
" insyaallah dalam 1 atau 2 hari ini, izhul Uda bisa pulang tante, terangkan zahrana lalu ia pun lihat ke arah izhul, dan dia pun mendekati izhul."
" gimana perasaan kamu zhul, tanya zahrana"
" Alhamdulillah, seperti yang ibu dokter lihat,
kata izhul."
" hmmm, panggil aku seperti biasa nya kamu panggil, kata zahrana lalu dia pun tersenyum."
*" ya Allah senyum itu yang selalu membuatku terbuai, dan semakin penasaran terhadap dirinya, batin izhul."
"* oh ya ran, panggil izhul."
" yah, jawab dokter zahrana."
" apa kamu tetap akan menikah dengan ku, walaupun keadaan ku Masi lumpuh?? "
" of course, aku tidak akan merubah keputusan ku, dan setelah kamu keluar dari rumah sakit, kita akan bicarakan tentang pernikahan kita, terangkan zahrana."
izhul pun terkejut dengan apa yang barusan zahrana ucapkan, izhul pun tersenyum bahagia.
" makasi ya sayang, tante ga tau harus bilang apa lagi sama kamu, yang jelas tante ingin sekali kamu jadi menantu tante, tak ada yang lain, terangkan riyana, dan mereka pun saling berpelukan satu dengan lain."
" sama-sama tante, dan rana janji sama tante, Rana akan rawat izhul dengan baik sampai dia sembuh."
__ADS_1
" ya sudah kalau gitu rana pulang ya tante, nanti ya, ini juga uda sore, nanti entar malam Rana kesini jenguk izhul, terangkan zahrana."
sesampainya zahrana dirumah...
" assalamualaikum, bunda rana pulang, sapa zahrana."
" ia sayang, bunda lagi di dapur sayang, terangkan bunda Fitri."
zahrana pun datang menghampiri bundanya yang tengah asik memasak.
" papah mana bun?? tanya dokter rana."
" papa belum pulang sayang, bentar lagi pulangnya, emang kenapa sayang?? tanya bunda kembali."
" ga bunda, ada yang ingin rana bicarakan sama bunda dan papah, terangkan zahrana."
" ok bunda, rana naik atas dulunya bun, lalu zahrana pun kekamar nya untuk membersihkan kan tubuhnya."
setelah selesai mandi dan ganti baju, rana pun siap-siap turun untuk makan malam, karena jam sudah menunjukkan pukul 07.00.
diruang makan...
" dimana rana bun?? tanya papa Wijaya."
" mungkin Masi dikamarnya pah, jawab bunda fitri."
__ADS_1
" ya sudah, bunda panggilkan, biar dia cepat turun, sekalian papa mau tanya ke rana, apa yang ingin dia bicarakan, kata papa wijaya penasaran."
ketika bunda fitri mau beranjak dari tempat duduk, tapi tiba-tiba Rana pun turun dari kamarnya, dan itu membuat kedua orang tuanya senang melihatnya.
" malam pah, bunda, sapa zahrana pada kedua orang tuanya."
" malam juga sayang, suami isteri pun itu jawab secara bersamaan."
dan mereka pun memulai makan malam mereka, dan tak lama kemudian si papa pun bertanya.
" oh iya sayang, papa dengar dari bunda, ada yang ingin kamu bicarakan sama papa dan bunda, tanya papa wijaya, penasaran."
" iya pah, ada yang ingin rana bicarakan, jawab zahrana."
" apa itu sayang, tanya papa kembali."
" Rana ingin pernikahan rana yang masih akan dilaksanakan bulan depan itu, harus di majukan 2 minggu ini dilaksanakan akad nikahnya pah, terangkan zahrana serius."
kedua orangtuanya pun terkejut dengan keputusan anak gadis nya itu.
" apa tidak terlalu cepat sayang?? tanya bunda fitri."
" emang kamu yakin sama keputusan kamu, setelah tau keadaan izhul seperti itu?? sambung papa Wijaya."
" ia pah, bunda, rana uda yakin sama keputusan rana, rana sama sekali tidak mempermasalahkan masalah keadaan izhul yang sekarang pah, rana yakin, bisa hidup dengan nya, terangkan zahrana."
__ADS_1
💮💮💮🏵️🌹
semoga kalian suka baca, maksi yang selalu setia menunggu up demi up, semoga kalian para readers sehat selalu, dan jangan lupa untuk dilike sama komen ya😍😘