Only You My Wife

Only You My Wife
lamaran part 1


__ADS_3

sesampainya Riyana dirumah ia pun langsung menelepon anaknya si izhul.


tring..trink..


momi telepon, syukur lah momi Telpon duluan, padahal akunya mau nelpon momi, batin izhul.


hallo mom, ada apa? tanya izhul


awak kamana sayang, tanya balik momi.


aku ka aiport momi, mau flight stengah jam lagi mom, kenapa emang? sambung zhul.


tak momi mau cakap, bele tak awak ambil cuti biar bisa datang sini kita bincang pasal lamaran untuk zahrana, terangkan momi.


emang zahrana terima sama perjodohan ini mom, tanya izhul.


ia sayang, makanya kamu cepat kesini biar kita bisa bicarakan tentang lamarannya, terangkan momi Riyana.


kalau aku terserah momi saja bagusnya gimana, insya Allah hari ni aku minta cuti biar besok sudah sampai Jakarta, ya Uda ya mom aku kerja dulu, by mom.

__ADS_1


ia sayang, kamu hati-hati ya drivernya. terangkan mominya.


keesokan paginya, zahrana bersiap-siap untuk pergi kerja dengan biasanya, dan dia pun tidak mau berlarut-larut dalam kesedihannya, makanya ia bertekad hari ini untuk tetap bekerja, walaupun resikonya nanti yang harus ia hadapi ketika ketemu dengan dokter lukaman, dan segerah dia turun dari kamarnya untuk sarapan pagi yang telah di buatkan oleh bundanya.


pagi bunda, sapa zahrana dengan ia tebarkan senyuman diwajahnya, walaupun hatinya Masi merasakan sakit, tapi dia harus tegar dan ikhlas menerima semua yang terjadi kelak, lagiyan aku tidak mau membuat orang yang ada disekitar ku bersedih juga, batin Rana.


pagi juga sayang, kamu Uda bangun tanya bundanya, kamu mau kemana rapi benar.


ia Bun, aku mau kerja bunda lagiyan udah 3 hari ini Rana ga kerja kasian kan pasien Rana bunda, terangkan zahrana.


emang kamu udah siap kerja hari ini, kalau kamu belum siap istrahat dulu, sampai kamu benar-benar siap untuk pergi kerja, terangkan bundanya.


emang Rana kenapa bunda, tanya wijaya dengan raut wajah yang begitu penasaran.


Rana ga apa-apa ko pah, jawab Rana dengan sangat tenang, karena Rana tidak mau papah nya curiga.


sayang 2 hari lagi Tante Riyana sama keluarga datang untuk meminang kamu sayang, apa kamu sudah siap, tanya bundanya.


insyaallah Rana siap bunda, bunda ga usa hawatir, ya Uda bunda Rana Uda selesai sarapan, Rana berangkat kerja dulu ya bun, pah, assalamualaikum.

__ADS_1


walaikumsalam, kamu yang hati-hati bawa mobilnya, nasehat papahnya.


Lalau zahrana pun pergi berangkat kerja, dan dalam perjalanan menuju rumah sakit, ia di telpon sama sahabatnya dokter ana, yang memang satu tempat kerja dengannya.


tringk..trink ...


halo Rana kamu dimana, kamu hari masuk kan kerjanya, tanya ana.


ia an, ni lagi dalam perjalanan akunya, emang kenapa, tanya Zahrana kembali.


ga ko cuman maastiin aja ko, eh ia ran kamu dicariin tu sama dokter Lukman, tanyain kamu Uda datang pah belom.


terus aku jawab, belom bentar lagi, emang kalian ada urusan apa sih dari kemarin tu dia sibuk kepoin kamu terus aku jadi bingun ngejelasin nya, terangkan dokter ana.


aku ga ada hubungan apa-apa ko sama


Lukman, kita cuman partner kerja doang, sengaja zahrana tidak memberitahu kan kepada ana sahabat nya itu, soalnya si ana orangnya suka kecoplosan kalau ngomong, takut nanti sampe ada yang tahu rusak lah imeg dia sebagai dokter.


semoga kalian suka baca ya dengan ceritanya, end tapi jangan lupa di like,komen, dan saran, kritik pun bisa, dan jangan lupa beri juga vote ya biar toor lebih semangat lagi nulisnya.😘😍

__ADS_1


__ADS_2