
setelah sampai kamar, zahrana pun menelepon bundanya..
" assalamualaikum bunda, sapa Zahrana di telpon.
" walaikumsalam sayang, Rana nginep ya di rumah sakit?? tanya bunda.
" ga Bun, Rana nginep dirumah mami Riana, maaf baru kasih tahu sekarang soalnya Rana hampir lupa.
" hehehehe, sekarang udah main lupa aja ya sama bunda, setelah Uda punya mami baru, becanda bunda.
" ga Bun, bunda adalah sosok ibu yang sangat tangguh di mata Rana, bunda yang terbaik karena sudah jadi ibu dari anak mu ini yang masi suka bandel, walaupun Rana sudah nikah, bunda tetap bundanya Rana, dan itu Takan tergantikan, jelas zahrana.
" hehehehe ia sayang, bunda hanya becanda ko, kata bunda Fitri, dan sudah seharusnya kamu itu tinggal rumah mertua kamu sayang, sekarang itu kamu adalah tanggung jawab mereka, dan sayangi mereka seperti kamu menyangi bunda sama ayah kamu, kata bunda.
" ia bunda, dan makasih atas apa yang sudah bunda dan mami lakuin selama ini buat Rana dan mas izhul, kata zahrana.
" ia sayang itu sudah seharusnya kita sebagai orang tua, membahagiakan anaknya, oh iya suami kamu udah telpon??
belum bunda, soalnya tadi Rana telpon, henponnya mas izhul ga aktif Bun, kata zahrana.
" coba kamu hubungi suami kamu, soalnya dari tadi dia nyariin kamu, katanya kamu ga angkat telpon nya, jadi dia telpon ke bunda nanyain kamu.
" maaf bunda, Rana ga sempat liat lalu mas izhul telpon, soalnya pas masuk kamar, lalu angkat deh telponnya bunda.
" ya udah coba kamu cek dulu hp kamu, nanti lagi bunda telpon, kata bunda.
" ia Bun, Rana liat dulu, assalamualaikum..
" walaikumsalam, jawab bunda.
Zahrana pun melihat isi henpon nya, ternyata 20 panggilan tidak terjawab dari suaminya itu, dan ada juga pesan WhatsApp dari suami.
" ya Allah, hanya sekali pesan dari mas izhul, coba aku hubungi dia, semoga saja dia ga marah dan salah paham tentang ini.
*zahrana pun berusaha menelpon suaminya, dan baru saja tersambung sudah diangkat oleh suaminya tercinta nya.
" sayang kamu dari mana aja, kamu sama siapa, kenapa ga angkat telpon dari mas, kamu baik-baik saja kan, pertanyaan ihzul yang begitu banyak*.
zaharana hanya bisa diam, ia berusaha mendengar semua pertanyaan dari suaminya itu.
" sayang, kamu ko diem sih, kamu ga apa-apa kan sayang? tanya izhul.
" assalamualaikum mas, sapa Zahrana sambil tersenyum, salam dulu mas, baru Rana jawab semua pertanyaan dari mas satu persatu, jelas zahrana.
" astaghfirullah, walaikumsalam sayang, maaf kan mas ya, mas terlalu hawatir sama kamu, dari mas mondar mandir ga jelas, mikirin apa yang kamu lakukan disana, sama siapa, atau mungkin kamu sakit, mas khawatir banget sayang, jelas izhul.
" maaf ya sayang, udah buat mas panik kaya gini, vc bisa ga mas biar mas lebih yakin kalau Rana ga apa-apa.
__ADS_1
belum sempat selesai apa yang dikatakan Rana, sekarang dia sudah menerima panggilan vc dari suaminya, zahrana pun hanya bisa tersenyum dengan tingkah suami nya itu.
" apa segitu sayangnya kamu sama aku mas,,batin Zahrana.
zahrana pun mengangkat telpon vc dari suaminya itu.
" hallo assalamualaikum sayang, sapa Zahrana..
*izhul pun tidak menjawab salam dari istrinya itu, dia hanya bisa diem, karena saat ini yang dia lihat dari istrinya itu tanpa mengenakan hijab di kepalanya, izhul sangat terpesona dengan kecantikan istrinya itu.
" mas kamu ko diem sih, ga balas salam juga, kamu kenapa mas, tanya zahrana.
" walaikumsalam, izhul pun terus memandangi wajah istri tercintanya itu..
" mas ko lihat Rana kaya gitu sih,,tanya zahrana dengan polosnya..
" Rana mau menggoda mas ya?? jelas izhul.
" ga ko sayang, Rana hanya tanya kenapa mas lihat Rana kaya gitu, jelas zahrana.
" gimana mas ga ke pancing, kamu cantik sekali sayang, dengan tidak mengenakan hijab, kata izhul, dengan senyum.
" astaghfirullah, maaf mas Rana lupa, kalau gitu tunggu bentar ya, Rana make hijab dulu, jelas zahrana.
" ga usah sayang, kita kan sudah suami dan istri, jadi semua yang ada di tubuh Rana, halal buat mas, jelas izhul.
" mas kangen kamu sayang, tapi mas legah lihat Rana baik-baik saja, jelas izhul.
" Rana juga kangen banget sama kamu mas, maaf ya Rana belum bisa kasih kamu nafkah batin, tapi kalau kita ketemu nanti insyaallah Rana udah siap ko sayang, jelas zahrana dengan malu-malu.
" hehehehe, ga apa-apa sayang, kan seharusnya mas yang minta maaf sama Rana, disaat malam pertama kita, mas pergi ninggalin sayang, tanpa memberikan apa yang sudah menjadi hak kamu sayang, jelas izhul.
" ia sayang, Rana juga paham ko, apa mas udah makan? tanya zahrana.
" sudah sayang, kamu udah makan?
" udah ko sayang, maaf ya mas tadi tu Rana ga angkat telponnya mas kerena Rana lagi makan, terus hp nya Rana di kamar mangkanya ga sempat angkat telepon dari mas.
" ia sayang, tapi sepertinya Rana lagi dirumah mami ya?? tanya izhul.
" ko mas tahu si, pasti mami yang bilang?? kata zahrana.
" ga ko sayang, mami ga ngomong,kata izhul.
" tapi ko mas bisa tahu??
" tu kamu lagi dikamar mas, mas bisa lihat dengan jelas, tempat tidur, lemari nya juga, kata ihzul.
__ADS_1
" hehehehe, ia sayang Rana lagi di kamar kamu mas, kata zahrana.
" hehehehe, tapi bagaimana bisa kamu ada dirumahnya mami??
" hehehehe, emang ga bisa ya??
" bukan ga bisa sayang, malahan mas lagi senang kalau Rana lebih sering dekat sama mami, biar lebih akrab gitu, jelas izhul.
" hehehehe, iya sayang, tadi pagi mami telpon Rana, biar Rana bisa nginep dirumah, jadi setelah selesai dari rumah sakit, langsung deh Rana balik rumah mami, jelas zahrana.
" oh gitu ya sayang, makasih ya kamu udah mau jadi istri nya mas..
" hmmm, makasih juga mas udah mau terima Rana apa adanya, dan makasih juga, mas sangat suka sama baju yang ada dilemarinya, jelas zahrana..
" hehehehe ia sayang, ternyata kamu pas sama baju-baju nya Alhamdulillah, mas sengaja beli buat kamu, karena mas yakin satu kali ketika kamu pasti akan nginep disana, jelas izhul.
" ia sayang, makasih udah perhatian sama Rana, Rana bahagia bisa jadi istrinya mas.
" ia sayang, mas juga beruntung bisa miliki kamu sayang, mas juga lebih bahagia.
" terus gimana sayang, sama seminarnya jadi??
" ia sayang, insyaallah besok Rana berangkat sama rekan kerjanya Rana mas..
" seminar nya dimana sayang, ga jauh-jauh kan??
" ga ko sayang, seminar nya cuman dibandung aja mas, ga jauh ko, maaf ya Mas Rana udah bohong sama mas, Rana mau kasih mas kejutan, Rana .janji setelah ini, Rana ga akan bohong lagi sama mas, ya Allah maafkan Rana, batin Zahrana*.
" sayang kamu ko diem sih, tanya izhu..
" hehehehe maaf sayang, Rana ga dengar apa yang mas katakan tadi, tanya balik zahrana.
" ga ko sayang, mas hanya mau kamu hati-hati disana, ga boleh terlalu capek, jaga kesehatan kamu, Jangan lupa sama sholat nya jug, jelas izhul.
" sayang suamiku sayang, insya Allah Rana selalu jaga kesehatan ko, mas juga disana, jangan terlalu capek.
" ia sayang pasti, ya sudah kamu bobo ya, masi ada pekerjaan yang mas harus urus dulu, kamu yang hati-hati disana sayang, love you honey, good night my wife, semoga mimpi indah.
" ia sayang, love you to sayang, mas juga hati-hati disana, kalau udah pulang dari kerja kabarin Rana ya??
ia sayang pasti itu, jelas izhul.
*Izul pun menutup panggilan dari istrinya itu...
🌺🌺🌺🌺🌺
jangan lupa ya ditunggu kejutan nya dari dokter zahrana, apa sih kejutan nya bikin penasaran, semoga kalian juga tidak penasaran,,tapi kalu penasaran silahkan like dan komen nya yang banyak biar part penasaran nya ke buka..
__ADS_1
selamat membaca*.