
sesampainya dirumah sakit, izhul langsung menuju kamar rawatnya Fahmi, dan ternyata sudah ada Maya juga didalam kamar itu.
" halo capten,,sapa Maya.
" bagaimana bisa ada Awa ka sini??
" ia kebetulan saya juga di telpon sama pihak rumah sakit, maaf saya ga tahu kerabat dekat capten Fahmi, jadi saya suru pihak rumah sakit menelpon cepten, jelas Maya.
didalam hati Maya, dia sangat senang akhirnya bisa ketemu lagi sama orang dia suka, ya walaupun Maya sudah tau izhul sudah menikah, tapi dia tidak mempermasalahkan hal itu.
" ga apa-apa, saya justru berterima kasih sama Lo Maya, kalau. tidak saya ga akan pernah maafkan diri saya sendiri.
Maya pun berusaha mencari kesempatan dalam kesempitan.
" capten tenang aja,, semoga tidak ada luka dalam yang serius, dan capten Fahmi akan selamat, dengan berusaha memegang kedua tangan nya izhul.
tapi sayang izhul menghindari akan hal itu terjadi.
" maaf bukan mahram, ga baik, jelas izhul.
sontak Maya kaget atas apa yang barusan izhul katakan, dia pun langsung malu dengan perbuatannya.
" cih,,dasar lelaki masi ada dijaman ini, yang pikiran nya kaya gitu, batin Maya.
kemudian izhul teringat akan istrinya, dan izhul mencoba mengirimkan pesan pada istrinya.
๐บ๐บ๐บ
*sedangkan dirumah zahrana baru saja menyelesaikan sholat ashar nya, dan tak lupa setiap selesai sholat dia memanjatkan doa, pada Sang ILAHI, minta petunjuk.
ya Allah,, kenapa hal ini harus terjadi, kenapa mas izhul ga pernah jujur sebelum nya, apa yang dia sembunyikan lagi dari ku, haruskah aku diam saja, atau minta dia jujur*.
" aku harus minta penjelasan dari nya, agar masalah ini ga sampai berkepanjangan, batin Zahrana, tapi mas izhul dimana ya dari tadi ko ga ada suaranya...
zahrana pun keluar dari kamar, dan mecari suaminya, tapi tidak dia temukan, zahrana melihat ke arah meja makan, masakan yang dibuat khusus untuk suaminya pun tidak makan.
" ya Allah, kemana kamu mas, apa kamu mara dengan tingkah Rana barusan, maafin Rana mas, kamu dimana, kenapa ninggalin Rana dengan keadaan kaya gini mas,
zahrana berusaha menunggu suaminya pulang, dia pun duduk disofa dengan air mata yang tak ada hentinya, zahrana menyesal dengan apa yang sudah dia perbuat sampai suaminya, pergi meninggalkan kan rumah, tanpa makan sedikit pun.
disisi lain...
izhul yang masih setia menunggu sahabat nya itu sadar, sambil menunggu izhul tak lupa mengurus administrasi, sedangkan maya juga Masi setia menunggu, ia sengaja belum pulang, ia masi ingin melihat dan berusaha mendekati izhul, dia berharap izhul akan jatuh cinta padanya.
setelah selesai mengurus administrasi, izhul pun kembali ke kamar Fahmi dirawat, dan begitu dia masuk, dia sudah melihat sahabatnya itu siuman dari masa kritis nya.
__ADS_1
" Alhamdulillah, kamu udah sadar mi, tanya izhul.
" gue dimana bro??
" Lo lagi dirumah sakit, kata dokter kamu kecelakaan.
" astaghfirullah,,aku ga ingat, kata Fahmi.
" sudah jangan Lo paksakan, nanti kamu akan inget sendiri.
" ia bro, makasih ya, kamu mau aja temani aku, jelas Fahmi.
" ia sama-sama, sudah sepantasnya kamu itu udah aku anggap keluarga, jadi jangan sungkan.
" ada Maya juga, kalian bareng ke sini, tanya Fahmi.
" ga ko mi, aku sendiri kesini, udah ada Maya duluan, jelas izhul.
" la terus istri kamu tingal diruamh sendiri, tanya Fahmi??
" hmmmm, bisa dibilang gitu, tapi ga apa-apa, aku udah kirimkan pesan.
" ya Allah, ini orang ga peka banget ya, kenapa kamu tinggal sendiri rumah, dia kan butuh Lo bro, kalian kan baru ketemu lagi, kasian istri kamu nunggu dirumah, bro mending Lo pulang GI, temankan istri Awa.
" tapi Lo gimana, kamu juga butu gue, istri gua setelah baca pesan nya, pasti dia paham ko, jelas izhul.
" enak aja, bilang aja kamu mau berdua sama izhul, Dasar PELAKOR,
Aku ga akan biarkan kamu usik kebahagiaan sahabatku, batin Fahmi.
" kamu kenapa diam mi, apa ada yang sakit, tanya izhul.
" ga ada, kamu harus pulang sekarang, aku ga apa-apa, Aw ga usa risaukan ay, bisa sendiri ko, lagian ada suster dan dokter rumah sakit ini.
" tapi, gue ga mau biarin kamu sendiri ka sini, biarkan aku temankan Awa, jelas ihzul.
" ga bisa, Awa harus pulang sekarang, firasat aku ga enak, kalau Awa tak nak pulang juga, jangan harap ay mau bicara dengan Awa, jelas Fahmi.
" Oky fine, ay pulang sekarang, tapi Awa kena ingat, selalu kabari aku, jiga Ade apa-apa, jelas izhul.
" ok bro, pasti aku kabari, Titip salam ka istri you e, kata Fahmi.
" ia bro, aku pamit dulu. kata izhul.
ketika izhul sudah mau beranjak, izhu ditahan oleh Maya, dengan minta bantu untuk mengantarkan pulang, padahal itu hanya alasannya, agar bisa bersama dengan capten izhul.
__ADS_1
" maaf Maya, istri saya tengah tunggu rumah, saya permisi.
๐บ๐บ๐บ
sesampainya dirumah, izhul pun langsung masuk, tapi ia dikejutkan dengan sosok wanita yang sangat dicintainya itu, tengah tidur sofa, dengan mata yang lembab.
izhul mendekati istrinya dengan pelan-pelan takut istrinya itu, bangun dari tidurnya, izhul kemudian membelai rambut, dan mencium kening istrinya itu, izhul melihat mata istrinya itu sembab, dia pun panik.
" ya Allah, apa Rana tertidur sambil menangis, tapi apa yang dia tangisi, batin izhul.
izhul mengangkat tubuh istrinya itu, ke kamar tidur, tapi kemudian zahrana terbanngun dari tidurnya.
" sayang, kamu udah bangun? tanya izhul.
" apa benar ini kamu mas, mas ga ninggalin Rana kan??
" ga ko sayang, mana mungkin mas ninggalin kamu sayang, jelas izhul.
" terus mas kemana, mas juga ga makan makanan yang Rana buat, apa mas marah sama Rana??
" ga ko sayang, mana mungkin mas bisa marah sama Rana, sebelum nya mas minta maaf, karena ga bilang dulu sama Rana, mas tadi kerumah sakit sayang.
" ha, siapa yang sakit mas, apa mas sedang sakit? penasaran zahrana.
" ga ko sayang, Fahmi yang sakit, dia kecelakaan tadi pas pulang kerumahnya, jelas izhul.
" ya Allah mas, ko ga bilang sih sama Rana, kan bisa Rana juga ikut sayang, kata zahrana.
" ia maaf sayang, tapi kamu ga usah khawatir, Fahmi udah sadar ko dari masa kritis nya.
" syukur Alhamdulillah, mas udah makan??
izhul menggelengkan kan kepala nya.
" hmmmm,, ya sudah ayo Rana taruh makan nya mas, zahrana boun beranjak dari gendongan suaminya, untuk menyiapkan makan untuk suaminya.
selesai makan, izhul dan zahrana kembali duduk disofa.
" sayang, ada yang mau Rana tanyakan sama mas, tapi mas jangan marah, dan mas harus jujur sejujurnya sama Rana, kata zahrana.
" emang sayang mas ini, mau nanya apa??
" mas janji dulu, jangan marah, kata zahrana.
" ok sayang, mas janji sama kamu.
__ADS_1
๐บ๐บ๐บ๐บ
apdet lagi, Jagan lupa like dan komen biar lebih Tamba semangat lagi menulis๐ค๐ค๐ค