Painful Love

Painful Love
Luka itu masih ada


__ADS_3

Di meja makan, setelah beberapa saat menunggu, akhirnya Vino datang juga. Vino segera menarik kursi berhadapan dengan Farah dan ia duduk.


" Kau mau aku buatkan kopi ?? " tanya Farah.


" Nanti saja, selesai makan " jawab Vino. Vino tampak antusias ingin memakan sup buatan istrinya itu. Ia segera menyendok nasinya begitu juga dengan Farah.


" Kau besok tidak bekerja bukan ?? " tanya Vino di sela sela menuang sup-nya. Ia tau besok Ferli dan Alex akan pulang dan Farah mengatakan akan datang ke rumah orang tuanya untuk menyambut kakaknya itu. Awalnya mereka ingin menjemput, hanya saja sepertinya itu terlalu berlebihan. Jadi Farah dan orang tuanya hanya akan menyambut mereka di rumah, karena selepas sampai di Indonesia, Alex dan Ferli akan mampir terlebih dahulu ke rumah John dan Desi, mertuanya Alex dan tentu mertua Vino juga.


" Iya, besokkan kak Ferli pulang. Jadi besok pagi pagi aku akan ke rumah mama dan papa. Tak apa kan ?? " tanya Farah, ini bagian minta izin suami.


" Tentu saja tak apa, aku juga akan ikut besok " jawab Vino seraya tersenyum. Farah yang mendengar jawaban Vino langsung mendongak menatap suaminya. Tatapan Farah tampak berubah.


" Apa dia ingin melihat kak Ferli ?? " pertanyaan itu hanya bisa ia ucapkan dalam hatinya. Farah hanya tersenyum kecut memikirkan hal itu, tak pernah ia lupakan kalau dulu Vino rela menyakitinya hanya untuk kakaknya. Luka itu akan terus ada walau waktu akan terus bergulir. Apa Farah membenci kakaknya ?? tentu tidak. Meski dulu ia sempat marah dengan Ferli tapi Farah sadar jika Ferli tak salah apa apa, Vino lah yang bersalah atas semuanya. Farah tak mau berlarut larut akan kesedihannya maka dari itu ia langsung memutuskan untuk pergi dari Indonesia dan menuntut pendidikan dokternya di luar negri bersama sahabat baiknya Reina.


" Mengapa kau melamun ?? apa kau tak senang aku ikut "


" Mana mungkin aku tak senang. Terserah saja jika kau mau ikut. Tapi besok aku akan pergi pagi pagi sekali untuk membantu mami memasak, Karena orang tua kak Alex juga akan datang " Ucap Farah memberitahu.


" Apa Fero akan ikut ya?? aku akan memberitahunya nanti agar dia juga datang. Kau tenang saja, aku akan bangun pagi pagi sekali " ucap Vino tersenyum.


" Memangnya bulan madu Ferli dan Alex sebegitu terkesannya ya ?? sampai sampai acara keluarga gini " tanya Vino.

__ADS_1


" Sebenarnya hanya ingin kumpul keluarga saja " Jawab Farah tersenyum. Vino pun hanya ber-oh ria sambil menganggukan kepalanya.


" Yasudah, ayo lanjut makan lagi. Sup ini enak sekali " Puji Vino dan untuk Farah ini pertama kalinya Vino memuji masakannya dan tampak tulus dan tak di paksa.


" Terima kasih "


Mereka pun melanjutkan makan dengan hening.


*************


Setelah selesai makan Vino segera ke kamar, karena ada pekerjaan yang harus ia kerjakan. Vino menyuruh Farah untuk mengantarkan kopi untuknya. Setelah selesai mencuci piring Farah segera membuat kopi untuk suaminya dan akan ia antar ke kamar.


" Aku tak akan pernah menjadi yang pertama untuk Vino " ucapnya dalam hati seraya tersenyum getir.


Farah pun telah selesai membuat kopi, ia pun langsung membawa secangkir kopi itu menuju kamar.


********


Di kamar Farah langsung meletakkan kopinya di atas nakas. Setelah itu Farah segera keluar dari kamar. Tapi baru beberapa langkah, Vino menghentikannya.


" Mau kemana kau?? ini saat tidur " ucap Vino.

__ADS_1


" Aku akan ke kamarku. Mama kan sudah pulang, jadi kita tak perlu berpura pura lagi "


" Tidak boleh, tidurlah di sini dan untuk seterusnya kau tidur disini mau ada mama ataupun tidak " Ucap Vino tegas.


" Kau--- "


" Jangan banyak bicara, cepat tidur. besok kau harus bangun cepat bukan ?? "


Karena Farah sudah lelah, ia pun segera membaringkan tubuhnya di sebelah Vino dan memunggungi suaminya. Vino tak merasa aneh akan hal itu karena sudah biasa mereka tidur saling memunggungi.


.


.


.


.


.


Double up yup, terima masih untuk kalian yang selalu nunggu cerita author yang gaje ini, semoga kalian suka ya. Jangan lupa like and komennya sebagai bentuk semangat author agar selalu up.

__ADS_1


__ADS_2