
"Boleh juga macam-macam dengan pak Argan wkwk." Ucap Ani.
"Ya ampun kamu itu, eh pak Argan nelepon kamu dan cepat angkat." Ucap Semua Teman Bidan Tingkat Satu, Kakak Tingkat Dua Dan Kakak Tingkat Tiga.
"Oke baik dan jangan pada berisik ya." Ucap Ani.
"Oke siap." Ucap Semua Teman Bidan Tingkat Satu, Kakak Tingkat Dua Dan Kakak Tingkat Tiga.
Ani Mengangkat Telepon Dari Pak Argan.
"Assalamualaikum WR WB Ani?." Ucap Pak Argan Ceo Perusahaan A.
"Waalaikum Salam WR WB pak ada perlu apa?." Ucap Ani.
"Enggak, mau tanya itu kok kenapa sama persis dengan Aden Jajang Dwi Anggoro dan tetapi sih beda penjelasannya." Ucap Pak Argan Ceo Perusahaan A.
"Kan mungkin Aden Jajang jamur putih pak dan yang saya cuma jamur hitam." Ucap Ani.
"Oh iyah betul, sekarang kamu ada waktu tidak untuk menemaniku dan lewat video call saja tidak perlu apa-apa." Ucap Pak Argan Ceo Perusahaan A.
"Kayaknya ada, tetapi bapak benar itu dengan kerjasama perusahaan aku? Dan tidak main-main kan?." Ucap Ani.
"Tidak main-main kok emang benar." Ucap Pak Argan Ceo Perusahaan A.
"Oke deh baiklah dan kalau begitu boleh kita vide call tetapi jangan lama-lama." Ucap Ani.
"Oke siap dan nanti ya sebentar lagi." Ucap Pak Argan Ceo Perusahaan A.
"Ya udah saya tunggu ya dan saya mau menyimpan laptop dulu ya." Ucap Ani.
"Oke siap Nona dan Assalamualaikum WR WB." Ucap Pak Argan Ceo Perusahaan A.
"Waalaikum Salam WR WB." Ucap Ani.
Ani Bergegas Masuk Kedalam Kamar, Menutup Pintu Kamar Dan Membuka Lemari.
Setelah Itu Menyimpan Laptopnya Kedalam Lemari.
"Ani?." Ucap Semua Teman Bidan Tingkat Satu, Kakak Tingkat Dua Dan Kakak Tingkat Tiga.
"Iyah temanku dan kakak-kakakku ada apa?." Ucap Ani.
"Boleh ya aku lihat dia." Ucap Semua Teman Bidan Tingkat Satu, Kakak Tingkat Dua Dan Kakak Tingkat Tiga.
"Iyah boleh dong kakak-kakak dan teman-teman ayo." Ucap Ani.
"Oke siap." Ucap Semua Teman Bidan Tingkat Satu, Kakak Tingkat Dua Dan Kakak Tingkat Tiga.
Ani Bergegas Keruangan Tamu Dan Meminta Video Call Dengan Cowok Ganteng.
__ADS_1
"Assalamualaikum WR WB nona Ani dan maaf ya aku enggak ngabarin kamu wkwkw." Ucap Kakak Argan.
"Waalaikum Salam WR WB iyah enggak apa-apa kok, bapak lagi apa? Lagi dimana? Dan anak-anak lagi pada ngapain?." Ucap Ani Sopan.
"Jangan panggil bapak deh, kayak usia aku itu bapak-bapak banget, panggil aku Kakak aja, baru keluar dari ruangan kerja pribadi nih Ani dan anak-anak sudah pada tidur." Ucap Kakak Argan.
"Oh begitu, bagaimana tadi penjelasan aku kakak paham enggak? Dan itu nama brand nama kepanjangan aku enggak apa-apa kan kakak?." Ucap Ani Malah Mengobrolkan Tentang Kerjasamanya.
"Sudah jelas kok Ani, sangat paham dan beda dengan ua-ua kamu menjelaskannya jadi kurang sedikit paham dengan mereka." Ucap Kakak Argan.
"Oh baiklah, kakak lagi apa sekarang? Dan kenapa kakak selalu mendekati aku kakak?." Ucap Ani.
"Kakak lagi menyiapkan makanan nih dan lapar juga." Ucap Kakak Argan.
"Ya udah kakak makan aja dulu dan nanti video call lagi." Ucap Ani.
"Enggak mau ah Ani, kakak makan sambil dengerin suara kamu dan oh iyah kamu tau sama Aden Jajang Dwi Anggoro?." Ucap Kakak Argan.
"Tau kakak, dia itu orang yang kerjasama dengan perusahaan kakek dan ternyata dia lagi nyari calon istri ya kakak." Ucap Ani.
"Oh kirain pacar kamu, ternyata pembeli produk kamu juga toh dan iyah tapi jangan deh dia suka marah-marah enggak jelas loh Ani." Ucap Kakak Argan.
"Wih ngeri juga ya kakak, kirain enggak seperti itu, oh iyah kakak kayaknya aku ngantuk deh dan boleh ya dimatikan teleponnya." Ucap Ani.
"Iyah boleh, kakak juga besok harus kerja dan kapan kita bertemu bicarain tentang bisnis kita ini?." Ucap Kakak Argan.
"Nanti deh kalau aku libur ya kakak, oke deh kakak selamat malam dan Assalamualaikum WR WB." Ucap Ani.
Teman Bidan, Kakak Tingkat Dua Dan Kakak Tingkat Tiga Kebawa Baper.
"Ya allah aku baper banget Ani." Ucap Semua Teman Bidan Tingkat Satu, Kakak Tingkat Dua Dan Kakak Tingkat Tiga.
"Ketawa-ketawa mulu ih, senang ya sama suaranya dan aku juga sebenarnya baper sama dia tapi ya aku harus jaga image." Ucap Ani.
"Ya elah kenapa enggak sama kakak Argan, Aden Jajang mah enggak seberapa loh dan tapi emang sih dia punya saham di kampus kita ini." Ucap Semua Teman Bidan Tingkat Satu, Kakak Tingkat Dua Dan Kakak Tingkat Tiga.
"Tapi emang kenyataannya loh, nanti ya aku kirimkan foto rumah dan semuanya." Ucap Ani.
"Foto rumah siapa Ani?." Ucap Semua Teman Bidan Tingkat Satu, Kakak Tingkat Dua Dan Kakak Tingkat Tiga.
"Foto rumah kakak Argan dan soalnya aku kan pernah ke tangerang." Ucap Ani.
"Mana Ani???." Ucap Semua Teman Bidan Tingkat Satu, Kakak Tingkat Dua Dan Kakak Tingkat Tiga.
Ani Menunjukkan Foto Rumah Kakak Argan Yang Di Tangerang.
"Mana coba lihat Ani?." Ucap Semua Teman Bidan Tingkat Satu, Kakak Tingkat Dua Dan Kakak Tingkat Tiga.
"Tungguin sebentar dan ini fotonya." Ucap Ani Sembari Memperlihatkan Foto Dirinya Sendiri Dirumah Kakak Argan
__ADS_1
"Wih kaya benar ya Kakak Argan itu??." Ucap Semua Teman Bidan Tingkat Satu, Kakak Tingkat Dua Dan Kakak Tingkat Tiga.
"Itu mami aku dan maminya tetapi beda jauh sama aku umurnya." Ucap Ani.
"Iyah enggak apa-apa dong dan tapi kamu kan sudah punya pacar ya." Ucap Semua Teman Bidan Tingkat Satu, Kakak Tingkat Dua Dan Kakak Tingkat Tiga.
"Iyah sudah punya pacar dan tidak mau menyakiti dia." Ucap Ani.
"Hmm syukurlah kalau kamu begitu dan kami duluan ya ke kamar Assalamualaikum WR WB." Ucap Semua Teman Bidan Tingkat Satu, Kakak Tingkat Dua Dan Kakak Tingkat Tiga.
"Waalaikum Salam WR WB kakak." Ucap Ani.
Kakak Jajang Menelepon Ani.
"Assalamualaikum WR WB sayang katanya sayang mau ngabarin ke aku tapi enggak ada??." Ucap Aa Jajang.
"Waalaikum Salam WR WB Yang maaf tadi itu harus menyelesaikan kerjaan juga." Ucap Ani.
"Hmm baiklah tidak apa-apa kok dan sayang sudah makan?." Ucap Aa Jajang.
"Kan udah sesudah shalat isya yang, sekarang lagi rebahan aja dan baru selesai juga kerja." Ucap Ani.
"Belajar kan buat besok? Dan kerja?." Ucap Aa Jajang.
"Iyah harus presentasi ke Pak Argan yang, tapi alhamdulillah dia Acc in kontrak kerjasama dengan perusahaan kakek dan nama brandnya Cantika." Ucap Ani.
"Wih padahal Argan itu cuek loh, tanpa basa basi dan langsung saja mengadakan rapat dadakan." Ucap Aa Jajang.
"Hmm begitu yang, emang sih tapi kok ke keluargaku mah enggak cuek ya yang dan kalau misalkan penjualanku capai target di perusahaannya bakal memberikan bonus 100% kepada perusahaan kami loh yang." Ucap Ani.
"Baguslah sayang, kalau yang mah 95% yang, kurang jelas penjelasannya dan tapi ya disyukuri aja sayang seperti ini." Ucap Aa Jajang.
"Awal memberikan 1 miliar, kalau mencapai target 2 miliar dan kalau kamu 1,950 juta an yang." Ucap Ani.
"Memang benar sayang, harus ganti rugi dan mendapatkannya cuma Rp 975.000.000 doang sayang." Ucap Aa Jajang.
"Yang lagi ngapain? Dan sudah makan?." Ucap Ani.
"Kan lagi nungguin sayang, yang ini dan alhamdulillah udah makan tadi di restoran." Ucap Aa Jajang.
"Hmm syukurlah kalau sudah, besok kan yang kerja dan jangan lupa istirahat." Ucap Ani.
"Nanti saja bobonya." Ucap Aa Jajang.
"Hmm baiklah." Ucap Ani.
"Kan kamu juga mau upacara ya sayang dan ya udah bobo selamat malam." Ucap Aa Jajang.
__ADS_1
"Iyah yang selamat malam dan selamat tidur." Ucap Ani.