
apa maksudnya rana, apa dia sadar dengan apa yang dia bicarakan, bukan nya dia selalu ingin membatalkan pernikahan ini, eh sekarang malah mau mempercepat kan pernikahan kita, batin izhul.
" rana, apa kamu serius dengan ucapan mu?? tanya papa wijaya."
" ia pah, rana serius pah, kan ga bagus kalu sering ditunda-tunda lagi pah, terangkan zahrana, dengan berjalan kearah izhul."
" gimana zhul, kamu setuju?? tanya sang ayah."
" apa kamu serius ran, dengan kata-kata kamu barusan?? emang ini ga terlalu cepat, sambung izhul, lalu mereka saling berhadapan satu dengan yang lain."
" aku serius, aku ingin nikah sama kamu secepatnya, aku ga ingin di tundah lagi."
jawab zahrana dengan suara serak, membuat izhul semakin penasaran akan memeliki zahrana seutuhnya.
ya Allah, suaranya itu loh, membuat aku tak sabar untuk mempersunting nya.
Eeeehemm..
izhul dan zahrana pun terbangun dari lamunannya, ketika dengar sang ayah batuk.
" gimana sih izhul, ditanya ko malah lihatnya ke zahrana terus sih, ledek ayah."
" eh maaf yah, jawab izhul, dengan tersenyum malu-malu."
__ADS_1
" jadi gimana, apa kamu setuju dengan keputusan Rana sayang, tanya ayah yang kesekian kalinya."
" ia izhul setuju dengan keputusan rana yah."
" nah kalau sudah begini kan berati Minggu ini kita akan langsung kan saja akad nikah nya, terangkan sang momi fitri."
dan mereka pun semua setuju dengan keputusan dari zahrana.
" ya udah ri, aku sama mas wijaya pulang dulu ya insyaallah besok aku balik lagi kesini, terangkan bunda fitri ke sahabatnya."
" ga usahlah fit, kamu istirahat aja dirumah, kan masih ada aku sama ayahnya izhul, kasian juga kalian kan pasti cape, ga apa-apa ko, kata riyana."
" nanti besok bunda dirumah saja, nanti biar Rana yang urus keperluan pulangnya izhul ke rumah, sama Tante riyana, terangkan zahrana dengan semangat."
" oh gitu, ya uda kalau gitu bunda duluan pulang sama papa yah sayang?? Panin bunda fitri, kamu mau ikut apa kamu mau nemanin izhul disini, sambung bunda fitri."
" bunda duluan saja, rana masi nemanin izhul bentar, siapa tahu izhul perlu bantuan selama Rana disini bun, terangkan zahrana dengan hati-hati karena ia tak ingin kalau bundanya tau dia sebenarnya ingin temanin izhul dirumah sakit."
" hmmmm, bilang aja kalau kamu pingin temankan izhul disini, ledek bunda sambil ketawa lihat tingakah zahrana yang ketahuan."
" apaan sih bunda, jawab zahrana dengan malu-malu, kerana ketahuan sama bunda."
" ya uda sayang, kamu hati-hati ya kalu pulang nanti, kata bunda dengan pamit pulang sama kedua orangtuanya izhul."
__ADS_1
" ya uda, mom ayah ke bagian administrasi dulu, biar selesai kan pembayaran nya, biar besok kan ayah ga repot lagi, terangkan sang ayah."
" momi ikut yah, kata momi riyana, dan mereka pun pergi meninggalkan izhul dan zahrana didalam ruangan."
" gimana, perasaan kamu zhul, tanya zahrana."
" baik ko, aku mau tanya bole?? terangkan izhul serius."
" bole, apa yang ingin kamu tanyakan, tanya zahrana."
" kenapa kamu ingin pernikahan kita dipercepat kan?? tanya izhu."
zahrana terdiam sejenak, dengan pertanyaan izhul barusan.
" aku ingin segera menika dengamu, agar bisa merawat kamu dengan sungguh-sungguh." kata zahrana dengan menatap izhul dengan wajah senduh."
💮💮💮💮
jangan lupa dilike dan komen ya, serta beri votenya dong biar dukung karya thoor ini.
selamat membaca 😉😚💕
disisi lain...
__ADS_1
izhul dan juga