
setelah selesai dari operasi zahrana pun kembali ke ruangannya, dan siap-siap untuk pulang ke rumah, karena memang sudah waktu untuk pulang. dan ketika zahrana mau keluar dari ruangan tiba-tiba ada bunyi suara hp milik nya, dan dia pun membuka dan melihat layar dari hp nya, siapa yang mengirim pesan kepada nya, itu ternyata pesan dari dokter Lukman.
*assalamualaikum, maaf sebelumnya dokter rana, saya mohon sama dokter sekali ini saja saya ingin kita bicara dan selesaikan masalah kita, saya tungguh dokter Rana di cafe tempat kita biasa ngobrol , assalamualaikum.
walaikumsalam, ok saya kesana tapi hanya untuk hari ini saja. balasan pesan dari dokter zahrana.*
Dan setelah itu zahrana pun menghampiri dokter Lukman yang telah menunggu dokter zahrana di sebuah cafe tempat biasa mereka ngobrol, dan posisi cafe itu pun tidak jauh dari rumah sakit tempat zahrana bekerja, hingga tidak perlu untuk berjalan jauh.
assalamualaikum, sapa dokter zahrana yang memang telah sampai dan dia pun menghampiri dokter Lukman.
walaikumsalam, jawab dokter Lukman, duduk Rana, maaf sudah buat kamu harus jalan kaki kesini, kata dokter lukaman dan membenarkan posisi duduknya.
ga apa-apa, apa yang yang perlu dokter Lukman bicarakan, saya tidak bisa lama-lama disini, terangkan dokter zahrana datar.
__ADS_1
saya mohon sama kamu Rana, batalkan pernikahan kamu, saya tau kamu terpaksa melakukan semua itu, saya mencintai kamu ran, sangat mencintai kamu, dan saya pun tau kalau kamu juga mencintai ku. terangkan dokter Lukman dengan penuh harapan kalau dokter zahrana mau dengarkan apa yang dia bicara kan.
harus berapa kali saya harus katakan ini, dan saya akan tetap katakan, kalau saya tidak akan pernah bisa batalkan pernikahan itu, saya mohon dokter Lukman maklumi itu. dan kita tidak akan pernah bisa bersama. sambung dokter zahrana walaupun ia harus merasakan sakit.
mengapa tidak perna bisa? tanya dokter Lukman dengan meninggih kan suaranya sehingga orang-orang yang sekitar pun kaget dengan suara dokter Lukman.
zahrana pun sontak dibuat kaget, ia memang kita tidak akan pernah bisa bersama, karena pernikahan yang tidak ridhoi sama orang tua itu berujung nya tidak akan baik, saya tidak mau itu terjadi. terangkan dokter Rana.
dokter Lukman pun terdiam dengan apa yang barusan yang dikatakan sama dokter Rana, tapi saya tidak bisa hidup tanpa kamu dokter Rana salahkah saya bila ingin memeliki kamu, tanpa sadar air mata dokter lukaman pun jatuh membasahi pipinya, selama ini dokter Lukman tidak perna menjatuhkan air matanya apalagi hanya untuk perempuan, tapi hari ini ia menangis karena dokter Rana.
maafkan saya dokter, saya pun sangat mencintai Dokter Lukman, tapi apalah daya saya hanyalah seorang anak yang tak mau egois demi kepentingan saya sendiri, harus mengorbankan rasa sedih orang tua saya. saya yakin masih banyak perempuan diluar sana yang pantas dapatkan hati dokter Lukman, dibandingkan saya yang tak mampu memperjuangkan perasaan saya terhadap dokter, sekali lagi saya minta maaf, saya harus pergi, assalamualaikum, sambung dokter zahrana. dan dia pun pergi dengan rasa sakit hati yang begitu dalam.
ia pun berlari menuju parkiran, untuk segerah memasuki mobil nya, dan dalam perjalanan zahrana tak kuat membendung air matanya yang terus mengaril, ia sudah berusaha untuk tetap tegar dan kuat ketika zahrana harus berhadapan dengan dokter Lukman, tapi alhasil tetap sama ia tak sanggup akan semua itu setelah mendengarkan apa yang dikatakan dokter Lukman barusan.
__ADS_1
" ya Allah kuat kan lah hambahMu ini agar bisa tegar menghadapi semua ini, batin zahrana.
ia pun melajukan mobilnya, tanpa ia sadari telah mamasuki halaman rumahnya, dan dia pun turun dari mobil, dan segera masuk kekamarnya tapi kemudian zahrana berpapasan dengan bundanya.
Rana, panggil bunda fitri tumben ko kamu masuk rumah ga salam sih, kamu kenapa?? sambung bunda Fitri.
maaf bunda, Rana hanya kecapean doang bunda soalnya banyak pasien yang harus Rana tangani, makanya Rana tadi buru-buru biar cepat sampe kamar sampe lupa salam, terangkan zahrana, ia berbohong agar bundanya tidak curiga, maaf bunda Rana harus bohong lagi, batin zahrana.
oh ya Uda, kalu gitu kamu cepat mandi lalu istrahat, biar badan kamu kembali fit, dan ya nanti malam adalah acara lamaran kamu jadi kamu harus mempersiapkan diri untuk itu, sambung bunda Fitri.
ia bunda Rana tau ko, ya Uda Rana ke kamar dulu, assalamualaikum.
walaikumsalam, jawab sang bunda.
__ADS_1
jangan lupa dilike end komen ya, serta berikan votenya,😉😉😚😚💕💕