
zahrana kemudian memasak, sup iga, kesukaan suaminya, dan ada menu lain juga, tak lama kemudian Bu Siti pelayanan yang setiap hari datang untuk membersihkan rumah izhul, kaget dengan sosok wanita yang sedang berada di dapur itu.
" siapa wanita itu, batin bi siti, assalamualaikum, sapa bibi Siti.
" walaikumsalam, zahrana kaget dengan kedatangan wanita paru Bayah itu.
" Anda siapa, tanya zahrana.
" saya bi Siti, pelayanan tuan izhul, puan ini siapa?? tanya bi Siti l.
" oh iya, saya zahrana Maharani, istrinya mas izhul, kata zahrana.
" Masya Allah, cantik sekali, saya minta maaf karena sudah lancang menanyakan ini pada puan.
" tidak apa-apa bi, bibi mau beres" ya??
" ia puan, jelas bi Siti, puan abis masak ya?
" ia bi, karena kebetulan hari ini mas izhul nya pulang, jadi saya masakin makanan kesukaan nya, setelah itu baru nanti saya ke bandara, jelas zahrana.
" oh gitu ya puan, pantes harum sekali masakan puan, kata bi Siti.
" he jangan berlebihan bi, oh iya bi kalu bibi mau coba ada juga di panci sana, sudah saya siapkan juga, saya mau siap-siap Dulu buat jemput suami saya.
" ia puan, kata pelayanan itu, sambil dia mulai bersih-bersih.
*zahrana pun masuk kamar dan bersiap, ia harus tampil cantik di depan suaminya itu, zahrana menggunakan gamis yang berwarna navi dengan senada sama jilbabnya, zahrana juga sudah siap untuk berangkat ke bandara internasional Kuala lumpur.
apa yang terjadi saat izhul melihat istrinya yang selama ini dia rindukan, butuh waktu untuk 1 jam sampai di bandara internasional Kuala lumpur, setelah sampai zahrana pun duduk di ruang tunggu sambil menunggu suami tercinta itu keluar.
setelah pesawat yang izhul bawa Tek of di bandara, izhul dan para pramugara siap untuk turun dari pesawat tersebut, dan ikuti oleh Fahmi sahabatnya, karena Fahmi adalah copilot dari pesawat yang izhul terbang kan*.
" gimana zhul, perasan kamu tiba, pasti udah ga sabar pulang Jakarta ketemu istri awak??
" sudah pasti mi, ay rindu sangat tau ka bini aku itu.
dari perbincangan mereka, tak sengaja mereka bertemu dengan Maya pramugari Indonesia yang di pindahkan tugaskan di maskapai yang sama dengan izhul.
" hallo capten izhul, apa kabar??
" ey halo, siapa??
" ya Allah zhul, ini Maya perna kita ketemu di kedai waktu itu, masa Awa lupa sih.
" heheh, sory aku lupa, jelas izhul.
" aku dengar capten izhul dha merrid ya??
" ya, benar adanya, jelas izhul.
__ADS_1
" beruntung sekali wanita itu yang Isa di nikahin sama capten, kata Maya.
" sebenarnya saya yang lebih beruntung bisa mendapatkannya, dia wanita yang sangat luar biasa, dan aku sangat mencintainya, jelas capten izhul.
sedangkan maya yang mendengar kan hal itu, dia sangat marah dan tak ingin mendengar nya, tapi dia tutup rapat, agar mereka tidak mereka tidak mencurigai, dengan berpura-pura tersenyum.
dari sisi lain, ada sepasang mata yang melihat mereka dari jauh.
" itu kan mas izhul, dia sungguh tampan dengan pakaian pilot itu, aku sangat bangga padanya, rindu sekali, ingin aku berlari dengan memeluk nya segera, tapi tapi tidak, di sampingnya Masi ada rekan kerja, aku harus bisa tahan sampai rumah, batin izhul.
zahrana lalu menunggu suaminya selesai ngobrol sama temannya, setelah itu baru dia menyapa, dari kejauhan terlihat izhul sedang berjalan sambil berbicara sama temannya itu, zahrana pun mendekat ke arah suaminya.
" assalamualaikum, mas capten, sapa Zahrana dengan detak jantung yang tak bersahabat.
" suara ini, milik istriku, tapi ga mungkin, saat ini istrinya sedang lagi di Bandung, mana mungkin bisa sampai sini, ini hanya hayalanku saja, karena aku terlalu merindukan nya, batin izhul tanpa menoleh kearah orang itu.
" assalamualaikum, mas capten ko ga jawab salam sih, dosa Lo, tanya zahrana, ingin rasanya dia langsung peluk aja suaminya itu, tapi ia harus sabar dengan keadaannya yang sekarang.
" woi bro, ada cewe cantik yang kasih salam, masa kamu sia-siakan, kata Fahmi.
izhul pun menoleh ke arah zahrana, izhul tidak menyangka apa yang dilihat nya sekarang, apa benar ini adalah istrinya, yang sangat dia rindukan.
" ko mas diem sih, ga balas salam nya Rana?
" Mas ga percaya ini benar kamu sayang, kata izhul.
tanpa pikir panjang lagi, ia langsung memeluk istrinya itu, tanpa berpikir kalau Masi ada sahabatnya yang sedang menyaksikan kedua pasangan itu.
" emang Rana ga bisa datang jemput suami rana ya ??
" bukan begitu maksudnya mas, katanya sayang lagi ada seminar dibandung, tapi masa disini sih??
" hehehehe, sorry mas, nanti Rana ceritakan.
pelukan izhul tak lepas dari Zahrana, sambil izhul mencium kening istrinya itu.
" mas sangat merindukan Rana, kata izhul dengan tatapan cinta nya.
" Rana juga sayang, zahrana membalas pelukan suaminya itu.
*tanpa sadar mereka sudah mengabaikan orang yang sedang melihat nya.
" ehem...lagi mesra lupa sama temannya*,, jelas Fahmi.
" hehehehe, sori bro, aku sampe lupa ada kamu, jelas izhul.
" hehehe, iya, jadi kamu ga mau kenalin aku sama istri cantik mu??
" hehehehe, sayang kenalkan, ini sahabatku, Fahmi, dan Fahmi ini istriku zahrana Maharani.
__ADS_1
" hai salam kenal, zahrana.
" hai, panggil saja Fahmi, kamu tau suamimu ini, Sakin rindunya dia sama kamu, dia sampe lupa diri.
" hehehehe, izhul jadi salah tingkah didepan istrinya itu.
" dan ini siapa mas?? tanya zahrana melihat erah wanita yang masi mengenakan baju pramugari itu.
" oh sampe lupa mas nya sayang, kenalkan ini Maya, dia juga satu maskapai sama dengan mas, kata izhul.
" hai aku Maya, teman dekat nya mas izhul.
zahrana pun mengangkat satu alis nya, ketika dengar apa yang dikatakan barusan sama pramugari itu, rupanya ada nada cemburu dari cara bicaranya itu.
" zahrana Maharani, lalu bersalaman, emang mas dekat banget ya sama ini Maya, tanya zahrana memastikan.
" ga ko sayang, mas juga baru ketemu sama dia baru dua kali tambah dengan ini, jelas izhul.
hahahaha, sudah aku bilang, mau bersaing rupanya, kamu ga akan bisa, sekarang aja mas izhul udah sah menjadi suami aku, jadi jangan harap kamu, batin Zahrana lalu dia pun tersenyum.
sedangkan maya yang mendengar kan apa yang dikatakan izhul barusan, ia sangat terpukul, dan malu.
" Awas saja, aku akan rebut apa yang kamu punya, batin maya, tatapan tajam.
" kita lihat saja nanti, kamu pikir aku akan diam begitu saja, ga akan pernah, batin Zahrana.
zahrana seperti nya mengerti apa yang ada dipikiran Maya saat ini, dia merasa cemburu dari raut wajah dan tatapan nya sudah menandakan kalau dia tidak memandang suaminya itu hanya sebagai teman, melainkan punya perasaan sama suaminya itu.
" tapi itu tidak akan aku biarkan begitu saja, batin Zahrana sambil menatap wajah maya.
" sayang ayo kita pulang, aku udah masak makanan kesukaan mas, kata zahrana.
" ok sayang, mas juga udah kangen banget sama kamu, bisik izhul di telinga zahrana.
membuat zahrana reflek dengan bapa yang dikatakan suaminya itu.
" Mas mulai deh gombalnya, kata zahrana, sambil mencubit pinggang suaminya itu.
" hehehehe, ga ko sayang, benar adanya, tapi sayang, kamu punya hutang cerita sama mas.
" soal apa sayang??
" soal kamu, kenapa bisa sampai disini.
" hehehehe, iya sayang, nanti Rana ceritakan kalau kita udah sampe rumah.
*zahrana dan izhul langsung pamit pulang sama sahabat nya itu...
🌺🌺🌺
__ADS_1
semoga suka, jangan lupa like dan komen serta votenya*..