Only You My Wife

Only You My Wife
episode 57


__ADS_3

dokter Lukman terus saja menatap kepergian dokter zahrana.


" kenapa sakit sekali hati ini, apa sih kurangnya aku Rana, sampai-sampai kamu lebih milih dijodohkan, bukannya kamu ga cinta sama dia, aku akan berusaha bisa dapatkan kamu zahrana, dengan segala cara akan aku lakukan, batin dokter lukman, terlihat senyum sinis diwajahnya.


setelah selesai oprasi zahrana pun kembali keruangannya, kemudian hp nya pun ikut berdering,,,,


trink....trink...


" hallo dokter Rana?? sapa dokter joya di telpon.


" hallo juga dokter joya, sapa kembali dokter zahrana.


" gimana dok, hari ini tunangan anda jadi kan terapi sama saya dok??


" ia dok, saya juga lagi nunggu dia datang kerumah sakit, karena asisten saya sudah bersama nya dijalan menuju ke rumah sakit, jelas dokter zahrana.


" ok baik dokter Rana, saya hanya menyakan hal itu, kalau gitu saya tunggu kedatangan kalian dok, jawab dokter joya.


" baik dokter, makasi, kata zahrana. lalu dia pun menutup telponnya.


setelah dapat telpon dari dokter joya, Zahrana pun ingin menelpon calon suami nya itu, tiba-tiba saja ia merindukan sosok dari pria tukang gombal itu.


" hallo assalamualaikum, sapa Zahrana diseberang telponnya.


" walaikumsalam calon istri, apa kamu udah ga sabar ya ketemu sama calon imammu ini, kamu pasti rindu ya?? kata izhul.


" is,,, mulai deh gombalnya, Uda sampe mana?? itu yang mau aku tanyakan, tapi sebenarnya memang zahrana pun merindukan pria gombal itu, hehehehe..batin Zahrana.


" aku sekarang lagi ada dihati mu sayang, emangnya kenapa??


" mulai deh, aku nanya nya serius zhul, jelas zahrana.


" hehehehe, sorry,aku Uda lagi di parkiran rumah sakit ni, kata izhul.


" oh ok, kalau gitu aku keluar sekarang, kata Zahrana.

__ADS_1


" ok sayang, lalu izhul menutup telponnya.


zahrana pun akhirnya nya sampai diparkiran rumah sakit lalu izhul pun turun dari mobil.


" sini biar aku bantu, kata zahrana.


" ok baik. kata izhul.


" pelan-pelan, kata zahrana.


lalu zahrana pun membantu izhul duduk di kursi rodanya, lalu mereka pun menuju ke arah ruangan dokter joya,yang sebelumnya sudah ada janji. sedangkan dalam perjalanan untuk pergi terapi, izhul tak habis-habisnya menggoda zahrana, dan zahrana pun hanya bisa pasrah dan memutar bola matanya, suster vaya yang melihat dua insan itu, hanya bisa menggelengkan kepalanya.


sedangkan dari sela bercanada mereka, ada sepasang mata yang melihat adegan romantis itu, hanya bisa mengumpat marah dan emosi, ya siapa lagi kalau bukan dokter Lukman.


diruangan dokter Joya....


" hallo dokter, kata dokter zahrana.


" hallo dokter zahrana, ayo silahkan masuk dokter.


" tanpan sekali pria ini, batin dokter joya.


sedangkan zahrana melihat dokter joya yang tak berkedip melihat ke arah izhul, pun ikut berdehem...


" Ehem.... gimana dokter kapan kita akan terapi??? tanya zahrana.


" eh, sekarang pun bisa dokter Rana, ok suster tolong siapkan semua pelaratan yang kita butuhkan nanti sus, kata dokter joya.


" baik dokter, kata asisten dokter joya.


" izhul yang menyadari ada kecemburuan dari Zahrana, dia pun hanya bisa senyum kemenangan, ternyata bisa cemburu juga, batin izhul lalu ia menoleh ke arah zahrana.


*zahrana yang menyadari akan hal itu hanya bisa pasrah, dari pada nanti lebih banyak godaan yang ia dapat dari izhul, mending dia sekarang dia diam saja.


" ok sekarang apa anda sudah siap, untuk jalan tidak menggunakan kursi rodanya, tanya dokter joya.

__ADS_1


" siap sekali dok, jawab dengan semangat nya.


" wah semangat sekali, saya baru kali ini lihat pasien yang semangat nya perlu dicontoh, kata dokter joya.


" ia harus dong dok, biar saya bisa jalan dan cepat halallin orang yang ada disebelah dokter itu, lalu menoleh ke arah zahrana.


" cih, dasar mulai deh si tukang gombal ini, batin Zahrana, ia pun hanya bisa tersenyum ke arah dokter joya.


" wah dokter Rana, beruntung sekali anda sangat di cintai oleh calon suami anda ini, kata dokter joya.


" hmmmm, jawab dokter Rana*.


izhul pun mencoba dan berusaha untuk jalan tanpa menggunakan kursi roda nya, tapi menggunakan alat yang sudah disiapkan dokter joya.


sejam sudah mereka melakukan terapi untuk izhul, setelah selesai zahrana pun menanyakan perkembangan kesehatan izhul.


" gimana dok?? tanya dokter zahrana.


" dengan semangat izhul melakukan terapi ini, saya yakin tidak sampai sebulan izhul akan kembali lagi berjalan seperti semula, kata dokter joya.


" Alhamdulillah, kata zahrana.


*izhul pun ikut dari obrolan dua dokter itu, izhul tak lepas pandang pada zahrana.


" telaten sekali dia mengurus semua tentang kesehatan ku, maiki Tamba sayang, semoga dipermudahkan urusan kami berdua ya Allah, batin izhul.


" oh iya dokter Rana ini resep obat yang kalian harus tebus, kata dokter joya.


" makasi dok, kata zahrana dan izhul secara bersamaan.


" memang jodoh Takan kemana, ledek dokter joya, lalu tersenyum ke arah zahrana..


mereka pun akhirnya keluar dari ruangan dokter joya.


semoga kalian suka, dan ya jangan lupa like dan vote nya🌺🌺🤗🤗*

__ADS_1


__ADS_2