
"Alhamdulillah akhirnya selesai juga makannya dan ayo kita ke kelas." Ucap Ani Tingkat Satu.
"Iyah ayo." Ucap Bella, Bianca, Cika, Deva, Devi, Dina, Endah, Eka, Fani, Gita, Hena, Hamidah, Indah, Marsya, Nita, Oktara, Pina, Rani, Ririn, Shinta, Sofia, Sonya, Tata, Talitha, Tiara, Tina, Ulfah, Willy Dan Wulan Tingkat Satu.
Lalu Ani, Bella, Bianca, Cika, Deva, Devi, Dina, Endah, Eka, Fani, Gita, Hena, Hamidah, Indah, Marsya, Nita, Oktara, Pina, Rani, Ririn, Shinta, Sofia, Sonya, Tata, Talitha, Tiara, Tina, Ulfah, Willy Dan Wulan Tingkat Satu Bergegas Masuk Ke Dalam Ruangan Kelas Dan Setelah Itu Ibu Dosen Risma Dosen Biologi Reproduksi Bergegas Masuk Ke Dalam Ruangan Kelas Dan Mengucapkan Salam.
"Assalamualaikum WR WB." Ucap Ibu Dosen Risma Dosen Biologi Reproduksi.
"Waalaikum Salam WR WB." Ucap Ani, Bella, Bianca, Cika, Deva, Devi, Dina, Endah, Eka, Fani, Gita, Hena, Hamidah, Indah, Marsya, Nita, Oktara, Pina, Rani, Ririn, Shinta, Sofia, Sonya, Tata, Talitha, Tiara, Tina, Ulfah, Willy Dan Wulan Tingkat Satu.
"Ayo kita akan membahas kesehatan reproduksi remaja, tetapi kesimpulannya aja ya." Ucap Ibu Dosen Risma Dosen Biologi Reproduksi.
"Oke siap ibu." Ucap Ani, Bella, Bianca, Cika, Deva, Devi, Dina, Endah, Eka, Fani, Gita, Hena, Hamidah, Indah, Marsya, Nita, Oktara, Pina, Rani, Ririn, Shinta, Sofia, Sonya, Tata, Talitha, Tiara, Tina, Ulfah, Willy Dan Wulan Tingkat Satu.
"Kesehatan Reproduksi adalah keadaan kesejahteraan fisik, mental dan sosial yang utuh dan bukan hanya tidak adanya penyakit atau kelemahan dalam segala hal yang berhubungan dengan sistem reproduksi dan fungsi-fungsi serta proses-prosesnya.
Kesehatan Seksual yaitu suatu keadaan agar tercapai kesehatan reproduksi yang mensyaratkan bahwa kehidupan **** seseorang itu harus dapat dilakukan secara memuaskan dan sehat dalam arti terbebas dari penyakit dan gangguan lainnya.
a. Bodily Integrity, hak atas tubuh sendiri,
b. Person Hood, mengacu pada hak wanita,
c. Equality, persamaan hak antara laki-laki dan perempuan dan antara perempuan itu sendiri,
bukan hanya dalam hal menghentikan diskriminasi gender, ras dan kelas melainkan juga menjamin adanya keadilan sosial dan kondisi yang menguntungkan bagi perempuan,
d. Diversity, terhadap tata nilai, kebutuhan dan prioritas yang dimiliki oleh para wanita,
e. Ruang lingkup kesehatan reproduksi sangat luas yang mencakup kan berbagai aspek.
Apakah sudah mengerti?." Ucap Ibu Dosen Risma Dosen Biologi Reproduksi.
"Sudah ibu." Ucap Ani, Bella, Bianca, Cika, Deva, Devi, Dina, Endah, Eka, Fani, Gita, Hena, Hamidah, Indah, Marsya, Nita, Oktara, Pina, Rani, Ririn, Shinta, Sofia, Sonya, Tata, Talitha, Tiara, Tina, Ulfah, Willy Dan Wulan Tingkat Satu.
"Oke baik dan akhiri saja pembahasan kesehatan reproduksi hari ini Wassalamu'alaikum WR WB." Ucap Ibu Dosen Risma Dosen Biologi Reproduksi.
"Waalaikum Salam WR WB." Ucap Ani, Bella, Bianca, Cika, Deva, Devi, Dina, Endah, Eka, Fani, Gita, Hena, Hamidah, Indah, Marsya, Nita, Oktara, Pina, Rani, Ririn, Shinta, Sofia, Sonya, Tata, Talitha, Tiara, Tina, Ulfah, Willy Dan Wulan Tingkat Satu.
__ADS_1
Ibu Dosen Risma Dosen Biologi Reproduksi Bergegas Keluar Dari Dalam Ruangan Kelas Dan Bella Mengecek WhatsApp Dari Dosen Keagamaan.
Bella Memberitahukan Kepada Teman-Temannya Bahwa Pak Abdul Dosen Agama Masuk.
"Assalamualaikum WR WB teman-temanku pak Abdul masuk." Ucap Bella Tingkat Satu.
"Waalaikum Salam WR WB serius??." Ucap Ani, Bianca, Cika, Deva, Devi, Dina, Endah, Eka, Fani, Gita, Hena, Hamidah, Indah, Marsya, Nita, Oktara, Pina, Rani, Ririn, Shinta, Sofia, Sonya, Tata, Talitha, Tiara, Tina, Ulfah, Willy Dan Wulan Tingkat Satu.
"Iyah." Ucap Bella Tingkat Satu.
"Ya udah deh enggak apa-apa." Ucap Ani, Bianca, Cika, Deva, Devi, Dina, Endah, Eka, Fani, Gita, Hena, Hamidah, Indah, Marsya, Nita, Oktara, Pina, Rani, Ririn, Shinta, Sofia, Sonya, Tata, Talitha, Tiara, Tina, Ulfah, Willy Dan Wulan Tingkat Satu.
Pak Abdul Dosen Agama Bergegas Masuk Ke Dalam Ruangan Kelas Dan Mengucapkan Salam.
"Assalamualaikum WR WB Anak-anak Tingkat Satu." Ucap Pak Abdul Dosen Agama.
"Waalaikum Salam WR WB bapak." Ucap Ani, Bianca, Cika, Deva, Devi, Dina, Endah, Eka, Fani, Gita, Hena, Hamidah, Indah, Marsya, Nita, Oktara, Pina, Rani, Ririn, Shinta, Sofia, Sonya, Tata, Talitha, Tiara, Tina, Ulfah, Willy Dan Wulan Tingkat Satu.
"Yuk kita lanjut pembahasan keagamaan satu sama lain." Ucap Pak Abdul Dosen Agama.
"Iyah pak." Ucap Ani, Bianca, Cika, Deva, Devi, Dina, Endah, Eka, Fani, Gita, Hena, Hamidah, Indah, Marsya, Nita, Oktara, Pina, Rani, Ririn, Shinta, Sofia, Sonya, Tata, Talitha, Tiara, Tina, Ulfah, Willy Dan Wulan Tingkat Satu.
Agama dapat memberikan petunjuk/pedoman pada umat manusia dalam menjalani hidup meliputi seluruh aspek kehidupan. Selain itu agama juga dapat membantu umat manusia dalam memecahkan berbagai masalah hidup yang sedang dihadapi. Adapun aspek-aspek pendekatan melalui agama dalam memberikan pelayanan kebidanan dan kesehatan diantaranya :
Agama memberikan petunjuk kepada manusia untuk selalu menjaga kesehatannya
Agama memberikan dorongan batin dan moral yang mendasar dan melandasi cita-cita dan perilaku manusia dalam menjalani kehidupan yang bermanfaat baik bagi dirinya, keluarga, masyarakat serta bangsa.
Agama mengharuskan umat manusia untuk beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dalam segala aktivitasnya
Agama dapat menghindarkan umat manusia dari segala hal-hal/perbuatan yang bertentangan dengan ajarannya.
a. Upaya pemeliharaan kesehatan
Upaya dini yang dilakukan dalam pemeliharaan kesehatan dimulai sejak ibu hamil yaitu sejak janin di dalam kandungan. Hal tersebut bertujuan agar bayi yang dilahirkan dalam keadaan sehat begitu juga dengan ibunya. Kesehatan merupakan faktor utama bagi umat manusia untuk dapat melakukan/menjalani hidup dengan baik sehingga dapat terhindari dari berbagai penyakit dan kecacatan. Ada beberapa langkah yang dapat memberikan tuntunan bagi umat manusia untuk memelihara kesehatan yang dianjurkan oleh agama antara lain :
__ADS_1
Makan makanan yang bergizi
Menjaga kebersihan
Berolah raga
Pengobatan diwaktu sakit
b. Upaya pencegahan penyakit
Dalam ajaran agama pencegahan penyakit lebih baik dari pada pengobatan di waktu sakit. Adapun upaya-upaya pencegahan penyakit antara lain:
Dengan pemberian imunisasi Imunisasi dapat diberikan kepada bayi dan balita, ibu hamil, WUS, murid SD kelas 1 sampai kelas 3.
Pemberian ASI pada anak sampai berusia 2 tahun
Memberikan penyuluhan kesehatan. Dapat dilakukan pada kelompok pengajian, atau kelompok-kelompok kegiatan keagamaan lainnya.
c. Upaya pengobatan penyakit
Nabi saw bersabda : ” Bagi setiap penyakit yang diturunkan Allah, ada obat yang diturunkan-Nya.”
Dalam hati ini umat manusia dinjurkan untuk berobat jika sakit.
Pandangan agama terhadap pelayanan Keluarga Berencana. Ada dua pendapat mengenai hal tersebut yaitu memperbolehkan dan melarang penggunaan alat kontrasepsi.
Karena ada beberapa ulama yang mengatakan penggunaan alat kontrasepsi itu adalah sesuatu/hal yang sangat bertentangan dengan ajaran agama karena berlawanan dengan takdir/kehendak Allah.
Pendapat/pandangan agama dalam pemakaian IUD dan apakah kalian mengerti?." Ucap Pak Abdul Dosen Agama.
"Mengerti pak." Ucap Ani, Bianca, Cika, Deva, Devi, Dina, Endah, Eka, Fani, Gita, Hena, Hamidah, Indah, Marsya, Nita, Oktara, Pina, Rani, Ririn, Shinta, Sofia, Sonya, Tata, Talitha, Tiara, Tina, Ulfah, Willy Dan Wulan Tingkat Satu.
"Oke akhiri saja pembahasan keagamaan dalam kebidanan Wassalamu'alaikum WR WB." Ucap Pak Abdul Dosen Agama.
"Waalaikum Salam WR WB." Ucap Ani, Bianca, Cika, Deva, Devi, Dina, Endah, Eka, Fani, Gita, Hena, Hamidah, Indah, Marsya, Nita, Oktara, Pina, Rani, Ririn, Shinta, Sofia, Sonya, Tata, Talitha, Tiara, Tina, Ulfah, Willy Dan Wulan Tingkat Satu.
"Jadi tidak usah bingung lagi ya anak-anak jadi kita harus bertanggung jawab atas semua kewajiban yang jadi bidan." Ucap Pak Abdul Dosen Agama.
__ADS_1
"Iyah pak." Ucap Ani, Bianca, Cika, Deva, Devi, Dina, Endah, Eka, Fani, Gita, Hena, Hamidah, Indah, Marsya, Nita, Oktara, Pina, Rani, Ririn, Shinta, Sofia, Sonya, Tata, Talitha, Tiara, Tina, Ulfah, Willy Dan Wulan Tingkat Satu.