
sesampainya zahrana dirumah sakit tempat ia bekerja, dan di pun langsung ke ruangannya, tanpa sengaja ia berpapasan dengan dokter Lukman, dan dia pun menyadari akan hal itu, tapi ia pura-pura untuk tidak melihatnya, dan dokter Lukman pun dengan cepat menghampirinya.
dokter rana, panggil dokter Lukman, tapi zahrana sama sekali tidak menggubris panggilan dari dokter Lukman, ia pun terus berjalan.
dokter zahrana tunggu, dokter Lukman berlari menghampiri dokter zahrana, dan tanpa sadar ia sudah menggenggam tangan dokter zahrana, dokter Rana kita perlu bicara, terangkan dokter Lukman.
dokter Lukman ini rumah sakit, tolong lepaskan tangan saya, dokter harusnya tau dan bisa bedakan, kata zahrana dengan nada yang kesal, karena dari banyak para perawat dan dokter yang lihat adegan dokter Lukman yang sedang menggenggam tangan dokter zahrana, apalagi mereka tau kalau dokter zahrana paling anti di sentuh sama pria mana pun.
dan dokter lukaman pun sadar akan hal itu dan segerah melepaskan tangan dokter zahrana, maafkan saya dokter, saya hanya hilaf, karena sudah berapa hari ini dokter Rana selalu menghindar dari saya, sekali lagi maafkan saya, saya hanya ingin kita perlu bicara apa dokter punya waktu untuk itu?? tanya dokter Lukman dengan penuh harapan.
__ADS_1
ia saya maafkan, apa yang mau dokter bicarakan itu lewat chat atau telpon saja, solnya hari ini saya sibuk, saya punya jadwal yang begitu padat hari ini dok, maafkan saya. terangkan zahrana. maafkan saya dokter lukaman saya harus lakukan ini saya tidak mau kamu harus merasakan sakit yang begitu dalam, dan kalau memang dengan cara berbohong saya harus lakukana, batin zahrana.
tapi dokter rana saya mohon sama dokter pertimbangkan lagi kata-kata dokter, saya ingin kita bicara dan selesaikan masalah ini.
terangkan dokter Lukman.
dan Zahrana pun pergi meninggalkan dokter lukman yang hanya diam mematung dengan perkataan zahrana barusan.
tapi saya tau kamu lakukan itu hanya karena terpaksa, teriak dokter Lukman dengan nada kesal dan dia mengepalkan tangannya, sstttt aku ga akan nyerah untuk mendapatkan kalau dokter rana, batin dokter Lukman dan ia pun pergi.
__ADS_1
sedangkan orang disekitar membicarakan tentang mereka, sebanarnya ada hubungan apa sih dokter Lukman dan dokter Rana ya, kelihatan nya mereka punya hubungan, kata sala satu perawat ke perawat yang lainnya, tanpa sadar perawat vaya asisten nya dokter zahrana pun muncul di tengah pembiracraan mereka, eh..eh.. kalian pada ngapain, kembali kerja sana bisanya cuman kepo aja kalian, dan perawat-perawat itu pun kembali ke tempat kerja mereka masing.
diruangan zahrana sedang galau dia mengingat Kembali kata-kata Dokter Lukman, ya memang aku terpaksa melakukan nya karena aku tak mau egois, walaupun aku harus korban kan cintaku padamu, maafkan saya dokter Lukman, semoga saja kamu bisa mendapatkan gadis yang lebih dari saya, tanpa sadar air matanya pun mengalir membasahi pipinya, ya Allah kenapa sakit sekali rasanya, batin dokter Rana.
tanpa dia tau ada sepasang mata yang sedang memperhatikannya yang sedang menangis, dan orang itu tak lain adalah sahabatnya dokter ana.
maaf ya teman-teman baru di up lagi soalnya lagi sibuk dengan urusan sekolah, jadwalnya padat jadi sekarang baru up, janji mulai sekarang sering-sering saya up ko.
makasi juga yang selalu setia menunggu up novel ini, end jangan lupa di like ya dan kome juga ya..selamat membaca 😍😘😘
__ADS_1