
setelah sepulang Fitri dari rumah sakit, Rana pun minta cuti selama 3 hari karena untuk merawat bunda dengan baik dirumah.
bunda sekarang waktunya minum obat, kata zahrana.
ia sayang, bunda bisa sendiri ko, ayo sayang kamu berangkat kerja gi, nanti kamu terlambat lagi ke rumah sakitnya.
ga Bun, Rana lagi ambil cuti 3 hari biar temani bunda dirumah, terangkan zahrana.
hmmm, kenapa bisa gitu bunda ga apa-apa ko sehat bunda ma sayang, kata bundanya
ga bunda, Bunda harus istirahat yang banyak, bunda Rana minta maaf ya gara-gara Rana bunda jadi kaya gini maf ya bun, tangis Rana pun pecah, mulai sekarang maunya bunda selalu Rana turutin apa pun itu.
yang benar sayang, kamu ga bohong kan, tanya bundanya dengan gembira.
ia bunda, Rana ga bakalan nolak perjodohan itu, Rana siap Nika sama izhul, terangkan zahrana walaupun dalam hatinya ada rasa sakit, tapi ia harus lakukan itu demi bundanya yang tersayang. bagi Rana tidak ada yang lebih berarti di dunia ini kecuali bundanya, walaupun ia harus mengorbankan perasaannya.
makasi ya sayang, bunda bahagia bangat sayang, dan pastinya Tante Riyana juga ikut bahagia kalu dengar kamu terima perjodohan ini sayang.
__ADS_1
ia bunda sama-sama bunda, kalau bunda bahagia, Rana pun lebih bahagia.
bunda Rana keluar bentar ya bunda, nanti Rana balik lagi, Rana mau ketemu sama teman Rana.
ia sayang, kamu hati-hati ya bunda juga mau telepon Tante Riyana, mau kasih tahu kabar gembira ini.
dan Rana pun pergi sambil ia cari sesuatu yang ada dalam tasnya yang tak lain adalah hendponya untuk menelpon dokter Lukman.
tring..tring..
hallo assalamualaikum, dokter kita ketemu di tempat biasa ada yang perlu saya bicarakan Sama dokter, terangkan zahrana
dan setelah zahrana sampai, dan dia pun masuk di tempat yang mereka janjikan, eh ternyata dokter Lukman sudah duluan yang berada ditempat tersebut.
assalamualaikum dokter Lukman, sapa zahrana.
walaikumsalam Dokter Rana, sapa dokter Lukman kembali, apa yang perlu kamu bicara kan, penting ka? tanya dokter Lukman
__ADS_1
ia dok, penting makanya saya ajak ketemuan kalau saya chat sama telpon kan kesanga kurang bagus. terang zahrana
jadi apa yang perlu kamu bicarakan, tanya dokter Lukman, apa dia mau menjawab pertanyaan ku tempo lalu, aku sudah tak sabar mendengarnya, batin dokter Lukman.
saya mau menjawab sekarang, pertanyaan dokter waktu itu, dan maaf sebelumnya dokter Lukman saya tidak bisa menerima perasaan dokter, maafkan saya dokter, terangkan zharana, walaupun sangat berat namun ia harus katakan demi bundanya.
tapi kenapa Rana, bukanya kamu juga mencintai saya, kata dokter Lukman
ia memang benar saya mencintai dokter Lukman. terangkan dokter rana, tak sadar ia meneteskan air mata, ya Allah kenapa ini begitu sangat menyakitkan, baru zahrana.
lalu terus kenapa kita tidak menjalani hubungan ini, bukannya kita sama-sama saling mencintai, terang dokter Lukman dengan meningih kan suaranya karena ia merasa kesal dengan keputusan zahrana.
Maaf tidak bisa dokter, karena saya sudah dijodohkan sama orang lain dokter maaf kan saya, maaf saya harus pergi saya tidak bisa lama-lama disini.
dan setelah itu zahrana pun pergi meninggalkan dokter Lukman seorang diri, ketika dokter rana mau pergi, tangannya di tahan oleh dokter Lukman,
tunggu rana, Masi banyak lagi harus kita bicarakan, terangkan dokter Lukman.
__ADS_1
lepaskan saya dokter Lukman, kita belum mukrim haram hukumnya, maaf tidak ada lagi perlu dibicarakan dok, saya permisi assalamualaikum.
hai teman-teman jangan lupa ya di like serta komen, semoga kalian suka😍😘😘