
keesokan paginya izhul pun tengah siap berangkat untuk flight dari kota A ke kota B seperti dengan biasanya.
sedangkan dirumah sakit zahrana tengah merenung dengan apa yang akan terjadi dengan nasipnya.
" ya Allah apakah yang terjadi dengan nasipku ini, apakah ini hukuman buatku, atau apa aku tolak saja perjodohan ini, tapi bagaimana dengan bunda, pasti bunda ga terima dan pasti akan bunda sedih atas tingkah laku, hmmm, pasti bunda bakal paham dan mengerti dengan keputusan rana.
" dr zahrana..dr zahrana, panggil asistennya yang tengah membangun kan zahrana dari lamunannya.
" kenapa ses vaya, kamu masuk ke ruangan saya tanpa ketok pintu, tanya dr. zahrana.
" maafkan saya dok, saya sudah ketok pintu sebelum masuk tapi saya tidak dengar suara dari dokter rana jadi saya langsung masuk saja. terangkan ses vaya.
" ada apa ses, apa yang perlu kamu bicarakan apakah ini masih dengan data-data dari pasien-pasien saya belum saya periksa, tanya zahrana.
" ga ko dok saya kesini karena amanah yang saya harus sampaikan ke dokter, terangkan asisten nya.
" apa itu amanat dari siapa yang ses maksutkan, tanya zahrana.
__ADS_1
" amanat dari dr. lukman, kata dr Lukman mau ajak makan siang dr. Rana kalau dr Rana tak sibuk, terangkan ses vaya, kalu gitu saya izin pamit ya dok.
" ok makasih ya ses, kata zahrana.
" sama-sama dokter, sambung ses vaya.
ya Allah, mimpi apa semalam aku bisa diajak keluar sama dokter Lukman, apa yang dia mau katakan, ko tumben sekali ajak aku keluar ya, batin zahrana, ya paling mungkin dia hanya mau bahas masalah kerjaan kali, ataupun dia akan mengutarakan perasaannya terhadapku, sambung dokter zahrana.
tak lama ada yang berdering dari hendponya zahrana, yang tak lain meseg dari dokter Lukman.
" assalamu'alaikum dokter rana, maaf sebelumnya saya sudah lancang sms dokter, mungkin dokter sudah dengar dari ses vaya, kalau dokter rana tidak keberatan, saya ajak keluar makan siang, kalau pun dokter tidak sibuk hari ini, soalnya ada yang perlu saya bicarakan sama dokter. terangkan dokter Lukman.
" ia dok saya pasti tunggu, dicafe sport terangkan dokter Lukman.
tak lama kemudian waktu menunjukkan sudah pukul 12.00 ya dimana zahrana harus pergi menemui dokter impian nya itu, ya walaupun tak nampak sih kalau sebenarnya orang yang dicintai Zahrana adalah dokter Lukman, tapi dia gengsi tidak mau mengungkap kan perasaannya itu.
" ya Allah aku tak sabar ketemu sama dokter Lukman, mending aku dandan dikit biar kelihatan cantik, dan aku harus rileks didepan dokter Lukman.
__ADS_1
dan dokter rana pun sampai dicafe sport, yang dibilang sama dokter Lukman, ya itu karena kebutulan cafe spot itu tak jauh dari rumah sakit tempat kerja nya dokter rana, jadi tak perlu naik mobil, jalan kaki pun sudah sampai.
" assalamu'alaikum...sapa dokter rana.
" tapi tidak ada suara dari dokter Lukman, karena sakin terpesonanya dengan paras nan indah dan chantik dokter rana, ya Allah sungguh indah ciptaan MU ini, batin dokter Lukman.
" assalamu'alaikum sapa dokter rana lagi.
" eh ya Allah walaikumsalam, maaf ya dokter rana. silahkan duduk. sambung dokter Lukman yang salah tingkah malunya karena di pergok sama dokter rana.
" maaf ya dokter Lukman, sudah buat dokter menungguh lama, kata zahrana
" ga apa-apa nunggu kamu untuk selamanya pun bisa tanpa sadar dokter Lukman mengatakan nya.
" ha, apa dok maksudnya saya tak paham.
" eh ga ko dok, maksud saya yang penting dokter rana mau datang saja udah senang saya nya. terangkan dokter Lukman.
__ADS_1
ok teman-teman jangan perna bosan ya untuk tunggu up selanjutnya, semoga suka baca novel saya..jangan lupa like komen, serta vote ya, bait toor semnagt lagi..😍😘😘💕