Painful Love

Painful Love
Pernikahan secepatnya


__ADS_3

vino pun hanya bisa menurut pada mamanya.vino pun menggenggam tangan farah.tapi, farah menahannya.


" reina...kamu mau ikut " ajak farah.reina menggelengkan kepalanya sambil tersenyum.


" tidak, aku disini saja.kau pergilah " ucap reina.reina tidak ingin jadi nyamuk antara farah dan juga vino.


farah dan vino pun pergi untuk mencari restoran terdekat.tapi mata farah tertuju pada kantin rumah sakit.ia pun memberhentikan langkahnya.


" mengapa kau berhenti ? " tanya vino.lalu mata vino tertuju dengan apa yang di lihat farah.ia melihat kantin rumah sakit yang tak terlalu besar.


" apa kau mau kesana ?? " tanya vino.farah pun menganggukan kepalanya.


" tapi kita bisa cari restoran yang bagus " ujar vino.


" aku tidak perlu restoran mahal.aku saat ini perlu suatu makanan untuk masuk ke perutku ini. yasudah yuk " ucap farah.farah menarik tangan vino menuju kantin tersebut.saat itu farah sejenak bisa melupakan kesedihannya.


sesampainya disana farah dan vino langsung duduk dan memanggil pelayan.farah pun memesan makanan dan juga minuman, sedangkan vino ia hanya memesan jus alpukat.selesai memesan pelayan itu pun pergi.


" kau masih sangat menyukai alpukat?? " tanya farah.saat masih pacaran farah sangat tau kalau vino sangat menyukai alpukat.

__ADS_1


" hmmm " vino hanya berdehem sambil memainkan ponselnya.farah pun hanya bisa diam saja dengan perlakuan vino.tak berapa lama kemudian ada seorang pelayan yang membawa pesanan mereka.farah pun memakan makanannya.


**********


selesai makan, mereka tidak bicara sama sekali.bahkan vino dari tadi sibuk memainkan ponselnya.


" ayo kita kembali " ucap farah.


" ya sabaran dong, minumanku juga belum habis." ucap vino kesal.farah pun hanya bisa mendengus kesal ia padahal tadi sempat berdiri dan sekarang duduk kembali.


" seharusnya dia yang menemani aku, bukan aku yabg menemaninya.kenapa sekarang jadi aku?? dasar menyebalkan " gerutu farah dalam hati.ia hanya melihat vino yang sedang asyik dalam dunianya sendiri.


" hei mau kemana kau....heiii !! " vino terus saja memanggil farah.tapi farah sama sekali tak mendengarkannya dan pergi dari kantin rumah sakit.


" kenapa dia terlihat begitu aneh " gerutu vino.vino pun membayar pesanannya, setelah itu ia mengejar farah yang sudah meninggalkan dirinya.


**********


farah berlari dan sampai di ruangan maminya.tanpa aba aba ia langsung masuk dan melihat orang orang mengerumuni maminya.ternyata maminya sudah siuman walau masih sangat lemah.farah pun memeluk maminya sambil meneteskan air matanya.

__ADS_1


" mami udah sadar?? farah sangat takut mi." ucap farah dengan penuh ketakutan.desi pun mengelus lembut kepala anaknya.


" kenapa kamu mikir yang aneh aneh, mami kan masih ingin melihatmu menikah "


deg


jantung farah langsung berdetak mendengar ucapan mamanya.padahal tadinya ia ingin membicarakan pembatalan pernikahan tapi, gk mungkin untuk saat ini.tak lama kemudian vino pun masuk.


" vino....kemarilah " desi memanggil vino dan vino menghampirinya.


lalu desi menarik tangan vino dan juga tangan farah lalu ia menyatukannya.farah dan vino pun saling menatap satu sama lain dengan penuh tanda tanya.


" mami ingin pernikahan kalian di jalankan secepatnya " ujar desi.farah pun melototkan matanya begitu juga dengan vino.mereka sama tidak menyangka lalu saling menatap satu sama lain.


*********


jangan lupa like dan commentnya lah sayang sayangku biar author tambah semangat untuk


update setiap hari๐Ÿ’“dan jangan lupa vote juga ya ๐Ÿ™๐Ÿ™

__ADS_1


__ADS_2