
setelah selesai tebus resep yang diberikan dokter joya, zahrana pun kembali ke ruangan nya bersama dengan izhul.
" aku yang antar kamu pulang atau Masi mau disini dulu?? tanya dokter zahrana.
" setelah ini, kamu kemana?? tanya izhul.
" hmmm, sebenarnya aku ada jadwal operasi jam 11-30, jadi aku nanya kamu mau langsung pulang, nanti aku yang antar, menoleh kearah izhul.
" bole, aku senang mala, senyum.
" hmmm, sekarang aja gimana biar aku ga telat balik rumah sakit nanti kata zahrana.
zahrana pun mengantar izhul pulang kerumahnya..
" sayang, panggil izhul.
" hmmmm... jawab zahrana.
" makasih ya, kamu Uda mau perhatian sama nemanin aku seharian, kata izhul.
" itss okk...sudah kewajiban aku sebagai dokter kamu, datar.
" deg...ya aku hanya sebatas pasien...jawab izhul.
" maksudnya bukan gitu mas,, keceplosan..aduh gimana ni mulut ga bisa ajak kompromi deh, batin Zahrana.
" Mas,,,tanya izhul?? penuh teliti.
" ya maksudnya aku tu anu..itu..anu..aduh gimana ya jawabnya, batin Zahrana.
" bisa ga diulangin panggilnya..kata izhul.
" yang mana, pura-pura lupa zahrana. haduh jadi malu kan sekarang, batin Zahrana.
" yang tadi panggilnya mas, tanpa sadar izhul memegang tangan zahrana.
" hmmm,, mas aku ga ada maksud kaya tadi, aku cuman mau kamu nya sembuh cepat, itu aja.
izhul terus menatap zahrana, tanpa berkedip....
" ko lihat aku kaya gitu sih,, tanya zahrana.
" abis kamunya manis kalau lagi malu kaya gitu, sambil memegang pipinya zahrana tanpa sadar.
" malu tau, kata zahrana.
" eh, maaf bukan aku mau lancang, tapi itu datang sendiri dari tangan sial ni, lalu izhul memukul tangan nya.
__ADS_1
" ga apa-apa, to bentar lagi kan, aku jadi istri kamu, jadi itung-itung belajar, senyum.
"hmmmm...aku ga sabar buat cepat-cepat nikah sama kamu sayang.
" hmmmmm..semoga saja ga ada kendala, lalu diam, sebenarnya kamu nikahin aku sekarang juga ga masalah tanpa harus nungguin kamu jalan dulu, batin Zahrana.
" ko diem sih sayang, lagi mikir apa?? tanya izhul.
" ga ada ko. lalu menghembuskan kan nafas kasarnya...
rumah izhull..
dikamar izhul sedang dibantu oleh zahrana untuk duduk diatas ranjangnya.
" ya uda, kan kita udah dirumah ni, kamu istrahat ya, aku balik dulu ke rumah sakit, kata zahrana.
" kan Masi sejam lagi sayang, manja izhul.
" cih dasar,, udah tukang gombal, eh mala sekarang manja pula ni orang, batin Zahrana..
" sayang,, bentar lagi ya kerjanya, mohon izhul.
" hhhmmm..baiklah pasrah zahrana, kalau gitu makan dulu, setelah itu minum obat gimana?? tawar zahrana.
" boleh tapi pengen disuapin sama sayang, manja izhul.
" ya uda, kalau gitu aku masak dulu, zahrana pun masak didapur.
kemudian dering telepon berbunyi..
" Hallo assalamualaikum..sapa Fahmi ditelpon.
" walaikumsalam, mi Awa apa kabar?? tanya izhul.
" baik Alhamdulillah, kata Fahmi, Awa apa kabar zhul..
" Alhamdulillah dah sehat da.
" terus kapan, Awa balik ke Malaysia?? tanya Fahmi.
" mungkin dalam Minggu ni, jelas izhul.
" Alhamdulillah, gimana sama rencana Awa mau nikahin dokter tu.
" insya Allah, kalau balik dari Malaysia la, soalnya masa cuti ay dha habis, jadi harus balik pula.
" ya udah kalau gitu ay tunggu Awa kesini ja, jelas Fahmi.
__ADS_1
" ok, sampai jumpa ka sana, assalamualaikum..
" walaikumsalam..
*tanpa sadar, dari pembicaraan mereka ada yang sapasang telinga yang dengar semua percakapan mereka.
" ko bisa sih, dia bahkan ga kasih tau aku kalau dia mau balik Malaysia dalam Minggu ini, batin Zahrana, kesal.
" eh sayang, udah selesai masak?? tanya izhul..
" hmmmmm...jawab datar.
" ko ekspresi muka nya Rana ko beda banget ya, ada apa sebenarnya, batin izhul.
" ayo makan, zahrana pun lalu menyuapi izhul dengan telaten.
" kamu kenapa sayang, ko mukanya di tekuk gitu sih??? kata izhul.
" hmmmmm...ga apa-apa, datar.
" sayang, kamu kalau ada masalah coba ceritain sama aku, kata izhul dengan memegang kedua bahu nya zahrana, lalu saling pandang.
" masala nya sama kamu tau ga, kesal zahrana.
" ko aku sih, emang apa yang telah aku perbuat sampe kamu marah kaya gini, jelas izhul.
" sekarang aku tanya sama kamu, apa ga ada yang kamu sembunyikan dari aku?? tatapan tajam.
" deg.. jantung izhul berdetak sangat kencang, apa dia udah tau ya, kalau aku sebenarnya udah sembuh dari lumpuh, hanya karena ingin berdekatan sama dia, aku harus pura-pura masi lumpuh, duh gimana ini kalau dia tau apa dia akan membencik, batin izhul.
" kenapa diem, ga bisa jawab kan?? tanya zahrana dengan kesal.
" maksudnya sayang apa?? pura-pura izhul.
" mas yang bilang atau aku yang bilang?? kesal zahrana sekarang aja izhul ga mau jujur aja.
" katakan sayang, apa yang pingin sayang bicarakan,, dengan hati-hati izhul ngomong.
" gini ya mas, sekarang kan kita mau nikah ni, aku mau sekarang mas harus jujur sama aku, apa yang mas sembunyikan dari aku, kata Zahrana.
" emang yang belum mas katakan sama kamu?? pura-pura.
" iisss,, mas ini ya, mas kenapa ga bilang sama Rana, kalau mas balik malaisya dalam Minggu ini??? tanya zahrana.
" oh itu doang, kirain apa, hufff,,, Alhamdulillah, dia ga tau yang lain, batin izhul.
" ko diem sih masa,,kesal zahrana..
__ADS_1
"stttttt...tanpa zahrana sadari satu jari izhul mendarat dibibir zahrana yang mungil itu.., bawell tau, nanti aku akan jelaskan satu persatu, dengan mengarahkan wajahnya ke wajah zahrana, dan mereka saling pandang satu sama lain, dengan bunyi gemuruh jantung mereka berdua yang sangat kencang berdetak. dag..Dig..dug..
semoga kalian suka sama ceritanya, jangan lupa like komen serta beri vote nya dong biar tambah semangat lagi.🌺🌺🌺🌺*