
Ibu Dokter Sari Dosen asuhan kebidanan kegawatdaruratan Maternal dan Neonatal Memasuki Kelas Dan Mengucapkan Salam.
"Assalamualaikum WR WB." Ucap Ibu Dokter Sari Dosen asuhan kebidanan kegawatdaruratan Maternal dan Neonatal.
"Waalaikum Salam WR WB ibu dokter?." Ucap Ani, Bella, Bianca, Cika, Deva, Devi, Dina, Endah, Eka, Fani, Gita, Hena, Hamidah, Indah, Marsya, Nita, Oktara, Pina, Rani, Ririn, Shinta, Sofia, Sonya, Tata, Talitha, Tiara, Tina, Ulfah, Willy Dan Wulan Tingkat Satu.
"Bagaimana kabar kalian?." Ucap Ibu Dokter Sari Dosen asuhan kebidanan kegawatdaruratan Maternal dan Neonatal.
"Alhamdulillah baik ibu." Ucap Ani, Bella, Bianca, Cika, Deva, Devi, Dina, Endah, Eka, Fani, Gita, Hena, Hamidah, Indah, Marsya, Nita, Oktara, Pina, Rani, Ririn, Shinta, Sofia, Sonya, Tata, Talitha, Tiara, Tina, Ulfah, Willy Dan Wulan Tingkat Satu.
"Baca doa dulu ya." Ucap Ibu Dokter Sari Dosen asuhan kebidanan kegawatdaruratan Maternal dan Neonatal.
"Oke siap ibu dokter." Ucap Ani, Bella, Bianca, Cika, Deva, Devi, Dina, Endah, Eka, Fani, Gita, Hena, Hamidah, Indah, Marsya, Nita, Oktara, Pina, Rani, Ririn, Shinta, Sofia, Sonya, Tata, Talitha, Tiara, Tina, Ulfah, Willy Dan Wulan Tingkat Satu.
"Selesai dan kerjakan ya example soalnya." Ucap Ibu Dokter Sari Dosen asuhan kebidanan kegawatdaruratan Maternal dan Neonatal.
"Oke siap ibu dokter." Ucap Ani, Bella, Bianca, Cika, Deva, Devi, Dina, Endah, Eka, Fani, Gita, Hena, Hamidah, Indah, Marsya, Nita, Oktara, Pina, Rani, Ririn, Shinta, Sofia, Sonya, Tata, Talitha, Tiara, Tina, Ulfah, Willy Dan Wulan Tingkat Satu.
"Apakah sudah mengerjakannya?." Ucap Ibu Dokter Sari Dosen asuhan kebidanan kegawatdaruratan Maternal dan Neonatal.
"Sudah ibu." Ucap Ani, Bella, Bianca, Cika, Deva, Devi, Dina, Endah, Eka, Fani, Gita, Hena, Hamidah, Indah, Marsya, Nita, Oktara, Pina, Rani, Ririn, Shinta, Sofia, Sonya, Tata, Talitha, Tiara, Tina, Ulfah, Willy Dan Wulan Tingkat Satu.
"Oke ibu akan membahas satu persatu soal-soal dan jawabannya ya." Ucap Ibu Dokter Sari Dosen asuhan kebidanan kegawatdaruratan Maternal dan Neonatal.
"Iyah ibu baik." Ucap Ani, Bella, Bianca, Cika, Deva, Devi, Dina, Endah, Eka, Fani, Gita, Hena, Hamidah, Indah, Marsya, Nita, Oktara, Pina, Rani, Ririn, Shinta, Sofia, Sonya, Tata, Talitha, Tiara, Tina, Ulfah, Willy Dan Wulan Tingkat Satu.
"Apakah sudah jelas?." Ucap Ibu Dokter Sari Dosen asuhan kebidanan kegawatdaruratan Maternal dan Neonatal.
"Sudah ibu." Ucap Ani, Bella, Bianca, Cika, Deva, Devi, Dina, Endah, Eka, Fani, Gita, Hena, Hamidah, Indah, Marsya, Nita, Oktara, Pina, Rani, Ririn, Shinta, Sofia, Sonya, Tata, Talitha, Tiara, Tina, Ulfah, Willy Dan Wulan Tingkat Satu.
"Soalnya banyak banget jadi enggak diperjelas ya takutnya kepanjangan banget hee." Ucap Author.
"Oke baiklah kalau begitu dan kita membahas askeb kegawatdaruratan maternal dan neonatal ya anak-anak." Ucap Ibu Dokter Sari Dosen asuhan kebidanan kegawatdaruratan Maternal dan Neonatal.
"Baik ibu dokter." Ucap Ani, Bella, Bianca, Cika, Deva, Devi, Dina, Endah, Eka, Fani, Gita, Hena, Hamidah, Indah, Marsya, Nita, Oktara, Pina, Rani, Ririn, Shinta, Sofia, Sonya, Tata, Talitha, Tiara, Tina, Ulfah, Willy Dan Wulan Tingkat Satu.
"Contoh kasus kegawatdaruratan maternal : perdarahan , darah tinggi pada kehamilan , dll Sedangkan kasus kegawatdaruratan neonatal meliputi: Asfiksia (Bayi lahir sesak/tidak menangis), Berat Badan bayi Lahir Rendah (BBLR), dan lain-lain.
Prinsip dasar dalam menangani kasus kegawatdaruratan maternal dan neonatal adalah penentuan permasalahan utama (diagnose) dan tindakan pertolongannya harus dilakukan dengan cepat, tepat, dan tenang serta tidak panic, walaupun suasana keluarga pasien ataupun pengantarnya mungikin dalam kepanikan.
__ADS_1
Dengan memiliki kemampuan untuk mendeteksi kegawatdaruratan pada maternal neonatal, Anda dapat mencegah terjadinya keterlambatan penanganan pada kasus kegawatdaruratan maternal neonatal sehingga kematian ibu dan kematian bayi dapat dicegah.
Perdarahan dalam Kehamilan
Kondisi ini bisa dibedakan berdasarkan waktu terjadinya. Bila terjadi pada trimester pertama, maka ada indikasi mengarah ke abortus atau keguguran. Jika perdarahan disertai dengan nyeri perut yang parah khususnya perut bagian bawah, maka ada kemungkinan terjadinya kehamilan di luar kandungan atau kehamilan ektopik. Gejala kehamilan ektopik ini sendiri seringkali terlambat didiagnosis sebab gejalanya hampir mirip dengan keguguran biasa.
Jika perdarahan terjadi di trimester ketiga, ada kemungkinan perdarahan tersebut disebabkan oleh faktor plasenta. Ada indikasi penyebabnya karena kasus plasenta previa (plasenta menutup jalan lahir) atau solusio plasenta. Selalu periksakan diri segera ke dokter bila mengalami perdarahan selama kehamilan.
Kontraksi Perut di Kehamilan Prematur
Waspadai bila kontraksi terlalu intens terjadi pada bulan kedelapan kehamilan. Kencang-kencang di bulan kedelapan kehamilan bisa lebih sering dirasakan. Tapi jika kencang-kencang tersebut sudah mulai berlebihan bahkan mulai datang teratur, waspadai akan tanda persalinan prematur. Semakin cepat diperiksakan ke dokter akan semakin baik.
Ketuban Pecah sebelum Waktunya
Hari perkiraan lahir masih jauh tapi air ketuban sudah pecah? Perlu bergegas ke dokter. Jika air ketuban pecah mendekati hari perkiraan lahir dan diikuti proses mulainya persalinan, hal ini masih tergolong normal. Tapi bila air ketuban pecah sebelum waktunya, dikhawatirkan air ketuban dalam kandungan bisa habis dan menimbulkan masalah yang lebih gawat.
Bengkak Kaki yang Disertai Tekanan Darah Tinggi
Khususnya bila tejradi di akhir trimester ketiga, kondisi bengkak kaki yang disertai tekanan darah tinggi perlu diwaspadai. Sebenarnya bengkak di kaki selama kehamilan merupakan hal yang wajar. Namun, bila kondisi tersebut disertai dengan tekanan darah tinggi, hati-hati dengan gejala awal preeklamsia. Preeklamsia adalah salah satu komplikasi yang angka kejadiannya lumayan sering, ditandai dengan bengkak di kaki, tekanan darah tinggi, dan ditemukannya kandungan protein dalam urin. Jika tidak segera ditangani, kondisi preeklamsia bisa berlanjut menjadi eklamsia yang merupakan salah satu komplikasi terberat dalam kehamilan dan biasanya disertai dengan timbulnya kejang.
Memonitor gerakan bayi merupakan salah satu cara yang bisa dilakukan untuk mengetahui kesehatan dan kesejahteraannya. Jika gerakan bayi menurun di trimester terakhir, ini bisa jadi tanda awal terganggunya kesehatan dan kesejahteraannya.
Dengan memahami hal-hal di atas kita bisa mengoptimalkan upaya menjalani kehamilan dengan lebih tenang.
Dan sudah dijelaskan ya anak-anak waktu itu." Ucap Ibu Dokter Sari Dosen asuhan kebidanan kegawatdaruratan Maternal dan Neonatal.
"Iyah ibu dokter." Ucap Ani, Bella, Bianca, Cika, Deva, Devi, Dina, Endah, Eka, Fani, Gita, Hena, Hamidah, Indah, Marsya, Nita, Oktara, Pina, Rani, Ririn, Shinta, Sofia, Sonya, Tata, Talitha, Tiara, Tina, Ulfah, Willy Dan Wulan Tingkat Satu.
"Oke, akhiri saja mata kuliah hari ini dan Wassalamualaikum WR WB." Ucap Ibu Dokter Sari Dosen asuhan kebidanan kegawatdaruratan Maternal dan Neonatal.
"Waalaikum Salam WR WB." Ucap Ani, Bella, Bianca, Cika, Deva, Devi, Dina, Endah, Eka, Fani, Gita, Hena, Hamidah, Indah, Marsya, Nita, Oktara, Pina, Rani, Ririn, Shinta, Sofia, Sonya, Tata, Talitha, Tiara, Tina, Ulfah, Willy Dan Wulan Tingkat Satu.
"Oh iyah nona Ani ini ada oleh-oleh dari Amerika serikat." Ucap Ibu Dokter Sari Dosen asuhan kebidanan kegawatdaruratan Maternal dan Neonatal.
"Terimakasih ibu dokter oleh-olehnya." Ucap Nona Ani Cantika Melani Febrianti Martowardojo Tingkat Satu.
"Iyah sama-sama salam buat pak haji, ibu haji, papi dan mami kamu nona Ani." Ucap Ibu Dokter Sari Dosen asuhan kebidanan kegawatdaruratan Maternal dan Neonatal.
__ADS_1
"Oke ibu dokter saya akan salamkan ke kakek dan sekeluarga." Ucap Nona Ani Cantika Melani Febrianti Martowardojo Tingkat Satu.
"Oke see you next time ya nona Ani." Ucap Ibu Dokter Sari Dosen asuhan kebidanan kegawatdaruratan Maternal dan Neonatal.
"Oke see you next time too ibu dokter." Ucap Nona Ani Cantika Melani Febrianti Martowardojo Tingkat Satu.
Bella, Bianca, Cika, Deva, Devi, Dina, Endah, Eka, Fani, Gita, Hena, Hamidah, Indah, Marsya, Nita, Oktara, Pina, Rani, Ririn, Shinta, Sofia, Sonya, Tata, Talitha, Tiara, Tina, Ulfah, Willy Dan Wulan Tingkat Satu Bergegas Menghampiri Nona Ani Dan Bertanya.
"Oleh-oleh apa sih?." Ucap Bella, Bianca, Cika, Deva, Devi, Dina, Endah, Eka, Fani, Gita, Hena, Hamidah, Indah, Marsya, Nita, Oktara, Pina, Rani, Ririn, Shinta, Sofia, Sonya, Tata, Talitha, Tiara, Tina, Ulfah, Willy Dan Wulan Tingkat Satu.
"Nah lihat saja." Ucap Ani Cantika Melani Febrianti Martowardojo Tingkat Satu.
"Bagus banget." Ucap Bella, Bianca, Cika, Deva, Devi, Dina, Endah, Eka, Fani, Gita, Hena, Hamidah, Indah, Marsya, Nita, Oktara, Pina, Rani, Ririn, Shinta, Sofia, Sonya, Tata, Talitha, Tiara, Tina, Ulfah, Willy Dan Wulan Tingkat Satu.
"Tentu banget." Ucap Ani Cantika Melani Febrianti Martowardojo Tingkat Satu.
"Kok kenal?." Ucap Bella, Bianca, Cika, Deva, Devi, Dina, Endah, Eka, Fani, Gita, Hena, Hamidah, Indah, Marsya, Nita, Oktara, Pina, Rani, Ririn, Shinta, Sofia, Sonya, Tata, Talitha, Tiara, Tina, Ulfah, Willy Dan Wulan Tingkat Satu.
"Iyah karena kakeknya ibu dokter kenal sama kakeknya Nona Ani Cantika Melani Febrianti Martowardojo." Ucap Ibu Dokter Sari Dosen asuhan kebidanan kegawatdaruratan Maternal dan Neonatal.
"Oh begitu ibu dokter jadi saudaraan gitu." Ucap Bella, Bianca, Cika, Deva, Devi, Dina, Endah, Eka, Fani, Gita, Hena, Hamidah, Indah, Marsya, Nita, Oktara, Pina, Rani, Ririn, Shinta, Sofia, Sonya, Tata, Talitha, Tiara, Tina, Ulfah, Willy Dan Wulan Tingkat Satu.
"Iyah bisa dianggap gitu." Ucap Ibu Dokter Sari Dosen asuhan kebidanan kegawatdaruratan Maternal dan Neonatal.
"Oh baiklah ibu dokter." Ucap Bella, Bianca, Cika, Deva, Devi, Dina, Endah, Eka, Fani, Gita, Hena, Hamidah, Indah, Marsya, Nita, Oktara, Pina, Rani, Ririn, Shinta, Sofia, Sonya, Tata, Talitha, Tiara, Tina, Ulfah, Willy Dan Wulan Tingkat Satu.
"Dadah dan jangan lupa belajar ke nona Ani Cantika Melani Febrianti Martowardojo soalnya dia itu pintar." Ucap Ibu Dokter Sari Dosen asuhan kebidanan kegawatdaruratan Maternal dan Neonatal.
"Ah bisa aja." Ucap Nona Ani Cantika Melani Febrianti Martowardojo Tingkat Satu.
"Oke dadah semuanya dan Assalamualaikum WR WB." Ucap Ibu Dokter Sari Dosen asuhan kebidanan kegawatdaruratan Maternal dan Neonatal.
"Waalaikum Salam WR WB." Ucap Nona Ani Cantika Melani Febrianti Martowardojo, Bella, Bianca, Cika, Deva, Devi, Dina, Endah, Eka, Fani, Gita, Hena, Hamidah, Indah, Marsya, Nita, Oktara, Pina, Rani, Ririn, Shinta, Sofia, Sonya, Tata, Talitha, Tiara, Tina, Ulfah, Willy Dan Wulan Tingkat Satu.
Nona Ani Cantika Melani Febrianti Martowardojo, Bella, Bianca, Cika, Deva, Devi, Dina, Endah, Eka, Fani, Gita, Hena, Hamidah, Indah, Marsya, Nita, Oktara, Pina, Rani, Ririn, Shinta, Sofia, Sonya, Tata, Talitha, Tiara, Tina, Ulfah, Willy Dan Wulan Tingkat Satu Bergegas Ke Rumah Asrama Dan Mengucapkan Salam.
"Assalamualaikum WR WB semuanya." Ucap Nona Ani Cantika Melani Febrianti Martowardojo, Bella, Bianca, Cika, Deva, Devi, Dina, Endah, Eka, Fani, Gita, Hena, Hamidah, Indah, Marsya, Nita, Oktara, Pina, Rani, Ririn, Shinta, Sofia, Sonya, Tata, Talitha, Tiara, Tina, Ulfah, Willy Dan Wulan Tingkat Satu.
__ADS_1
"Waalaikum Salam WR WB." Ucap Kakak Amanah, Kakak Belia, Kakak Caca, Kakak Citra, Kakak Desi, Kakak Dewi, Kakak Erina, Kakak Farah, Kakak Gebby, Kakak Hani, Kakak Isma, Kakak Jani, Kakak Kania, Kakak Lulu, Kakak Mutiara, Kakak Nurul, Kakak Hasna, Kakak Khairunnisa, Kakak Rena, Kakak Reni, Kakak Sarah, Kakak Tari, Kakak Tati, Kakak Tita, Kakak Tia, Kakak Tiara, Kakak Uli, Kakak Ulfah, Kakak Vani, Kakak Vina, Kakak Vita, Kakak Vivi, Kakak Wanda, Kakak Yeyen, Kakak Shasa, Kakak Sonia, Kakak Sofia, Kakak Lestari, Kakak Yuri, Kakak Yeti, Kakak Yulia Dan Kakak Wulan Tingkat Dua.