
Setelah Selesai Mata Kuliah Gizi Dalam kesehatan Reproduksi Masuklah Dosen Ibu Tuti Dosen Kebidanan Komunitas Dan Mengucapkan Salam.
"Assalamualaikum WR WB." Ucap Ibu Tuti Dosen Kebidanan Komunitas.
"Waalaikum Salam WR WB." Ucap Ani, Bella, Bianca, Cika, Deva, Devi, Dina, Endah, Eka, Fani, Gita, Hena, Hamidah, Indah, Marsya, Nita, Oktara, Pina, Rani, Ririn, Shinta, Sofia, Sonya, Tata, Talitha, Tiara, Tina, Ulfah, Willy Dan Wulan Tingkat Satu.
"Mata kuliah hari ini Kebidanan Komunitas ya anak-anak dan ibu akan menjelaskan di in fokus." Ucap Ibu Tuti Dosen Kebidanan Komunitas.
"Iyah ibu." Ucap Ani, Bella, Bianca, Cika, Deva, Devi, Dina, Endah, Eka, Fani, Gita, Hena, Hamidah, Indah, Marsya, Nita, Oktara, Pina, Rani, Ririn, Shinta, Sofia, Sonya, Tata, Talitha, Tiara, Tina, Ulfah, Willy Dan Wulan Tingkat Satu.
"Kita akan mempelajari Konsep Dan Manajemen Kebidanan Komunitas
Pelayanan Kebidanan merupakan layanan yang diberikan oleh bidan sesuai dengan kewenangan yang diberikannya dengan maksud untuk meningkatkan kesehatan ibu dan anak dalam rangka tercapainya keluarga berkualitas, bahagia dan sejahtera.
Konsep, Bidan Dan Kebidanan
Konsep adalah kerangka ide yang mengandung suatu pengertian tertentu.
Kebidanan berasal dari kata bidan yang artinya adalah seseorang yang telah mengikuti pendidikan tersebut dan lulus serta terdaftar atau mendapat izin melakukan praktik kebidanan. Sedangkan kebidanan sendiri mencakup pengetahuan yang dimiliki bidan dan kegiatan pelayanan yang dilakukan untuk menyelamatkan ibu dan bayi yang dilahirkan.
Konsep merupakan kerangka ide yang mengandung suatu pengertian tertentu.
Manajemen Kebidanan Komunitas
Komunitas berasal dari bahasa latin yaitu communitas yang berarti kesamaan dan juga communis yang berarti sama, publik ataupun banyak.
Kebidanan Komunitas
Dapat dirumuskan bahwa kebidanan komunitas adalah segala aktivitas yang dilakukan oleh bidan untuk menyelamatkan pasiennya dari gangguan kesehatan sebagai upaya yang dilakukan bidan untuk pemecahan terhadap masalah kesehatan ibu dan anak balita didalam keluarga dan masyarakat.
Manajemen Kebidanan Komunitas
Dalam memecahkan masalah pasiennya, bidan menggunakan pendekatan manajemen Kebidanan. Manajemen kebidanan adalah metode yang digunakan oleh bidan dalam menentukan dan mencari langkah-langkah pemecahan masalah serta melakukan tindakan untuk menyelamatkan pasiennya dari gangguan kesehatan.
Penerapan manajemen Kebidanan melalui proses secara berurutan, yaitu identifikasi masalah, analisis dan perumusan masalah, rencana dan tindakan pelaksanaan serta evaluasi hasil tindakan. Manajemen Kebidanan juga digunakan oleh bidan dalam menangani kesehatan ibu, anak dan KB di komunitas, penerapan manajemen Kebidanan Komunitas
B. Riwayat Kebidanan Komunitas Di Indonesia
Pelayanan Kebidanan Komunitas dikembangkan di Indonesia Dimana bidan sebagai ujung tombak pemberi pelayanan Kebidanan Komunitas. Bidan yang bekerja melayani keluarga dan masyarakat di wilayah
tertentu disebut bidan komunitas (Community midwife).
C. Sasaran Dan Tujuan Kebidanan Komunitas
Sasaran Utama
Komunitas merupakan sasaran pelayanan kebidanan komunitas. Didalam komunitas, terdapat kumpulan individu yang membentuk keluarga atau kelompok masyarakat dan sasaran utama pelayanan Kebidanan Komunitas adalah ibu dan anak.
Tujuan Pelayanan
Jadi, Tujuan dari pelayanan kebidanan komunitas adalah meningkatkan kesehatan ibu dan anak balita didalam keluarga sehingga terwujud keluarga sehat sejahtera dalam komunitas tertentu.
Bekerja Di Komunitas
Di Rumah sakit, di klinik dan di puskesmas.
D. Peran Bidan Di Komunitas
Sebagai pendidik
sebagai pelaksana
sebagai pengelola
sebagai peneliti
sebagai pemberdaya
Sebagai pembela klien
__ADS_1
sebagai kolaborator
sebagai perencana ada yang mau ditanyakan?." Ucap Ibu Tuti Dosen Kebidanan Komunitas.
"Tidak Bu." Ucap Ani, Bella, Bianca, Cika, Deva, Devi, Dina, Endah, Eka, Fani, Gita, Hena, Hamidah, Indah, Marsya, Nita, Oktara, Pina, Rani, Ririn, Shinta, Sofia, Sonya, Tata, Talitha, Tiara, Tina, Ulfah, Willy Dan Wulan Tingkat Satu.
"Ibu ada soal." Ucap Ibu Tuti Dosen Kebidanan Komunitas.
"Baik Bu kami akan mengerjakan soalnya." Ucap Ani, Bella, Bianca, Cika, Deva, Devi, Dina, Endah, Eka, Fani, Gita, Hena, Hamidah, Indah, Marsya, Nita, Oktara, Pina, Rani, Ririn, Shinta, Sofia, Sonya, Tata, Talitha, Tiara, Tina, Ulfah, Willy Dan Wulan Tingkat Satu.
"Oke baiklah." Ucap Ibu Tuti Dosen Kebidanan Komunitas.
"Sudah ibu." Ucap Ani, Bella, Bianca, Cika, Deva, Devi, Dina, Endah, Eka, Fani, Gita, Hena, Hamidah, Indah, Marsya, Nita, Oktara, Pina, Rani, Ririn, Shinta, Sofia, Sonya, Tata, Talitha, Tiara, Tina, Ulfah, Willy Dan Wulan Tingkat Satu.
"Oke baiklah, ibu akan mengecek satu persatu ya anak-anak dan semua jawaban benar nilai kalian A." Ucap Ibu Tuti Dosen Kebidanan Komunitas.
"Oke baik ibu." Ucap Ani, Bella, Bianca, Cika, Deva, Devi, Dina, Endah, Eka, Fani, Gita, Hena, Hamidah, Indah, Marsya, Nita, Oktara, Pina, Rani, Ririn, Shinta, Sofia, Sonya, Tata, Talitha, Tiara, Tina, Ulfah, Willy Dan Wulan Tingkat Satu.
"Sudah selesai Mata Kuliah hari ini dan Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh anak-anak." Ucap Ibu Tuti Dosen Kebidanan Komunitas.
"Waalaikum Salam WR WB." Ucap Ani, Bella, Bianca, Cika, Deva, Devi, Dina, Endah, Eka, Fani, Gita, Hena, Hamidah, Indah, Marsya, Nita, Oktara, Pina, Rani, Ririn, Shinta, Sofia, Sonya, Tata, Talitha, Tiara, Tina, Ulfah, Willy Dan Wulan Tingkat Satu.
Ibu Sari Dosen asuhan kebidanan kegawatdaruratan Maternal dan Neonatal Memasuki Kelas Dan Mengucapkan Salam.
"Assalamualaikum WR WB." Ucap Ibu Sari Dosen asuhan kebidanan kegawatdaruratan Maternal dan Neonatal.
"Waalaikum Salam WR WB." Ucap Ani, Bella, Bianca, Cika, Deva, Devi, Dina, Endah, Eka, Fani, Gita, Hena, Hamidah, Indah, Marsya, Nita, Oktara, Pina, Rani, Ririn, Shinta, Sofia, Sonya, Tata, Talitha, Tiara, Tina, Ulfah, Willy Dan Wulan Tingkat Satu.
"Kita mulai saja mata kuliah hari ini ya, saya akan menjelaskan tentang asuhan kebidanan kegawatdaruratan Maternal dan Neonatal
A. Kegawatdaruratan adalah kejadian yang tidak diduga atau terjadi secara tiba-tiba, seringkali merupakan kejadian yang berbahaya, kegawatdaruratan dapat didefinisikan sebagai situasi serius dan kadang kala berbahaya yang terjadi secara tiba-tiba dan tidak terduga dan membutuhkan tindakan segera guna menyelamatkan jiwa/nyawanya.
Kegawatdaruratan obstetri adalah kondisi kesehatan yang mengancam jiwa yang terjadi dalam kehamilan atau selama dan sesudah persalinan dan kelahiran. Terdapat sekian banyak penyakit dan gangguan dalam kehamilan yang mengancam keselamatan ibu dan bayinya.
Kegawatdaruratan Neonatal adalah situasi yang membutuhkan evaluasi dan manajemen yang tepat pada bayi baru lahir yang sakit kritis (< usia 28 hari) membutuhkan pengetahuan yang dalam mengenali perubahan psikologis dan kondisi patologis yang mengancam jiwa yang bisa saja timbul sewaktu-waktu.
B. Prinsip Dasar Penanganan Kegawatdaruratan Maternal Dan Neonatal
Manifestasi Klinis
Prinsip Dasar
a. Menghormati Hak Pasien
B. Gentleness
c. Komunikatif
d. Hak Pasien
e. Family Support
Penilaian Awal
Prinsip Umum Penanganan
a. Pastikan Jalan Nafas Bebas
B. Pemberian Oksigen
c. Pemberian Cairan Intravena
d. Pemberian Transfusi Darah
e. Pasang Kateter Kandung Kemih
F. Pemberian Antibiotika
__ADS_1
g. Obat Pengurang Rasa Nyeri
h. Penanganan Masalah Utama
I. Rujukan
Kunci Keberhasilan
Penyediaan pelayanan penanganan kegawatdaruratan yang berkualitas bukanlah penyelesaian masalah. Bukan pula dengan tersedianya rumah sakit yang menyediakan layanan pembedahan di kamar operasi, tetapi ada beberapa poin yang menentukan berhasilnya pertolongan kasus Kegawatdaruratan diantaranya sebagai berikut:
a. Pendidikan dan mobilisasi komunitas
B. Pinjaman dana komunitas
c. Trained and skilled staf
d. Ketersediaan alat transportasi
e. Maternity waiting home (rumah singgah ibu)
F. Ketersediaan obat, bahan, alat, perlengkapan, kamar operasi dan lain sebagainya di fasilitas kesehatan
g. Lingkungan kerja yang kondusif
h. Meningkatkan kualitas sistem penanganan kegawatdaruratan Maternal dan Neonatal
I. Komunikasi dan hubungan antara penolong kasus kegawatan pada level komunitas.
C. Indikator Kesehatan Maternal
Permasalahan utama yang saat ini masih dihadapi berkaitan dengan kesehatan ibu di Indonesia adalah masih tingginya angka kematian ibu yang berhubungan dengan persalinan.
Perawatan kehamilan merupakan salah satu faktor yang amat perlu diperhatikan untuk mencegah terjadinya komplikasi dan kematian ketika persalinan, disamping itu juga untuk menjaga pertumbuhan dan kesehatan janin.
Memahami perilaku perawatan kehamilan (ante natal care) adalah penting untuk mengetahui dampak kesehatan bayi dan ibu sendiri.
Risiko ini baru diketahui pada saat persalinan yang sering kali karena kasusnya sudah terlambat dapat membawa akibat fatal yaitu kematian. Hal ini memungkinkan disebabkan oleh rendahnya tingkat pendidikan dan kurangnya informasi.
Dikatakan bahwa penyebab utama dari tingginya angka anemia pada wanita hamil disebabkan karena kurangnya gizi yang dibutuhkan untuk pembentukan darah.
Selain itu, larangan untuk memakan buah-buahan seperti pisang, nanas, timun dan lain-lainnya bagi wanita hamil juga masih dianut oleh beberapa kalangan masyarakat terutama masyarakat di daerah pedesaan.
D. Manajemen Asuhan Kebidanan
Manajemen kebidanan adalah pendekatan yang digunakan oleh bidan dalam menerapkan metode pemecahan masalah secara sistematis, mulai dari pengkajian, analisa data, diagnosis kebidanan, perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi.
Ketujuh Langkah Manajemen Kebidanan Menurut Varney adalah sebagai berikut:
Langkah I: Identifikasi Data Dasar
Langkah II: Identifikasi Diagnosis Atau Masalah Aktual
Langkah III: Antisipasi Diagnosis/Masalah Potensial
Langkah IV: Tindakan Segera Dan Kolaborasi
Langkah V: Rencana tindakan Asuhan
Langkah VI: Implementasi Tindakan
Langkah VII: Evaluasi
Sudah mengerti kalian dan ada yang mau ditanyakan?." Ucap Ibu Sari Dosen asuhan kebidanan kegawatdaruratan Maternal dan Neonatal.
"Tidak ada Bu." Ucap Ani, Bella, Bianca, Cika, Deva, Devi, Dina, Endah, Eka, Fani, Gita, Hena, Hamidah, Indah, Marsya, Nita, Oktara, Pina, Rani, Ririn, Shinta, Sofia, Sonya, Tata, Talitha, Tiara, Tina, Ulfah, Willy Dan Wulan Tingkat Satu.
"Oke baiklah kalau tidak ada akhiri saja mata kuliah hari ini dan Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh anak-anak." Ucap Ibu Sari Dosen asuhan kebidanan kegawatdaruratan Maternal dan Neonatal.
"Waalaikum Salam WR WB." Ucap Ani, Bella, Bianca, Cika, Deva, Devi, Dina, Endah, Eka, Fani, Gita, Hena, Hamidah, Indah, Marsya, Nita, Oktara, Pina, Rani, Ririn, Shinta, Sofia, Sonya, Tata, Talitha, Tiara, Tina, Ulfah, Willy Dan Wulan Tingkat Satu.
"Boleh kalian pulang dan sampai ketemu Kamis depan ya anak-anak." Ucap Ibu Sari Dosen asuhan kebidanan kegawatdaruratan Maternal dan Neonatal.
__ADS_1
"Iyah Ibu." Ucap Ani, Bella, Bianca, Cika, Deva, Devi, Dina, Endah, Eka, Fani, Gita, Hena, Hamidah, Indah, Marsya, Nita, Oktara, Pina, Rani, Ririn, Shinta, Sofia, Sonya, Tata, Talitha, Tiara, Tina, Ulfah, Willy Dan Wulan Tingkat Satu.