
tak berlangsung lama, zahrana pun sudah sampai kerumah mertua nya, dan zahrana pun sudah disambut sama ibu mertuanya, yang tak lain dari sahabat bunda nya itu.
" assalamualaikum mi, sapa Zahrana.
" walaikumsalam sayang, mami kira Rana ga jadi nginep disini, kata mami Riana.
" ga ko mi, kan Rana sudah janji sama mami tadi pagi, jelas zahrana.
" ia sayang, makasi ya kamu udah mau datang sini, mami senang banget,kata ibu mertua nya.
" seharusnya Rana yang berterimakasih sama mami, karena sudah dianggap putri sama sami, padahakan Rana ini cuman anak mantu mami, jelas zahrana.
" ia sayang, kamu tu bukan cuman mantu mami, tapi anak mami juga, kan kamu sekarang adalah istrinya izhul, jadi kamu juga anak mami, jelas ibu mertua nya.
" ya sudah sayang, kamu ganti baju gi, biar mami suru bibi siapin makan malam buat kita, kata mami.
" ia mam, lalu zahrana pun beranjak ke kamar suaminya, dan kini akan menjadi kamar nya juga.
sedangkan dikamar..
__ADS_1
zahrana pun melihat isi kamar suaminya yang selalu rapi, walaupun orang nya ga sekali pun kamar itu pun selalu seperti itu, lalu zahrana pun duduk di atas ranjang milik suaminya itu, kemudian zahrana pun mengingat semua kenangan nya bersama suaminya ketika mereka belum nikah, zahrana pun teringat sesuatu.
" ya Allah aku lupa bawa baju, kan dari rumah sakit langsung kesini, lalu apa yang harus aku lakukan, oh Iyah Kam ada bajunya mas izhul, aku pakai sala satu dari pakaian mas izhul, kata zahrana dengan sendirinya.
zahrana pun mendekat ke arah lemari, dia pun membuka lemari itu dan zahrana pun kaget dengan apa yang dilihat nya, disebelah lemari pakaian suaminya, ada juga pakaian wanita, yang entah punya siapa.
" baju ini punya siapa, ko ada dilemarinya mas izhul sih, coba aku vc aja sama mas izhul lalu aku tanyakan baju siapa ini yang ada dalam lemari ini, batin Zahrana, tapi ketika dia berusaha untuk menelpon suaminya tidak tersambung, zahrana pun berulang kali menelpon tapi tidak tersambung juga.
" kemana mas izhul, kenapa henpon nya pake ga aktif sih, bikin khawatir aja,kesal zahrana, astaghfirullah sabar zahrana, jangan suujon sama suami kamu, dia lagi berusaha cari nafka buat kamu, batin Zahrana.
tak lama kemudian ibu mertua nya pun datang ke kamar anaknya itu.
tok..tok.
" ia mi, Rana datang, zahrana pun membuka kan pintu kamar.
" sayang, kamu ko belum ganti baju sih, nanti kamu masuk angin Lo, kata Riana.
" maaf mi, ini Rana juga bingung, kan Rana ga bawa baju mi, jadi mau ambil bajunya mas izhul, tapi ko dalam lemari itu ada juga pakaian wanita, itu punya siapa mi, kalau bole tahu, tanya zahrana.
__ADS_1
" punya kamu, kata mami Riana.
"maksudnya mami, semua baju yang ada dilemari itu milik Rana??
" ia sayang, suami kamu yang menyimpan itu semua dilemari sesuai dengan ukuran baju yang biasa kamu pakai, jelas ibu mertua nya.
" Masya Allah, hal sekecil pun, di perhatikan sama sama suami ku itu,,aku makin cinta sama kamu mas, Rana rindu sama kamu mas, tanpa sadar air mata Zahrana pun menetes, dan itu dilihat oleh ibu mertua nya.
" cup.. sudah kamu jangan nangis, mami tahu, kamu pasti sangat merindukan suami kamu kan??
zahrana pun mengangguk kan kepalanya, sambil dia memeluk ibu dari suaminya itu.
" sudah nangis nya sayang, ayo kamu ganti baju, setelah itu kita makan, mami tunggu Rana di bawah ya??
" ia mam, makasih ya mam, kata zahrana.
" ok sayang, ayo ganti bajunya cepat, jangan sampai masuk angin kamu, kata ibu mertua nya.
zahrana pun segera, berganti pakaian, dan yang dibilang sama ibu mertuanya benar, kalau baju yang dia pakai sesuai dengan ukuran tubuhnya,,nanti kalau suaminya telpon dia harus berterima kasih, karena malam ini suami tercinta nya itu, batin Zahrana.
__ADS_1
πΊπΊπΊπΊ
semoga kalian suka sama ceritanya, dan jangan lupa like dan komen π€π€π€π€