
sore hari farah sudah bersiap untuk pindah ke rumah baru bersama vino, saat ini farah sedang menunggu kepulangan vino untuk menjemputnya.rita mamanya vino juga datang, jadi farah saat ini sedang duduk di ruang tamu bersama maminya desi dan juga mama mertuanya vino.
" rita, kira kira seperti apa rumahnya ?? " tanya desi yang penasaran akan rumah yang akan anaknya tempati untuk memulai lembaran baru dalam kehidupannya.
" aku juga tidak tau, vino selama ini hanya tinggal di apartemen.aku juga tidak tau kalau dia sudah membeli rumah " jawab rita, farah hanya tersenyum mendengar ucapan kedua wanita itu.
farah tiba tiba teringat masa sma nya, saat vino memutuskan hubungannya. hal yang dulu di hindari farah dan di kuburnya dalam dalam, kini hal itu harus ia hadapi.
*************
~flashback on~
farah adalah gadis berparas cantik, tetapi ia menutupi kecantikannya untuk mendapatkan kasih sayang yang tulus dari orang orang sekitarnya.
saat itu adalah hari kelulusan farah, hari yang sudah ia tunggu tunggu.ia melihat seorang pria tampan yang merupakan kekasihnya.laki laki itu bernama vino.
" kak vinooooo...... " farah berlari dan memeluk erat pria yang ia cintai itu, yang merupakan cinta pertamanya.vino tak membalas pelukan farah, farah merasa heran dengan vino yang mendadak aneh
" kau kenapa kak?? kenapa wajahmu kau ketuk seperti itu?? apakah ada masalah?? " tanya farah bertubi tubi.
" apakah kau mencintaiku ?? " tanya vino memelas.farah yang di tanyai seperti itupun menyerngitkan dahinya, tak biasanya vino seperti itu padanya dan mendadak perasaannya menjadi tak enak.
__ADS_1
" mengapa kau bertanya seperti ?? tentu saja aku mencintaimu.kau adalah cinta pertamaku kak " jawab farah.vino pun menghembuskan nafasnya kasar.
" liatlah kak, aku sudah lulus.kau tak mengingkari janjimu kan kak?? mami dan papi sudah pulang duluan tadi jadi ayo kita pergi.aku sangat ingin kau memperkenalkanku pada orang tuamu kak.tapi sebelum itu ayo kita ke taman dulu yang ada di dekat sini" farah menarik tangan vino untuk pergi dari sekolahnya itu. lalu farah membawa vino ke sebuah taman kecil yang ada di dekat sekolahnya itu.
" kak liatlah, begitu banyak anak kecil bermain disini.sepertinya akan sangat menyenangkan jika kita suatu saat memiliki anak dan bermain bersama " ucap farah dengan antusiasnya.bahkan bisa di lihat bahwa mata wanita itu begitu berbinar.lalu farah menyadari kalau vino hanya diam dan memandang ke sembarang arah.
" kak...kau ini kenapa !! kau mengapa cuek padaku.kau benar benar menyebalkan.aku tak mau bicara padamu lagi " ketus farah pada vino.farah merasa kesal dengan vino yang tak seperti biasanya, aneh, dingin, dan cuek itulah yang tengah farah rasakan saat ini.biasanya vino akan bersikap sangat manis dan hangat padanya.
" kalau begitu tak perlu lagi bicara padaku, kau pikir aku mau pacaran dengan gadis jelek sepertimu " farah pun melototkan matanya ketika vino berkata seperti itu.selama ini vino tak pernah mengatai soal penampilan farah yang memang cupu. padahal hari itu farah ingin mengatakan segalanya pada vino, bahwa ia hanya menyamar menjadi jelek
" kak apa yang kau katakan?? mengapa kau seperti ini, biasanya juga kau tak pernah menyinggung soal penampilanku " ucap farah dengan memelas.saat itu hati farah bagaikan di sambar petir di siang bolong.sangat sakit, tapi tidak berdarah.
" ya tuhan apakah ini mimpi?? jika ini mimpi segeralah bangunkan aku, aku tak mau melihat hal mengerikan ini " ucap farah tanpa sadar.vino pun semakin geram melihatnya lalu ia bangkit dan menatap farah dengan tajam.
" hei wanita cupu, jangan kau pikir aku mendekatimu karena aku cinta.jangan mimpi,aku ini vino erlangga atmadja.aku tidak akan mau memacari wanita cupu sepertimu, aku masih bisa mencari wanita cantik dan seksi.mulai sekarang kita tak ada hubungan apa apa lagi, aku sudah selesai denganmu.aku tak bisa mendapatkan apa yang aku inginkan, kalau begitu jangan pernah ganggu aku lagi " vino pun pergi meninggalkan farah yang menagis
" kak vino....!!! KAK VINOOOOO.....!! JANGAN TINGGALKAN AKU KAK....AKU MENCINTAIMU !!! kakkkkkk....." rasanya percuma meneriaki vino, ia tak mendengarkan farah sama sekali. rasanya kaki farah sudah tak punya tenaga lagi untuk berdiri, ia hanya bisa duduk di bawah seraya menangis sejadi jadinya.bahkan banyak anak kecil yang memperhatikan farah, tapi farah seakan tak peduli.
" kakk...aku mencintaimu, mengapa kau tega sekali " ucap farah dalam hati
semenjak saat itu untuk melupakan vino farah pun ikut bersama sahabatnya reina untuk melanjutkan study di london. sangat sulit bagi farah melupakan vino, tapi mau bagaimana lagi.vino sudah mencampakannya
__ADS_1
~flashback off~
************
" sekarang aku berjanji vino, aku akan membuatmu jatuh cinta padaku.aku akan selalu ada untukmu, aku akan pergi jika kau yang memintanya.aku berjanji untuk itu " tekad farah dalam hati.ia merasa tuhan memberinya kesempatan, maka hal itu tak boleh ia sia siakan.
.
.
.
.
.
.
.
jangan lupa vote yup, dan jangan lupa like and commentnya ya🤗
__ADS_1