melihat ke arah hp yang di pegang oleh istrinya itu, lalu Halik pun melihat layar hp nya, Masi belum ketutup telpon dari Fitri sahabat nya Riyana, lalu halik gantian yang bicara.


halo Riyana, kamu Masi disana, panik Fitri di sebrang telpon, takut terjadi sesuatu sama sahabatnya itu.


halo fit ini aku, sebenarnya ada apa fit istri saya pingsan saat bicara sama kamu, ada apa sebenarnya fit, sambung khalik.


ya Allah kasian Riyana, gumam Fitri.


itu mas, izhul kecelakaan saat ini dia sedang dioperasi karena banyak pendarahan, kalian sebaiknya segera ke Jakarta deh, sambung Fitri.


ok fit, makasi ya udah ngasih informasi, kata Halik.


lalu khalik pun segera dengan cepatnya berangkat ke eyport untuk berangkat ke Jakarta malam ini juga. dan semua peralatan pasport dan lainnya sudah disiapkannya.


dipesawat....


dipesawat, Riyan tepat berada dipelukan suaminya, dan Riyana pun akhirnya sadar dari pingsan, lalu dia pun manggil-manggil anaknya si izhul dengan terus meneteskan air matanya.


ya Allah, momi yang sabar sayang, kita sekarang berada dalam pesawat bentar lagi kita sampai Jakarta, jadi kita bisa ketemu sama izhul mom, terangkan suaminya.


gimana momi mau sabar yah, anak kita lagi kritis sekarang, baru lagi kita ga sama-sama dia yah, momi takut yah jika terjadi sesuatu sama izhul yah, Riyana tak henti-hentinya menangis.


sudah sayang, kamu yang kuat, semoga saja tidak terjadi apa-apa sama anak kita sayang, saat ini perlu kita doakan saja agar dia bisa melewati masa kritis nya, terangkan Halik ia pun tak tega melihat istrinya yang begitu sedih.


ya Allah, hamba mohon selamat kan anak kami satu-satu nya,batin Halik, dengan mata yang berkaca-kaca.

__ADS_1


jangan lupa di like dan komen ya, serta beri votenya dong biar lebih semangat lagi♥️♥️😉😊😘


__ADS_2