
sesampainya di rumah sakit.farah langsung mengikuti para perawat yang membawa ibunya.ia terlihat sangat panik, sungguh sangat panik.saat di ambang pintu icu ia ingin masuk tapi dengan segera dokter menahannya.
" maaf nona, anda tidak boleh masuk.karena kami harus melakukan pertolongan pada ibu anda " ucap dokter itu.farah hanya bisa pasrah dan ia melihat ibunya dari kaca pintu.farah tak henti hentinya memanjatkan doa.tiba tiba ada yang menepuk pundak farah.
" farah mami dimana " ternyata ferli.ferli datang bersama alex dan juga ayahnya john.
"mami di dalam, aku takut kak terjadi apa apa pada mami.aku takut..." ucap farah dengan tangisnya yang tersendu sendu.
" mami kenapa sayang ?? " tanya john.ia juga merasa khawatir.
" kata para pelayan mami jatuh dari tangga, pii " farah terduduk lemas.ferli juga merasakan hal yang sama.ia menangis dan tidak bisa berkata apa apa, alex yang berada di sebelah ferli pun berusaha menenangkannya.sedangkan john berusaha menenangkan farah.
" sudahlah jangan menangis, tidak akan terjadi apa apa pada mami mu " ucap john yang berusahan menenangkan anaknya.ia mengecup kepala anaknya.john berkata seperti itu bukan karena ia tidak peduli, ia ingin menangis tapi tak mungkin di depan anak anaknya.ia harus kuat demi anaknya.walaupun di dalam hatinya ia sedang menjerit jerit.
setelah 1 jam, dokter pun keluar dari ruangan icu. mereka semua pun berdiri dan menghampiri dokter itu.
" bagaimana keadaan istri saya dok ?? " ucap john dengan tidak sabaran.
__ADS_1
" nona desi mengalami cedera hebat di kepalanya.sehingga ia banyak kehilangan darah.untungnya kami punya banyak stock darah.dan 24 jam kedepan adalah masa kritis jadi kita tetap harus pantau keadaannya, agar sesuatu yang buruk tak terjadi " ucap dokter itu dengan jelas.farah pun merasa terpukul ia takut terjadi apa apa pada maminya.
" mami saya tidak akan apa apa kan dok ??" tanya farah dengan penuh ke khawatiran.
" saya dan tim saya akan melakukan yang terbaik untuk keselamatan ibu anda, kalau begitu saya permisi " dokter pun pergi meninggalkan keluarga yang sedang di landa rasa cemas itu.farah dan ferli merasa khawatir pada maminya.tak berapa lama kemudian ada satu suster yang keluar.farah pun tak segan menghampiri suster tersebut.
" sus, apa saya boleh masuk ?? " boleh tapi hanya satu orang saja.farah pun melihat ke arah papinya karena yang seharusnya masuk duluan adalah papinya.tapi john mempersilahkan anaknya untuk duluan saja.farah pun tersenyum dan masuk ke dalam ruangan maminya.ia menggunakan baju yang di sediakan rumah sakit agar lebih steril.farah duduk dan menggenggam erat maminya.maminya begitu terlihat pucat dan di bantu oleh alat alat rumah sakit.
" mi, liat mi ini farah.mami bangunlah, farah sangat tersiksa melihat mami seperti ini. " ucap farah lirih.
tak berapa lama kemudian farah keluar untuk bergantian dengan yang lain.di luar ruangan sudah terlihat ramai, ada gani dan juga jessi orang tua dari alex.ada rita juga orang tua dari vino.reina dan kakaknya david juga terlihat disana.
" farah...makanlah dulu nak, kamu pasti belum makan siang " ucap john merasa khawatir.
" tidak pi...farah tak lapar.nanti saja " ucap farah sendu.rita yang merasakan apa yang farah rasakan.ia menghampiri farah
" nak, tante tau kamu pasti sedih karena khawatir dengan mami kamu.tapi, kamu gk boleh seperti ini kamu harus makan.nanti kalo mami kamu sadar dan kamu sakit pasti mami kamu sedih " ucap rita.
__ADS_1
" ia bener kata mamanya vino far, kamu harus makan " sambung reina.farah pun menganggukan kepalanya, rita tersenyum karena berhasil membujuk farah.
" vino...temani farah " ucap rita.ternyata vino juga ada disana.ia duduk di kursi paling pojok.sehingga farah tak menyadari kehadirannya.
*************
hai guys maaf kalo ada typo ya 😌maklumlah tangan author suka rada rada typo😁 semoga kalian suka ya 😍dan kalo ada yang mau kasih masukan boleh banget tulis di kolom komentar 😍
.
.
.
.
jangan lupa like dan comment ya 😉biar author tambah semangat buat upload setiap hari🤩dan kalo bisa vote ya guys🙏gk maksa kok
__ADS_1