
Setelah Selesai Melaksanakan Shalat Subuh Berjamaah Ibu Asrama Mendekati Pada Anak-Anak Asrama.
"Kita hari ini makan bersama ya anak-anak." Ucap Ibu Asrama.
"Iyah ibu baik." Ucap Tingkat Satu, Kakak Tingkat Dua Dan Kakak Tingkat Tiga.
"Apakah kalian sudah menyiapkan piring dan gelas?." Ucap Ibu Asrama.
"Sudah ibu dan semuanya sudah beres." Ucap Tingkat Satu, Kakak Tingkat Dua Dan Kakak Tingkat Tiga.
"Hmm oke baiklah kalau begitu, ibu mau mandi dulu ya dan mau cuci baju dulu." Ucap Ibu Asrama.
"Iyah ibu silahkan." Ucap Tingkat Satu, Kakak Tingkat Dua Dan Kakak Tingkat Tiga.
"Ya udah beres-beres aja mushola asramanya ya nak dan insya allah ibu akan mengadakan pengajian di asrama ini." Ucap Ibu Asrama.
"Iyah ibu." Ucap Tingkat Satu, Kakak Tingkat Dua Dan Kakak Tingkat Tiga.
#Dirumahnya Ani.
Seperti biasanya Mami Aprilia Selalu Bangun Pagi, Sama Seperti Ani Dan Selalu Melaksanakan Shalat Tahajud.
Setelah Selesai Shalat Tahajud Tidak Lupa Untuk Membangunkan Para Asisten Rumah Tangganya, Supirnya Yang Menginap Dirumah Dan Satpam.
"Assalamualaikum WR WB bi dan mbak?." Ucap Nyonya Aprilia.
"Waalaikum Salam WR WB iyah nyonya ada apa? Dan apa ada perlu pada kami?." Ucap Mbak Arin, Mbak Atik, Bi Alfia, Bi Tina Dan Mbak Rosa Asisten Rumah Tangga Sembari Membuka Pintu Kamarnya.
"Enggak ada kok, kirain belum bangun dan ya udah kalian shalat tahajud dulu gih." Ucap Nyonya Aprilia.
"Baik nyonya." Ucap Mbak Arin, Mbak Atik, Bi Alfia, Bi Tina Dan Mbak Rosa Asisten Rumah Tangga.
"Kalau sudah selesai kalian beres-beres ya dirumah nyonya besar." Ucap Nyonya Aprilia.
"Baik nyonya." Ucap Mbak Arin, Mbak Atik, Bi Alfia, Bi Tina Dan Mbak Rosa Asisten Rumah Tangga.
"Ya udah kalian lanjut aja dulu dan kalau kalian sudah selesai kerumah nyonya besar ya." Ucap Nyonya Aprilia.
"Baik nyonya." Ucap Mbak Arin, Mbak Atik, Bi Alfia, Bi Tina Dan Mbak Rosa Asisten Rumah Tangga.
Setelah Itu Nyonya Aprilia Bergegas Menghampiri Para Satpam Dan Para Supir Pribadinya.
"Assalamualaikum WR WB kalian sudah disini?." Ucap Nyonya Aprilia.
"Waalaikum Salam WR WB sudah nyonya dan disuruh tuan haji untuk datang pagi-pagi banget." Ucap Para Supir Pribadi Keluarga Besarnya.
"Ada apa ya?." Ucap Nyonya Aprilia.
"Kurang tahu nyonya dan tanyain saja kepada tuan haji." Ucap Para Supir Pribadi Keluarga Besarnya.
"Baiklah nanti saya tanyakan, oke deh kalau kalian sudah ada dirumah dan jadi gampang kalau butuh apapun." Ucap Nyonya Aprilia.
"Iyah nyonya." Ucap Para Supir Pribadi Keluarga Besarnya.
"Ya sudah saya mau kerumah dulu, selamat bekerja ya dan Assalamualaikum WR WB." Ucap Nyonya Aprilia.
"Waalaikum Salam WR WB." Ucap Para Supir Pribadi Keluarga Besarnya Dan Satpam Rumah.
Nyonya Aprilia Bergegas Masuk Kedalam Rumah, Masuk Ke Ruangan Kerja Pribadinya Tuan Agus Dan Bertanya Pada Suaminya.
"Assalamualaikum WR WB papi." Ucap Mami.
"Waalaikum Salam WR WB mami ada apa?." Ucap Papi.
"Kok masih lembur? Dan tadi malam tidur diruangan?." Ucap Mami.
"Hee iyah mami, soalnya pas pulang, mau masuk ke kamar dan malah dikunci kamarnya." Ucap Papi.
"Maafin mami ya papi, soalnya takut ada orang masuk dan dikunci deh sama mami." Ucap Mami.
"Iyah enggak apa-apa kok mami, sedikit lagi kelar kok, oh iyah kata papa papa ada operasian mata dan ada kerjaan pula dari papa." Ucap Papi.
"Telepon Angga aja papi, papi kerjain kerjaan papi di kantor dinas dan biar anak yang pertama aja yang mengerjakannya." Ucap Mami.
"Iyah mami siap." Ucap Papi.
Papi Mengeluarkan Handphonenya Didalam Tas Dan Memijit Nomor Handphone Angga.
Angga Mengangkat Telepon Dari Papi.
"Assalamualaikum WR WB Angga." Ucap Papi.
"Waalaikum Salam WR WB iyah papi ada apa?." Ucap Angga.
"Papi banyak banget kerjaan dikantor dinas dan kamu bisa bantu enggak kerjain kerjaan di perusahaan keluarga?." Ucap Papi.
"Bisa papi, kirimkan saja ke email yang biasanya papi kirim ke saya dan tapi jangan lupa bonusnya ya papi." Ucap Angga.
"Kamu ini, kerjain dulu dan baru papi kasih." Ucap Papi.
"Baiklah papi siap, tapi satu jam lagi ya soalnya masih ada kampus disini dan nanti saya kabarin lagi." Ucap Angga.
"Ya udah." Ucap Papi.
"Assalamualaikum WR WB." Ucap Angga.
"Waalaikum Salam WR WB." Ucap Papi.
Papi Bertanya Kepada Mami.
"Mami wangi minyak wangi apa?." Ucap Papi.
"Kasih tau enggak ya, hee dan ada deh papi." Ucap Mami.
"Huft, sudah menyiapkan baju untuk papi? Dan mau ya." Ucap Papi.
"Hmm baiklah, ya udah papi kekamar mandi dulu dan mami mau menyiapkan baju untuk papi." Ucap Mami.
"Ya sudah siap-siap ya dan pakai baju ini." Ucap Papi.
"Iyah papi." Ucap Mami.
Setelah Itu Mereka Berdua Pun Bergegas Keluar Dari Ruangan Kerja Pribadinya Dan Tuan Agus Bergegas Ke Kamar Mandi.
__ADS_1
Lalu Papi Dan Mami Tidur.
Eh Bangun Kembali Lagi Deh Soalnya Adzan Subuh Berkumandang.
Apalagi Ada Mbak Arin Yang Mengetuk-Ketuk Pintu Kamar.
"Assalamualaikum WR WB ibu bangun, kita jadi kan ke pasar? Dan kita melaksanakan shalat subuh berjamaah di mesjid pribadinya tuan haji?." Ucap Mbak Arin.
"Waalaikum Salam WR WB ibunya lagi enggak enak badan, mbak arin saja yang ke mesjid dan kalau ke pasar tungguin." Ucap Tuan Agus Sembari Membuka Pintu Sedikit.
"Baik Tuan dan maaf mengganggu waktunya." Ucap Mbak Arin.
"Kalian sudah masak? Dan kerjain aja apa yang ditugaskan nyonya ya." Ucap Tuan Agus.
"Iyah tuan, saya mau bilang saya duluan ya ke rumah tuan haji dan mau mempersiapkan makanan untuk makan pagi." Ucap Mbak Arin.
"Iyah silahkan ya dan ya sudah kalian kesana." Ucap Tuan Agus.
"Baik Tuan dan Assalamualaikum WR WB." Ucap Mbak Arin.
"Waalaikum Salam WR WB." Ucap Tuan Agus.
Mami Aprilia Bertanya.
"Sudah?." Ucap Mami.
"Iyah sudah, terimakasih ya sudah jadi istri yang terbaik untuk aku dan ini hadiah untukmu istriku sayang." Ucap Papi.
"Sama-sama suamiku tercinta, Terimakasih ya papi dan ya udah mami mau mandi dulu dikamar mandi papi ya." Ucap Mami.
"Iyah mami sama-sama dan papi mau mandi di kamar mandi dekat kulkas ya." Ucap Papi.
"Iyah papi dan i love you." Ucap Mami.
"I Love You too." Ucap Papi.
Mami Bergegas Ke Kamar Mandi Dan Lalu Buru-Buru Karena Waktu Shalat Subuh Singkat.
Setelah Itu Mereka Berdua Pun Memakai Baju Yang Sama Yaitu Couple An.
Lalu Mereka Bergegas Masuk Kerumahnya Papanya Dan Mengucapkan Salam.
"Assalamualaikum WR WB." Ucap Tuan Agus Dan Nyonya Aprilia.
"Waalaikum Salam WR WB kirain kalian enggak akan shalat subuh berjamaah sama enggak akan makan." Ucap Papa Haji Dan Mama Haji.
"Iyah enggak gitu juga papa dan mama ya kami ini begadang banyak kerjaan." Ucap Tuan Agus Dan Nyonya Aprilia.
"Oke deh siap kalau banyak kerjaan mah, kamu udah ngasih tau ke Ani? Dan ada acara keluarga besar." Ucap Papa Haji Dan Mama Haji.
"Belum papa dan mama." Ucap Tuan Agus Dan Nyonya Aprilia.
"Sudah kasih tau sama papa kok dan kamu kerjakan saja apa perintahku ya Agus." Ucap Papa Haji Dan Mama Haji.
"Iyah papa dan mama siap." Ucap Tuan Agus Dan Nyonya Aprilia.
"Ya sudah yuk kita shalat berjamaah." Ucap Papa Haji Dan Mama Haji.
"Iyah baik pa dan ma." Ucap Tuan Agus Dan Nyonya Aprilia.
Setelah Selesai Shalat Berjamaah Lalu Mereka Bergegas Ke Meja Makan Untuk Makan Bersama.
"Assalamualaikum WR WB semuanya?." Ucap Ibu Asrama.
"Waalaikum Salam WR WB iyah ibu." Ucap Tingkat Satu, Kakak Tingkat Dua Dan Kakak Tingkat Tiga.
"Yuk kita makan dulu, setelah itu kami izin dulu ya pergi ke pasar dan kerumah sakit umum." Ucap Ibu Asrama.
"Iyah ibu siap." Ucap Tingkat Satu, Kakak Tingkat Dua Dan Kakak Tingkat Tiga.
"Ya udah yuk kita makan dulu dan Sebelum makan sebaiknya kita berdoa dulu dimulai." Ucap Ibu Asrama.
"Selamat makan." Ucap Tingkat Satu, Kakak Tingkat Dua Dan Kakak Tingkat Tiga.
Setelah Itu Mereka Pun Menyelesaikan Makanannya Dan Memulai Perbincangan Kepada Ibu Asrama.
"Maaf ibu saya mau tanya, apakah kakak ibu akan menginap disini atau tidak?." Ucap Tingkat Satu Dengan Hati-Hati.
"Ibu Tiana Tidak menginap disini, cuma akan mengadakan pengajian dan permintaan maaf beliau semasa beliau menjadi ibu asrama." Ucap Ibu Asrama.
"Hmm baiklah, apakah ibu membutuhkan kami? Dan kami siap kok ibu membantu ibu?." Ucap Tingkat Satu.
"Iyah nanti ibu kabari semua anak-anak ya." Ucap Ibu Asrama.
"Iyah ibu baik." Ucap Tingkat Satu, Kakak Tingkat Dua Dan Kakak Tingkat Tiga.
"Ya udah ibu mau jalan dulu ya ke rumah sakit dan Assalamualaikum WR WB." Ucap Ibu Asrama.
"Waalaikum Salam WR WB ibu." Ucap Tingkat Satu, Kakak Tingkat Dua Dan Kakak Tingkat Tiga.
Ibu Asrama Bergegas Mengetuk Pintu Kamarnya Ani Dan Mengucapkan Salam.
"Assalamualaikum WR WB Ani?." Ucap Ibu Asrama.
"Waalaikum Salam WR WB ibu iyah dan saya sudah siap kok ibu." Ucap Ani.
"Hmm baiklah kalau begitu nak, yuk kita pergi dan ibu sudah nelepon suami ibu." Ucap Ibu Asrama.
"Baiklah." Ucap Ani.
Ani Berpamitan Kepada Teman Bidan Setingkat Satu, Kakak Tingkat Dua Dan Kakak Tingkat Tiga.
"Kakak saya mau antar dulu ibu asrama kita menjemput kakaknya ya." Ucap Ani.
"Iyah Ani hati-hati ya dan bawa oleh-oleh ya Ani." Ucap Teman Bidan Tingkat Satu, Kakak Tingkat Dua Dan Kakak Tingkat Tiga.
"Oke siap dan Assalamualaikum WR WB." Ucap Ani.
"Waalaikum Salam WR WB." Ucap Teman Bidan Tingkat Satu, Kakak Tingkat Dua Dan Kakak Tingkat Tiga.
Ani Dan Ibu Tania Bergegas Keluar Dari Dalam Rumah Asrama Dan Menelepon Suaminya.
"Assalamualaikum WR WB ayah?." Ucap Ibu Tania Ibu Asrama.
__ADS_1
"Waalaikum Salam WR WB iyah bentar lagi ayah jemput kamu kok." Ucap Suami Ibu Tania Ibu Asrama.
"Oke aku tunggu didepan ya ayah." Ucap Ibu Tania Ibu Asrama.
"Iyah baiklah." Ucap Suami Ibu Tania Ibu Asrama.
Sebelum Dijemput Ibu Tania Mengajak Mengobrol Ani.
"Ani hadiah apa untuk kakak ibu yang sudah sembuh dari penyakit kejiwaannya?." Ucap Ibu Tania Ibu Asrama.
"Beliau traumanya dikasih apa?." Ucap Ani.
"Dulu pas dia sebelum kejadian itu dia selalu dikasih sama suami saya itu coklat dan bunga mawar merah." Ucap Ibu Tania Ibu Asrama.
"Ya udah makanan tetapi jangan ada coklatnya dan bunganya kita rangkai pakai bunga mawar putih." Ucap Ani.
"Ide bagus itu dan tetapi disini masih jarang loh yang menjual bunga mawar putih." Ucap Ibu Tania Ibu Asrama.
"Ya udah kalau gitu mening kita ke pajajaran saja dan bagaimana ibu?." Ucap Ani.
"Baiklah, sepertinya itu ide bagus dan tetapi dia sudah ikhlas dengan suamiku." Ucap Ibu Tania Ibu Asrama.
"Hmm begitu ya ibu, terus kenapa lagi dan terus kita beli buah-buahan." Ucap Ani.
"Baiklah Ani dan tuh suamiku sudah datang." Ucap Ibu Tania Ibu Asrama.
Dia Adalah Andrianto Dia Suaminya Ibu Tania Dan Mantannya Ibu Tiana.
"Hmm oh ini toh yang namanya Andrianto yang bikin temanku Anita menjadi meninggal." Ucapku Dalam Hati.
"Pasti Andrianto ini kaget." Ucapku Dalam Hati.
Ibu Tania Mengagetkanku.
"Ani kenapa melamun dan ayo!." Ucap Ibu Tania Ibu Asrama.
"Eh maaf ibu dan ayo ibu." Ucap Ani.
Ibu Tania Ibu Asrama Bergegas Menghampiri Mobilnya Dan Mengucapkan Salam Kepada Sang Suami.
"Assalamualaikum WR WB istriku sayang." Ucap Pak Andrianto.
"Waalaikum Salam WR WB iyah suamiku dan oh iyah kenalin ini anak asrama." Ucap Ibu Tania Ibu Asrama.
"Assalamualaikum WR WB pak saya Ani." Ucap Ani Sembari Menyalami Tangan Kanannya Pak Andrianto.
"Waalaikum Salam WR WB iyah dan salam kenal." Ucap Pak Andrianto Kaget.
"Hmmm kenapa dia ada disini? Apakah Ani masih ingat dengan kejadian penusukan keluarga besarnya Tiana dan Tiana pula menjadi korbannya." Ucap Pak Andrianto Dalam Hatinya.
"Suamiku sayang?." Ucap Ibu Tania Ibu Asrama.
"Oh iyah istriku dan kamu masuk?." Ucap Pak Andrianto.
"Baiklah terimakasih ya suamiku dan pak." Ucap Ibu Tania Ibu Asrama Dan Ani.
"Iyah sama-sama." Ucap Pak Andrianto.
Pak Andrianto Memecahkan Keheningan Antara Ani Dan Ibu Tania Ibu Asrama.
"Istriku mau beli apa dulu?." Ucap Pak Andrianto.
"Hmm kita ke tasik ya pap." Ucap Ibu Tania Ibu Asrama.
"Mau ngapain Mami?." Ucap Pak Andrianto.
"Mau membeli mawar putih pap dan Teh Tiana pasti suka." Ucap Ibu Tania Ibu Asrama.
"Ya udah iyah dan beli buah-buahannya di yogya depstore aja ya mami." Ucap Pak Andrianto.
"Iyah pap." Ucap Ibu Tania Ibu Asrama.
"Aku harus mengorek informasi pekerjaan pak Andrianto ah." Ucap Ani Dalam Hatinya.
"Oh iyah ibu daripada kita suntuk mening kita cerita-cerita gimana?." Ucap Ani.
"Oke ayo, dari ibu dulu ya, awal pertemuan dengan Suami saya ini dia adalah kakak kelas pas waktu Sd, dia di kagumi karena kekayaannya, tetapi pas kelas 1 Smp beliau pindah ke Ciamis, kalau kakakku Tiana ini sekolah tidak bersama denganku tetapi di ciamis dan satu kelas dengan ibu." Ucap Ibu Tania Ibu Asrama.
"Terus ibu." Ucap Ani.
"Terus ya ibu Tiana ini suka dan kagum dengan mantan yang aku sukai dulu." Ucap Ibu Tania Ibu Asrama.
"Iyah nona enak banget ya disukai sama kembarannya." Ucap Pak Andrianto.
"Setelah itu Pak Andrianto ini mencariku, sampai akhirnya malah terjadi perkelahian antara aku dan kakakku." Ucap Ibu Tania Ibu Asrama.
"Terus ibu?." Ucap Ani.
"Iyah terus kami selalu berantem dan berantem tetapi akhirnya baikan lagi dengan kakakku." Ucap Ibu Tania Ibu Asrama.
"Terus kakakku digoda dan dicandain oleh kembarannya pak Andrianto yaitu Angga Ryanto, akhirnya mereka pula malah berantem karena kejahatan Andriyanto mencuri uang papinya sekitar 10 miliar karena dia selalu mewah hidupnya." Ucap Ibu Tania Ibu Asrama.
"Terus dia mensisakan uang untuk melamar kakaknya ibu Tania yaitu ibu Tiana, dengan mahar 3 miliar, tetapi tanpa diberikan nafkah, karena apa maaf sayang ya aku harus jujur yang sebenarnya karena papimu itu dulu juragan empang dan tanah adikku yang selalu mencuri ikan karena bapakku ini dulu hanya seorang petani yang kerja sama dengan papimu sayang tetapi sangat arogan." Ucap Pak Andrianto.
"Terus adikmu membalas dendam pada kakakku iyah?." Ucap Ibu Tania Ibu Asrama.
"Betul sekali, tetapi aku sudah memperhatikan lebih dalam lagi kelakuan adikku seperti setan, terus-terusan menyakiti kakakmu, sampai gangguan mental, ya udah sampai kakakmu gangguan m*ntal aku hampir menc*lakai adikku dan tetapi masih saja tidak mati." Ucap Pak Andrianto.
"Malah pak Andrianto ini datang kerumahnya adiknya pak Andrianto membunuh anak ipar ibu sendiri." Ucap Ani.
"Dialah saksinya dan akhirnya m*ti juga adikku." Ucap Pak Andrianto.
"Tapi bagaimanapun hukum tetap berjalan, kakakku gangguan mental karena kehilangan suami tercintanya, ya meskipun dia tidak mencintai dan hanya karena sakit hati oleh sikapnya papiku." Ucap Ibu Tania Ibu Asrama.
"Waktu itu kan udah mau minta maaf Papanya Anita itu ke om, terus om memasukkan dulu j*s*d Anita kedalam kamar dan denganku juga kan." Ucap Ani.
"Iyah om sadar nak, om bawa ke ayahnya Tiana Dan Akhirnya dimaafkan tetapi ya kesal sampai Mbak Tiana ini g*nggu*n M*ntal." Ucap Pak Andrianto.
"Nanti setelah beli makanan dan bunga jemput ibu Tiana om harus minta maaf dulu ya." Ucap Ani.
"Baik nak siap." Ucap Pak Andrianto.
"Ya sudah jangan mikirin yang aneh-aneh." Ucap Ani.
__ADS_1
"Hmmm oke." Ucap Pak Andrianto.
"Cukup katakan sejujurnya, untung Risa adiknya Ratu Widianingsih disembunyikan olehku di rumahku." Ucap Ani.