
setelah Fitri mengabarkan berita pada Riyana sahabatnya itu, lalu mereka pun pergi kerumah sakit, tempat zahrana bekerja...
dan mereka pun menungguh zahrana keluar dari ruang operasi, ketika sesampainya dirumah sakit.
butuh waktu sekitaran 3 jam, zahrana dalam ruangan oprasi itu, dan tak lama lagi zahrana pun keluar...
sayang gimana keadaan izhul, tanya bundanya kerana hawatir.
Alhamdulillah bunda, sekarang ini izhul sudah melewati masa kritis nya, sekrang akan dipindahkan ke ruangan ICU Bun, terangkan zahrana, oh ya bunda gimana bunda sudah kasih tahu ke Tante Riyana mengenai izhul?? tanya dokter zahrana.
ia sudah sayang, palingan besok pagi sudah disini, terangkan bunda Fitri.
syukurlah bunda, kalau gitu Rana ganti baju ya bunda, nannti Rana balik cek perkembangan izhul, terangkan dokter Rana.
dan ketika zahrana mau bergegas pergi kerunagan kerja nya, tiba-tiba saja ada sebuah tangan yang menggenggam tangan Dokter zahrana, dan Zahrana pun menoleh ke arah tangan itu, dan orang itu adalah dokter Lukman itu sendiri.
maad dokter Lukman tolong lepaskan tangan saya, harus berapa kali saya jelaskan ke dokter Lukman kalau ini tu rumah sakit, jadi saya mohon sama dokter jaga etika dan sopan santun terhadap saya, kesalnya zahrana.
kalau saja ini bukan rumah sakit, sudah ku tabok orangnya, ya Allah Rana yang sabar, batin zahrana.
maafkan saya dokter, saya cuman mau tanya apa betul yang dibicarakan sama dokter Rana barusan?? tanya dokter Lukman penasaran.
__ADS_1
ia memang benar, dia adalah calon suami saya, dan sebulan lagi kami akan menika, terangkan dokter Rana, maafkan saya dokter Lukman saya memang mencintai dokter, tapi tak selamanya cinta itu harus saling memeliki, jadi saya harapa sama dokter lupakan saya, lupakan cinta Dokter Lukman ke saya, dan saya pun akan sebaliknya, sambung zahrana panjang lebar.
saya ga akan pernah bisa lupakan kamu begitu saja, dokter, apa kamu bisa lupakan saya?? tanya dokter Lukman.
insyaallah saya akan berusaha tuk lupakan Dokter Lukman, maaf saya harus pergi, permisi dokter, lalu dokter Rana pun pergi meninggalkan dokter Lukman, tanpa sepatah katapun.
didalam ruangan ICU...
zahrana pun datang menghampiri kedua orangnya setelah dari ruangannya.
bunda, panggil dokter zahrana.
ia sayang ada apa?? tanya bunda apa kamu sudah makan malam belum, sambung bunda.
ya udah bunda, ada bentuknya juga kata Rana, gimana kalau kita pulang aja dulu, nnanti esok baru kita kembali kesini lagi, sambung Wijaya.
ga pah, bunda ga akan pulang sampe lihat izhul buka mata lagi, lagiyan kalau papanya mau pulang, papah saja yang pulang kerumah, bunda Masi mau disini temani izhul, terangkan bunda fitri.
ya sudah kalau gitu kamu hati-hati ya, rana panggil papanya, jagain bunda kamu ya, terangkan papa Wijaya, dan ya kalau ada apa-apa bunda telefon papa ya Bun, sambung papa Wijaya.
ok pah, jawab zahrana singkat.
__ADS_1
lalu papa Wijaya pun pulang ke rumah, tak lupa dia mengecup kan kening kedua wanita yang paling berharga baginya, sebelum ia pamit pulang.
hati-hati yah pah, terangkan secara bersamaan bunda dan zahrana.
ya uda RAN, bunda mau tidur dulu, kamu belum ingin tidur, tanya sang bunda.
belum bunda bentar lagi, laku zahrana pun melihat ke arah izhul yang tengah terbaring di atas tempat tidur rumah sakit, dengan oksigen yang dipasang di mulut.
zahrana pun sedih tanpa sadar ia menjatuhkan kan air matanya. kemudian zahrana pun mendekati ke calon suaminya itu, tepat berada di depan calon suaminya itu.
" ya Allah izhul kenapa harus kaya gini, apa yang terjadi sebenarnya" batin zahrana.
kaliam jangan lupa dilike dan komen ya, serta beri votenya, dan makasi juga buat raeders yang tengah setia menunggu up demi up novel ini, dan makasi juga Uda like sama komennya...
ya dan jangan lupa juga mampir ke novel author yang lain lagi.dengan judul dibawah ini.
anugrah cinta terindah
diam-diam mencintai sepupuku.
__ADS_1
dan yang pastinya tinggalkan like serata komen ya,, selamat membaca 😉😍🙏💕