
Setelah selesai Makan Di Kantin Kampus Lalu Ani, Bella, Bianca, Cika, Deva, Devi, Dina, Endah, Eka, Fani, Gita, Hena, Hamidah, Indah, Marsya, Nita, Oktara, Pina, Rani, Ririn, Shinta, Sofia, Sonya, Tata, Talitha, Tiara, Tina, Ulfah, Willy Dan Wulan Tingkat Satu Bergegas Ke Mushola Kampus Untuk Melaksanakan Shalat Dzuhur.
Setelah Selesai Shalat Dzuhur Lalu Ani, Bella, Bianca, Cika, Deva, Devi, Dina, Endah, Eka, Fani, Gita, Hena, Hamidah, Indah, Marsya, Nita, Oktara, Pina, Rani, Ririn, Shinta, Sofia, Sonya, Tata, Talitha, Tiara, Tina, Ulfah, Willy Dan Wulan Tingkat Satu Bergegas Masuk Ke Kelas.
Tiba-Tiba Ada Dosen Masuk Ke Kelas Dan Mengucapkan Salam.
"Assalamualaikum WR WB anak-anak." Ucap Ibu Lina Dosen promosi kesehatan.
"Waalaikum Salam WR WB ibu." Ucap Ani, Bella, Bianca, Cika, Deva, Devi, Dina, Endah, Eka, Fani, Gita, Hena, Hamidah, Indah, Marsya, Nita, Oktara, Pina, Rani, Ririn, Shinta, Sofia, Sonya, Tata, Talitha, Tiara, Tina, Ulfah, Willy Dan Wulan Tingkat Satu.
"Sebelum memulai mata kuliah hari ini sebaiknya kita berdoa dulu dan berdoa dimulai." Ucap Ibu Lina Dosen Promosi Kesehatan.
"Rodhitu billahirobba, wabil islaamidina, wabi-muhammadin nabiyyaw warosula.
Robbi zidnii 'ilmaa warzuqnii fahmaa." Ucap Ani, Bella, Bianca, Cika, Deva, Devi, Dina, Endah, Eka, Fani, Gita, Hena, Hamidah, Indah, Marsya, Nita, Oktara, Pina, Rani, Ririn, Shinta, Sofia, Sonya, Tata, Talitha, Tiara, Tina, Ulfah, Willy Dan Wulan Tingkat Satu.
"Berdoa selesai." Ucap Ibu Lina Dosen Promosi Kesehatan.
"Alhamdulillah." Ucap Ani, Bella, Bianca, Cika, Deva, Devi, Dina, Endah, Eka, Fani, Gita, Hena, Hamidah, Indah, Marsya, Nita, Oktara, Pina, Rani, Ririn, Shinta, Sofia, Sonya, Tata, Talitha, Tiara, Tina, Ulfah, Willy Dan Wulan Tingkat Satu.
"Aktivitas promosi kesehatan merupakan bagian dari program pemerintah yang ada di bawah koordinasi Kementerian Kesehatan khususnya Direktorat Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat. Terdapat petugas promosi kesehatan yang ditempatkan di setiap puskesmas sebagai lembaga pelayanan kesehatan yang berinteraksi langsung dengan tingkatan masyarakat.
Tujuan Pokok Dari Promosi Kesehatan:
Secara singkat, petugas promosi kesehatan merupakan corong pemerintah dalam hal ini Kementerian Kesehatan untuk menyampaikan segala macam informasi yang berkaitan dengan kesehatan dengan tujuan pemberdayaan masyarakat dan pengembangan sumber daya yang berkaitan dengan kesehatan.
Fungsi Promosi Kesehatan:
Tugas penting lain dari aktivitas promosi Kesehatan adalah menjadi pembimbing dan pengendali teknis kegiatan promosi kesehatan. Promosi ini dapat berupa kegiatan lintas program, lintas sektoral ataupun melibatkan berbagai elemen masyarakat, instansi pemerintah ataupun instansi swasta.
Beberapa Kegiatan Promosi Kesehatan Saat Ini
Pada saat ini terdapat beberapa materi promosi kesehatan yang tengah giat disosialisasikan. Salah satu contoh promosi kesehatan yang tengah digaungkan adalah program Indonesia Eliminasi Tuberkulosis pada tahun 2030. Tuberkulosis merupakan salah satu penyakit menular yang sedianya telah berhasil dihilangkan dari masyarakat. Kini aktivitas promosi kesehatan terkait eliminasi penyakit Tuberkulosis telah melibatkan berbagai elemen masyarakat untuk memperoleh sinergi untuk hasil terbaik.
Kegiatan promosi kesehatan masyarakat dapat diwujudkan dalam berbagai bentuk; bahkan dapat berupa anjuran dari pemerintah melalui instansi ataupun pejabat yang berkaitan dengan bidang kesehatan. Seperti pesan Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Prof. Dr. Dr. Nila Farid Moeloek, Sp.M(K) yang mengajak masyarakat Indonesia agar tidak Mager atau males gerak dengan menjalankan salah satu aktivitas Program GERMAS yaitu Aktivitas fisik.
Konsep Promosi Kesehatan
Ada berbagai konsep promosi kesehatan yang dapat dilibatkan dalam upaya menyebarkan informasi dan menumbuhkan kesadaran masyarakat terkait peningkatan kualitas kesehatan dan menjalani gaya hidup sehat. Aktivitas promosi kesehatan di sekolah dapat menjadi bagian dari kegiatan menyebarkan informasi dan menumbuhkan kesadaran masyarakat terkait pesan – pesan tertentu. Salah satu promosi kesehatan yang dapat digulirkan di sekolah adalah ajakan untuk meningkatkan konsumsi ikan. Terdapat beberapa pesan penting dari gerakan tersebut yang berkaitan dengan gizi tinggi yang bisa diperoleh dari konsumsi ikan dan tentu saja rasa yang enak.
Apa Saja Konsep Promosi Kesehatan?
Menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS)
Cuci tangan pakai sabun (CTPS)
Mengkonsumsi makanan sehat seperti buah dan sayur.
Tidak membuang sampah sembarangan
Melakukan kerja bakti untuk menciptakan lingkungan sehat
Menggunakan pelayanan kesehatan.
Menjalankan gaya hidup sehat bersama anggota keluarga.
Promosi Kesehatan Di Sekolah
Promosi kesehatan di sekolah menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kesehatan masyarakat. Hal tersebut karena promosi kesehatan melalui komunitas sekolah cukup efektif untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjalankan perilaku hidup bersih dan sehat. Usia sekolah sangat baik untuk memberikan edukasi dan pemahaman mengenai Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat (PHBS).
Tujuan Promosi Kesehatan Di Sekolah
Menciptakan siswa,guru dan masyarakat lingkungan sekolah untuk menerapkan PHBS.
Menciptakan lingkungan sekolah yang sehat, bersih dan nyaman.
Mampu meningkatkan pendidikan di sekolah.
Menciptakan pelayanan kesehatan di sekolah yang bisa dimanfaatkan dengan baik
Meningkatkan penerapan kebijakan sehat dan upaya di sekolah untuk mempromosikan kesehatan.
Bidan melakukan promosi kesehatan dengan memberikan motivasi kepada ibu hamil mengenai perilaku hidup bersih, pola makan yang baik, dan pemeriksaan kesehatan yang teratur, untuk menyiapkan kehamilan dan persalinan yang normal.
Apakah kalian sudah paham?." Ucap Ibu Lina Dosen Promosi Kesehatan.
"Sudah Ibu." Ucap Ani, Bella, Bianca, Cika, Deva, Devi, Dina, Endah, Eka, Fani, Gita, Hena, Hamidah, Indah, Marsya, Nita, Oktara, Pina, Rani, Ririn, Shinta, Sofia, Sonya, Tata, Talitha, Tiara, Tina, Ulfah, Willy Dan Wulan Tingkat Satu.
"Oke baik, ibu akan memberikan soal kepada kalian? Dan Kalian menjelaskannya kembali ya anak-anak." Ucap Ibu Lina Dosen Promosi Kesehatan.
"Baik ibu." Ucap Ani, Bella, Bianca, Cika, Deva, Devi, Dina, Endah, Eka, Fani, Gita, Hena, Hamidah, Indah, Marsya, Nita, Oktara, Pina, Rani, Ririn, Shinta, Sofia, Sonya, Tata, Talitha, Tiara, Tina, Ulfah, Willy Dan Wulan Tingkat Satu.
"1. Salah satu dari lima pendekatan promosi Kesehatan adalah pendekatan medik. Tujuan dari penelitian tersebut adalah...
A. Membebaskan dari penyakit kecacatan yang didefinisikan secara medis
B. Mengubah sikap dan perilaku individu di Masyarakat
C. Memberikan informasi memastikan pengetahuan dan pemahaman masyarakat masalah kesehatan, serta menetapkan keputusan untuk mengubah perilaku atas dasar
informasi kesehatan yang diberikan
D. Bekerja dengan klien agar dapat membantu mereka mengidentifikasi apa yang ingin mereka ketahui dan lakukan serta membuat keputusan atau pilihan yang sesuai kepentingan dan keinginan mereka
E. Melaksanakan perubahan pada lingkungan fisik, sosial dan ekonomi.
Etika berasal dari bahasa yunani "Ethos" yang artinya....
A. Ukuran Perilaku
B. Kebiasaan atau tingkah laku manusia
C. Ukuran tingkah laku
D. Perilaku manusia yang baik
E. Moral manusia
Empat faktor yang mempengaruhi terhadap kesehatan dan saling mempengaruhi menurut HL Blum, kecuali...
A. Faktor lingkungan
B. Perilaku
C. Ekonomi
D. Pelayanan Kesehatan
E. Keturunan
Upaya promosi Kesehatan adalah untuk mencegah kelompok agar tidak jatuh sakit, apa yang dimaksud dengan tujuan promosi Kesehatan pada tingkat apa....
A. Kuratif
B. Rehabilitatif
C. Kuratif dan rehabilitatif
D. Preventif
E. Promotif
Lingkup fisik dalam upaya promosi Kesehatan adalah
Gizi
Olahraga
Personal Hygiene
Rasa nyaman
Eliminasi
Rasa aman
__ADS_1
A. 1, 2, 4
B. 2, 4, 6
C. 3,5, 1
D. 1,2,3,4,5,6
E. 1, 2, 3
Perilaku sebagai respon terhadap stimulus dan individu seakan tidak mempunyai kemampuan menentukan perilakunya adalah pengertian perilaku dalam...
A. Ensiklopedia Amerika
B. Pandangan biologis
C. Pandangan kognitif
D. Ensiklopedia Swiss
E. Pandangan Behavioristik
Yang termasuk sarana media Above line (media lini) ini kecuali
A. Leaflet
B. Media cetak
C. media Radio
D. Media Televisi
E. Media Film
Hasil pengalaman dan proses interaksi dengan lingkungan yang merupakan pendekatan....
A. Pendekatan Perubahan Sosial
B. Pendekatan perubahan perilaku
C. Pendekatan pendidikan
D. Pendekatan Bepusat Masyarakat
E. Pendekatan medik
Misi pembangunan kesehatan adalah....
A. Mengidentifikasi perubahan perilaku masyarakat
B. Mengutamakan upaya kesehatan promotif dan preventif
C. Mendorong kemandirian masyarakat untuk hidup sehat
D. Meningkatkan kesediaan pangan dan kecukupan gizi
E. Pelayanan Kesehatan perorangan sesuai kebutuhan
Kelebihan media promosi Kesehatan melalui media cetak adalah, kecuali...
A. Tahan lama
B. Biaya murah
C. Mencakup Banyak orang
D. Mulai terlipat
E. Tidak perlu listrik
Antropologi adalah ilmu yang lahir dari keinginan Tahuan yang tidak terbatas tentang utama manusia, definisi tersebut dimukakan...
A. David huster
B. Robert Hunter
C. Wiliam Huster
E. David Hunter
Menurut H. Ray Elling (1970), ada beberapa faktor sosial yang mempengaruhi pada kesehatan, yaitu...
A. Self concept dan image kelompok
B. Image dan kelompok
C. Self dan concept
D. concept dan image
E. Self dan image
Yang dimaksud dengan perilaku Kesehatan dibawah ini adalah....
A. Respon yang ditimbulkan oleh stimulus (elicting stimuli)
B. Respon seseorang terhadap stimulus atau objek yang berkaitan dengan sehat sakit, penyakit, faktor yang mempengaruhi kesehatan
C. Respon yang timbul dan berkembang kemudian diikuti oleh stimuli yang lain
D. Respon yang ditimbulkan oleh stimulus (electing stimuli)
E. Stimulasi, organisme dan respon tertutup
Salah satu faktor yang mempengaruhi masalah kesehatan masyarakat secara umum...
A. Faktor fisik
B. Faktor kependudukan
C. Faktor perilaku
D. Faktor Gen
E. Faktor gen dan faktor perilaku
Salah satu kegunaan ilmu antropologi dalam ilmu-ilmu kesehatan yaitu....
A. Kemauan keras yang didemonstrasikan oleh seseorang dalam menerapkan usahanya kepada tugas-tugas pekerjaannya
B. Suatu dorongan untuk bertindak mencapai suatu tujuan tertentu
C. Suatu proses tertentu seseorang dengan pendayagunaan pemikiran
D. Memberikan suatu cara yang jelas dalam memandang masyarakat secara keseluruhan maupun para anggota individual mereka
E. Memegangi peranan penting dalam perilaku manusia
Tujuan dari pendekatan edukatif adalah....
A. Membantu masyarakat menilai pekerjaan
B. Untuk mengetahui tingkat kecerdasan masyarakat
C. Untuk mengembangkan daya kreativitas masyarakat
D. Untuk meningkatkan kesehatan masyarakat
E. Untuk mengembangkan kemampuan masyarakat sehingga masyarakat yang bersangkutan dapat memecahkan masalah yang dihadapi
Yang mana jawaban mengenai pendekatan edukatif dalam penanggulangan penyakit...
A. Pemberantasan malaria
B. Pemberantasan sampah
C. Pemberantasan koruptor
__ADS_1
D. Pemberantasan Kemiskinan
Berikut beberapa program pendekatan edukatif di Bidang Gizi:
Upaya perbaikan gizi keluarga
Perbaikan menu makanan rakyat
Pemberian vitamin A, dosis tinggi
Penanggulangan Gaky (gangguan akibat kekurangan Yodium)
Jawaban yang benar adalah....
A. 1, 3
B. Semua benar dan semua salah
C. 2,4
D. 1,2,3
E. 1,3,4
Dalam pendekatan perubahan sosial, masyarakat dibimbing untuk, kecuali....
A. Melakukan indentifikasi kebutuhan, masalah dan kemampuan mereka sendiri
B. Merencanakan kegiatan-kegiatan yang mengatasi masalah mereka sendiri atau kegiatan-kegiatan untuk kebutuhan mereka sendiri (Termasuk kesehatan)
C. Memberikan pelatihan-pelatihan keterampilan berusaha agar masyarakat dapat meningkatkan pendapatannya
D. Melakukan kegiatan-kegiatan sesuai dengan mereka yang merencanakan
E. Melakukan monitoring dan evaluasi terhadap kegiatan mereka sendiri
Contoh pengembangan komunitas dalam kegiatan pendekatan perubahan sosial adalah...
A. Penyuluhan
B. Pengedukasian masyarakat
C. Rumah sakit
D. Puskesmas
E. Posyandu." Ucap Ibu Lina Dosen promosi kesehatan.
"1. A. Membebaskan dari penyakit kecacatan yang didefinisikan secara medis
B. Kebiasaan atau tingkah laku manusia
C. Ekonomi
D. Preventif
E. 1, 2, 3
E. Pandangan Behavioristik
A. Leaflet
B. Pendekatan perubahan perilaku
C. Mendorong kemandirian masyarakat untuk hidup sehat
D. Mulai terlipat
E. David Hunter
A. Self concept dan image kelompok
B. Respon seseorang terhadap stimulus atau objek yang berkaitan dengan sehat sakit, penyakit, faktor yang mempengaruhi kesehatan
C. Faktor perilaku
D. Memberikan suatu cara yang jelas dalam memandang masyarakat secara keseluruhan maupun para anggota individual mereka
E. Untuk mengembangkan kemampuan masyarakat sehingga masyarakat yang bersangkutan dapat memecahkan masalah yang dihadapi
A. Pemberantasan malaria
B. Semua benar dan semua salah
C. Memberikan pelatihan-pelatihan keterampilan berusaha agar masyarakat dapat meningkatkan pendapatannya
E. Posyandu." Ucap Ani, Bella, Bianca, Cika, Deva, Devi, Dina, Endah, Eka, Fani, Gita, Hena, Hamidah, Indah, Marsya, Nita, Oktara, Pina, Rani, Ririn, Shinta, Sofia, Sonya, Tata, Talitha, Tiara, Tina, Ulfah, Willy Dan Wulan Tingkat Satu.
"Jawaban kalian benar dan nilai kalian A+." Ucap Ibu Lina Dosen promosi kesehatan.
"Alhamdulillah Bu." Ucap Ani, Bella, Bianca, Cika, Deva, Devi, Dina, Endah, Eka, Fani, Gita, Hena, Hamidah, Indah, Marsya, Nita, Oktara, Pina, Rani, Ririn, Shinta, Sofia, Sonya, Tata, Talitha, Tiara, Tina, Ulfah, Willy Dan Wulan Tingkat Satu.
"Oke akhiri saja mata kuliah hari ini dan Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh anak-anak." Ucap Ibu Lina Dosen promosi kesehatan.
"Waalaikum Salam WR WB." Ucap Ani, Bella, Bianca, Cika, Deva, Devi, Dina, Endah, Eka, Fani, Gita, Hena, Hamidah, Indah, Marsya, Nita, Oktara, Pina, Rani, Ririn, Shinta, Sofia, Sonya, Tata, Talitha, Tiara, Tina, Ulfah, Willy Dan Wulan Tingkat Satu.
Ibu Christina Putri Dosen epidemiologi Memasuki Kelas Dan Mengucapkan Salam.
"Selamat pagi anak-anak." Ucap Ibu Christina Putri Dosen epidemiologi.
"Selamat pagi juga ibu." Ucap Ani, Bella, Bianca, Cika, Deva, Devi, Dina, Endah, Eka, Fani, Gita, Hena, Hamidah, Indah, Marsya, Nita, Oktara, Pina, Rani, Ririn, Shinta, Sofia, Sonya, Tata, Talitha, Tiara, Tina, Ulfah, Willy Dan Wulan Tingkat Satu.
"Kita mulai saja ya mata kuliahnya, Epidemiologi dalam pelayanan kebidanan yaitu epidemiologi yang mengaji distribusi serta determinan peristiwa morbiditas (kesakitan) dan mortalitas (kematian) yang terjadi dalam layanan kebidanan.
Epidemiologi kesehatan ibu dan anak.
Tujuan epidemiologi kebidanan adalah mengenali faktor-faktor risiko terhadap ibu selama periode kehamilan, persalinan, dan masa nifas (42 hari setelah berakhirnya kehamilan) beserta hasil konsepsinya, dan mempelajari cara-cara pencegahannya.
Menurut definisi, epidemiologi adalah studi (ilmiah, sistematis, dan berdasarkan data) dari distribusi (frekuensi, pola) dan determinan (penyebab, faktor risiko) keadaan dan kejadian yang berhubungan dengan kesehatan dalam populasi tertentu (lingkungan, sekolah, kota, negara bagian, negara, global) dan sudah jelas kalian?." Ucap Ibu Christina Putri Dosen epidemiologi.
"Sudah jelas Bu." Ucap Ani, Bella, Bianca, Cika, Deva, Devi, Dina, Endah, Eka, Fani, Gita, Hena, Hamidah, Indah, Marsya, Nita, Oktara, Pina, Rani, Ririn, Shinta, Sofia, Sonya, Tata, Talitha, Tiara, Tina, Ulfah, Willy Dan Wulan Tingkat Satu.
"Oke akhiri saja mata kuliah hari ini dan selamat siang." Ucap Ibu Christina Putri Dosen epidemiologi.
"Iyah ibu selamat siang." Ucap Ani, Bella, Bianca, Cika, Deva, Devi, Dina, Endah, Eka, Fani, Gita, Hena, Hamidah, Indah, Marsya, Nita, Oktara, Pina, Rani, Ririn, Shinta, Sofia, Sonya, Tata, Talitha, Tiara, Tina, Ulfah, Willy Dan Wulan Tingkat Satu.
Ibu Andriani Dosen Mutu layanan kebidanan Memasuki Kelas Dan Mengucapkan Salam.
"Assalamualaikum WR WB anak-anak." Ucap Ibu Andriani Dosen Mutu layanan kebidanan.
"Waalaikum Salam WR WB." Ucap Ani, Bella, Bianca, Cika, Deva, Devi, Dina, Endah, Eka, Fani, Gita, Hena, Hamidah, Indah, Marsya, Nita, Oktara, Pina, Rani, Ririn, Shinta, Sofia, Sonya, Tata, Talitha, Tiara, Tina, Ulfah, Willy Dan Wulan Tingkat Satu.
"Kita mulai saja mata kuliah hari ini ya, mutu layanan kebidanan,
Mutu Pelayanan (Kesehatan dan Kebidanan) Mutu Pelayanan kesehatan adalah yang merujuk pada tingkat kesempurnaan pelayanan kesehatan dalam menimbulkan rasa puas pada diri setiap pasien dan tata cara penyelenggaraannya sesuai dengan kode etik serta standar pelayanan profesi yang telah ditetapkan.
Pelayanan kebidanan berfokus pada upaya pencegahan, promosi kesehatan, pada masa sebelum hamil, masa hamil, masa persalinan, masa nifas, masa menyusui dan masa antara dua kehamilan, bayi baru lahir, bayi, anak balita, dan anak pra sekolah, pelayanan kesehatan reproduksi perempuan, serta pelayanan keluarga berencana.
7 LANGKAH DASAR LAYANAN BERMUTU.
5 INDIKATOR MUTU PELAYANAN.
5 INDIKATOR MUTU PELAYANAN.
MELAKUKAN ANALISIS.
MENETAPKAN RENCANA PERBAIKAN.
MELAKSANAKAN PROGRAM PERBAIKAN.
MENCARI DAN MENILAI HASIL.
MENETAPKAN STANDAR PROSES dan sudah jelas kalian?." Ucap Ibu Andriani Dosen Mutu layanan kebidanan.
"Sudah Bu." Ucap Ani, Bella, Bianca, Cika, Deva, Devi, Dina, Endah, Eka, Fani, Gita, Hena, Hamidah, Indah, Marsya, Nita, Oktara, Pina, Rani, Ririn, Shinta, Sofia, Sonya, Tata, Talitha, Tiara, Tina, Ulfah, Willy Dan Wulan Tingkat Satu.
__ADS_1
"Oke baiklah kalau gitu, akhiri saja mata kuliah hari ini dan Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh anak-anak." Ucap Ibu Andriani Dosen Mutu layanan kebidanan.
"Waalaikum Salam WR WB." Ucap Ani, Bella, Bianca, Cika, Deva, Devi, Dina, Endah, Eka, Fani, Gita, Hena, Hamidah, Indah, Marsya, Nita, Oktara, Pina, Rani, Ririn, Shinta, Sofia, Sonya, Tata, Talitha, Tiara, Tina, Ulfah, Willy Dan Wulan Tingkat Satu.