Pacarku Sangat Egois

Pacarku Sangat Egois
Memberi Informasi Dan Canggung


__ADS_3

"Yang ketiga ibu akan menyewa dapur dan ruangan rapat ya untuk acara syukuran, keempat kalian harus membantu ibu ya dan yang terakhir ibu akan pulang sebentar kerumahnya oma." Ucap Ibu Asrama.


"Baik ibu." Ucap Teman Bidan Tingkat Satu, Kakak Tingkat Dua Dan Kakak Tingkat Tiga.


"Kalian siap-siap membereskan semua ruangan tanpa terkecuali ya dan buatkan makanan yang enak untuk kita berdua." Ucap Ibu Asrama.


"Tapi ibu?." Ucap Teman Bidan Tingkat Satu, Kakak Tingkat Dua Dan Kakak Tingkat Tiga.


"Mau membantah ibu?." Ucap Ibu Asrama.


"Baiklah ibu." Ucap Teman Bidan Tingkat Satu, Kakak Tingkat Dua Dan Kakak Tingkat Tiga.


Mereka Pun Masuk Kembali Ke Kamar Dan Ani Pun Bergegas Masuk Ke Kamar.


"Assalamualaikum WR WB hai." Ucapku.


"Waalaikum Salam WR WB iyah hai juga." Ucap Teman Bidan Tingkat Satu Dan Kakak Tingkat Dua.


"Kok ngeliatin begitu?." Ucapku.


"Maaf ya Ani aku mau tanya kenapa ya ibu asrama jadi baik banget sama kita padahal ibu asrama itu galak loh?." Ucap Kakak Tingkat Dua Yang Sekamar Dengan Ani.


"Apakah betul kakak? Bagaimana ceritanya?." Ucap Teman Bidan Tingkat Satu Yang Sekamar.


"Betul Bianca, ibu asrama yang baru itu bawel banget melebihi dari kakaknya, hari jum'at sore harusnya kita itu udah balik eh malah dibalikin nya jumat malam kan enggak ada kerjaan dan apalagi kami enggak dibolehin bawa motor loh." Ucap Kakak Tingkat Dua Yang Sekamar.


"Waduh seram banget kakak." Ucap Teman Bidan Tingkat Satu Yang Sekamar.


"Teruskan pulang harus jam 13.00 siang ke asramanya." Ucap Kakak Tingkat Dua Yang Sekamar.


"Tega banget ya kakak, tetapi semenjak ada Ani jadi berubah total ya dan baik banget sama kita." Ucap Teman Bidan Tingkat Satu Yang Sekamar.


"Enggak usah menyanjungku seperti itu." Ucapku.


"Hmm ya deh ya." Ucap Teman Bidan Tingkat Satu Yang Sekamar.


"Kita dulu aja ya yang mandi." Ucap Kakak Tingkat Dua Yang Sekamar.


"Baiklah kakak siap." Ucap Ani Dan Bianca.


Ani Membuka Handphonenya Dan Mengecek Handphonenya.


Ternyata Ada Telepon Dari Manager Cafe Cantika.


Ani Menelepon Balik Dan Mengucapkan Salam.


"Assalamualaikum WR WB nona?." Ucap Manager Cafe Cantika 2.


"Waalaikum Salam WR WB ada apa?." Ucapku.


"Maaf mengganggu subuh-subuh nona, ada berita penting nanti siang ada order makanan dan minuman ke asrama kebidanan nona apakah nona yang memesannya?." Ucap Manager Cafe Cantika 2.


"Hmm kayaknya enggak deh, tetapi saya akan mencari tau siapa yang memesan makanan dan minuman ke asrama ini." Ucapku.


"Baiklah nona, besok juga ada rapat dadakan banget nona di jam 2 siang apakah nona bersedia? Dan ini banyak banget pesanan-pesanan ke kantor-kantor." Ucap Manager Cafe Cantika 2.


"Insya allah bersedia dan ada lagi berita penting?." Ucapku.


"Cuma itu saja dan sekarang yang mengirim delivery nya cuma ada orang Ciamis yang tidak tahu daerah banjar patroman." Ucap Manager Cafe Cantika 2.


"Ya allah, apakah yang lainnya pada kemana sih? Dan kan ada map." Ucapku.


"Ada 50 orang yang belum beli kuota nona." Ucap Manager Cafe Cantika 2.


"Hmm baiklah, nanti di jam 2 kita rapat tentang masalah no internet pas di perjalanan dan kasih saja mereka voucher jangan kasih uangnya ya." Ucapku.


"Baik nona laksanakan dan begitu saja informasinya dari saya Assalamualaikum WR WB." Ucap Manager Cafe Cantika 2.


"Terimakasih informasinya ya, jika ada informasi lagi kasih tau saya, tetapi kalau ada waktu telepon ya dan Waalaikum Salam WR WB." Ucapku.


"Baiklah nona kalau begitu." Ucap Manager Cafe Cantika 2.


Kakak Tingkat Dua Yang Sekamar Memperhatikan Ani Dan Memujinya.


"Wih hebat banget ya Ani, sudah sukses dan tidak membebankan orangtua." Ucap Kakak Tingkat Dua Yang Sekamar.

__ADS_1


"Alhamdulillah kakak, itu juga berkat dari mereka berdua dan kalau tidak ada mereka aku belum tentu bisa seperti ini." Ucapku.


"Syukurlah, kami juga enak banget bicara sama kamu dan tidak angkuh." Ucap Kakak Tingkat Dua Yang Sekamar Dan Bianca.


"Buat apa menyombongkan diri dan enggak baik kan." Ucapku.


"Betul juga Ani dan ya udah bianca sana mandi." Ucap Kakak Tingkat Dua Yang Sekamar.


"Iyah kakak baik dan Ani yuk mandi." Ucap Bianca.


"Nanti saja dan kamu duluan aja." Ucapku.


"Baiklah Assalamualaikum WR WB." Ucap Bianca.


"Waalaikum Salam WR WB." Ucap Ani Dan Kakak Tingkat Dua Yang Sekamar.


Setelah Semuanya Sudah Beres Mandi, Lalu Mereka Pun Bergegas Keluar Dari Kamar Masing-Masingnya.


Mereka Pun Memegang Alat Yang Seharusnya Mereka Lakukan.


Setelah Selesai Membereskan Semua Atau Seluruh Ruangan Lalu Mereka Bergegas Ke Ruang Dapur Untuk Memasak.


"Ani makanan kesukaan ibu asrama apa?." Ucap Teman Bidan Tingkat Satu, Kakak Tingkat Dua Dan Kakak Tingkat Tiga.


"Di kertas ini ada ya, ini menu untuk kakak adik ibu asrama dan yang ini menu kita makan." Ucapku.


"Baiklah dan siap laksanakan." Ucap Teman Bidan Tingkat Satu, Kakak Tingkat Dua Dan Kakak Tingkat Tiga.


"Mening bagi dua aja bagaimana?." Ucapku.


"Maksudnya bagaimana ya nona?." Ucap Teman Bidan Tingkat Satu, Kakak Tingkat Dua Dan Kakak Tingkat Tiga.


"Begini maksud saya tingkat satu memasakkan untuk makanan ibu asrama, tingkat dua memasakkan untuk tingkat satu dan tingkat tiga dan yang terakhir kakak harus memasakkan kakak tingkat dua bagaimana?." Ucapku.


"Baiklah nona kalau begitu." Ucap Teman Bidan Tingkat Satu, Kakak Tingkat Dua Dan Kakak Tingkat Tiga.


"Tapi eh makanan untuk ibu asrama harus full sayuran ya." Ucapku.


"Iyah nona siap." Ucap Teman Bidan Tingkat Satu, Kakak Tingkat Dua Dan Kakak Tingkat Tiga.


"Hmm baiklah Ani kalau begitu." Ucap Teman Bidan Tingkat Satu, Kakak Tingkat Dua Dan Kakak Tingkat Tiga.


"Aku mau ke ruang rapat dulu ya dan mau lihat dekorasinya." Ucapku.


"Baik Ani." Ucap Teman Bidan Tingkat Satu, Kakak Tingkat Dua Dan Kakak Tingkat Tiga.


Ani Bergegas Naik Ke Lantai Atas Dan Melihat Dekorasinya.


"Assalamualaikum WR WB nona bagaimana suka?." Ucap A Pihak Dekorasi.


"Waalaikum Salam WR WB temanya sih bagus, tapi kurang glamor dan nanti aku tambahin deh." Ucapku.


"Aku udah kirimin gambarnya ke nomor handphone nona!." Ucap A Pihak Dekorasi.


"Oke, bagus yang pertama dan jadi berapa?." Ucapku.


"Rp 17.000.000 nona." Ucap A Pihak Dekorasi.


"Oke baik saya akan kirimkan ya dan lupa mana nomor rekeningnya?." Ucapku.


"Ke BCA aja ya nona." Ucap A Pihak Dekorasi.


"Iyah." Ucapku.


"2030445200." Ucap A Pihak Dekorasi.


"Oke sudah dikirim ya." Ucapku.


"Iyah nona siap." Ucap A Pihak Dekorasi.


"Tetapi jangan bilang ya ke ibu asrama kalau ada tambahan lain lagi." Ucapku.


"Baik nona." Ucap A Pihak Dekorasi.


"Ya sudah saya mau kebawah dulu ya dan Assalamualaikum WR WB." Ucapku.

__ADS_1


"Waalaikum Salam WR WB." Ucap A Pihak Dekorasi.


Ani Bergegas Turun Kebawah Dan Mengecek Ke Dapur.


"Assalamualaikum WR WB hei." Ucapku.


"Waalaikum Salam WR WB Ani!." Ucap Teman Bidan Tingkat Satu, Kakak Tingkat Dua Dan Kakak Tingkat Tiga.


"Wih wangi banget masakannya dan ya udah yuk sajikan saja ke meja makan." Ucapku.


"Baik nona dan cicipi dulu makanannya." Ucap Teman Bidan Tingkat Satu, Kakak Tingkat Dua Dan Kakak Tingkat Tiga.


"Oke sediakan saja mangkuknya." Ucapku.


"Baiklah nona." Ucap Teman Bidan Tingkat Satu, Kakak Tingkat Dua Dan Kakak Tingkat Tiga.


"Wih enak banget dan ya udah kalian siap-siap sholawatan gih." Ucapku.


"Baik Ani." Ucap Teman Bidan Tingkat Satu, Kakak Tingkat Dua Dan Kakak Tingkat Tiga.


"Alhamdulillah mandiri ya anak-anak." Ucap Ibu Asrama.


"Iyah ibu alhamdulillah dan sudah dulu ya ibu saya mau siap-siap dulu ini." Ucapku.


"Silahkan Ani." Ucap Ibu Asrama.


"Duh ada whatsapp dari grup kantor perusahaan Martowardojo lagi." Ucapku Dalam Hati.


"Membacanya aja deh." Ucapku Dalam Hati.


Tetapi Tiba-Tiba Ada Telepon Dari Kakek Haji Dan Detail Tidak Mengucapkan Salam.


"Besok ada acara tidak untuk nona Ani?." Ucap Kakek Haji.


"Maaf pak jam berapa?." Ucapku Sopan.


"Jam 4 sore ya." Ucap Kakek Haji.


"Baiklah laksanakan dan tidak ada acara sudah selesai." Ucapku Sopan.


"Oke baiklah bapak tunggu di kantor cabang dekat cimenyan 2 ya." Ucap Kakek Haji.


"Baik pak kalau begitu." Ucapku.


"Apakah mau dijemput atau diantar?." Ucap Kakek Haji.


"Kalau bisa jemput aja pak dan jangan sampai enggak ya pak." Ucapku.


"Baik akan bapak aja yang jemput cucu kesayangan kakek." Ucap Kakek Haji.


"Enggak usah kakek haji ih, biarkan pak eko atau supir pribadi kita aja yang jemput." Ucapku.


"Jangan membantah!." Ucap Kakek Haji.


"Baiklah kakek haji dan jam set 4 kakek sudah di asrama ya." Ucapku.


"Baiklah cucuku sayang dan Assalamualaikum WR WB." Ucap Kakek Haji.


"Waalaikum Salam WR WB." Ucapku.


Cucu Dan Kakek Pun Mengakhiri Teleponannya.


Lalu Ani Bergegas Menuju Kamarnya, Setelah Selesai Mengambil Mukena Dan Sajadah Lalu Ani Bergegas Masuk Ke Kamar Mandi Untuk Mengambil Air Wudhu.


Setelah Itu Lalu Ani Keluar Dari Kamar Mandi, Menutup Pintu Kamar Mandi, Membuka Pintu Kamar Dan Menutupnya.


Lalu Ani Bergabung Dengan Yang Lainnya.


Adzan Subuh Berkumandang Dan Lalu Mereka Pun Bergegas Melaksanakan Shalat Subuh Berjamaah.


"Tadarusan dulu aja ya Ani!." Ucap Teman Bidan Tingkat Satu, Kakak Tingkat Dua Dan Kakak Tingkat Tiga.


"Iyah boleh kok dan sudah selesai kalian makan ya." Ucapku.


"Oke baiklah." Ucap Teman Bidan Tingkat Satu, Kakak Tingkat Dua Dan Kakak Tingkat Tiga.

__ADS_1


__ADS_2