Painful Love

Painful Love
Rencana berhasil


__ADS_3

vino membawa farah ke kamarnya, lalu ia mengunci pintunya. farah pun heran mengapa vino membawanya kesini.


" farah, apa kau tau mama akan menginap malam ini disini " ucap vino dengan nada panik.lain halnya dengan farah yang tampak tersenyum senang.vino pun bingung dengan respon farah yang di luar ekspetasinya.


" benarkah??!! bagus kalau begitu. mengapa kamu panik seperti itu ?? " ucap farah senang. vino pun menepuk jidatnya karena farah ternyata tak khawatir, apakah farah tak tau masalah apa yang sedang vino khawatirkan.


" kau ini bodoh atau apa?? kalau mama nginap disini lalu mama tau kalau kita tidak satu kamar, pasti kita akan terkena masalah. mengapa kau bodoh sekali, percuma saja kau lulusan terbaik kedokteran dilondon " ucap vino kesal. farah pun kini mencerna perkataan vino dan senyum yang tadinya terbit diwajah indahnya kini hilang seketika.


" lalu kita harus bagaimana ?? " tanya farah bingung. vino pun tampak berpikir untuk jalan keluarnya.


" farah...apa kau tak bisa ajak mama berbelanja bahan makanan gitu. kita kan akan makan malam, belilah bahan bahan makanan.aku akan memindahkan barang barang mu nanti " ucap vino yang berusaha memberi ide.


" untuk apa kamu memindahkan barang barangku?? "


" tentu saja agar mama tidak curiga, lagian kamarmu itu akan di pakai oleh mama " ucap vino


" memangnya kamar lain tidak bisa vino, kamu capek nantinya jika memindahkan barang barangku " ucap farah khawatir. vino pun terkejut karena mendengar ucapan farah yang mengkhawatirkan dirinya, dan vino merasakan seperti ada sengatan listrik yang menjalar di hatinya.


" karena rumah ini baru, aku lupa mengisi perabotan di kamar lain. maka dari itu mama hanya bisa memakai kamarmu " jelas vino pada farah.

__ADS_1


" tapi bahan makanan masih banyak vino, tak mungkin kita berbohong.mama juga sudah membuka kulkas saat mengambil cake " ucap farah lesu. vino pun mengehembuskan nafasnya kasar, ia merasa kesal pada farah yang hanya bisa mengeluh tanpa memikirkan ide apapun.


" mengapa kau tak membeli bahan yang tak ada di kulkas saja, belilah apapun. mengapa kau hanya bisa mengeluh tanpa mencari ide yang bagus " ucap vino dengan setengah berteriak. farah pun tampak berpikir lalu ia teringat akan satu masakan yang bahannya hampir tak ada di dapur.


" ah ya aku tau, aku akan mengajak mama berbelanja. "


" apa kau tau, apa yang akan kau masak ?? "


" sudah vin, kamu tenang aja. kalau begitu ayo kita ke bawah, kasian mama nungguin " vino pun mengangguk lalu mereka segera turun ke bawah menghampiri mamanya yang sedang di ruang tamu.


**********


" kayaknya kalian bicara serius sekali ya, sampai lama banget. oh ya kamar mama dimana vin?? " tanya rita, vino pun tersenyum kikuk. ia bingung mau menjawab apa.


" lah bukannya bahan makanan masih banyak sayang, untuk apa belanja ?? " tanya rita dengan bingung. saat membuka kulkas tadi ia melihat kalau bahan makanan masih banyak dan terlihat lengkap.


" farah mau masak beef wellington ma, vino katanya sangat menginginkannya " ucap farah seraya tersenyum, lalu ia melirik ke arah vino dengan tatapan yang menyiratkan agar menurut saja.


" dia bisa masak beef wellington?? itu makanan kesukaanku, tapi hanya di inggris yang punya rasa yang enak, karena beef wellington itu dari inggris.ah gue lupa kalau dia kan dari london " gumam vino dalam hati, ia mengembangkan senyumnya. lalu menganggukan kepalanya.

__ADS_1


" iya ma, vino memang meminta farah memasak beef wellington, mama kan juga suka. bahan bahan untuk membuatnya tidak ada, jadi harus di beli dulu.mama mau kan nemanin farah belanja ?? " tanya vino, ia melihat kalau mamanya itu tersenyum dengan mata berbinar. ia merasa lega dalam hati, berarti rencananya berhasil.


" ok, ayo farah. mama juga gk sabar ni mau belanja belanja. barang mama pindahin ya


vin " suruh rita, vino pun menganggukan kepalanya lalu tersenyum. rita pun menggenggam tangan farah lalu menarik menantunya itu untuk berbelanja.setelah itu faran dan rita sudah tak nampak lagi dari pandangan vino.


" akhirnya " vino pun melihat barang barang mamanya di ruang tamu yang terlihat banyak.


" mama ini apa apaan, mengapa barangnya sebanyak ini?? macam mau pindah selamanya aja " gerutu vino kesal.


" eh tapi kalo pindah beneran gimana dong?? " kini vino tampak khawatir.


" ah gk mungkinlah, mama gk mungkin mau mengganggu aku dan farah " vino pun melihat bi mina yang masuk di rumahnya, menghampiri dirinya.


" tuan bibi pulang dulu ya. pekerjaan bibi udah selesai. apa tuan butuh bantuan ?? " tanya bi mina.


" mmh bi...bibi bisa gk bantuin vino, tapi kalau bibi capek gk usah bi "


" bantu apa tuan ?? bilang aja , pasti bibi bantu " ucap bi mina. vino pun memberitahu bi mina untuk membantunya memindahkan barang barang farah, bi mina memang sudah tau kalau farah dan vino tak sekamar, maka dari itu bi mina tak terkejut mendengarnya. bi mina pun menyanggupi permintaan vino. bi mina dan vino pun sama sama memindahkan barang barang farah, lalu memasukkan barang mamanya ke kamar tersebut.

__ADS_1


***************


hai readers maaf ya jarang up, authornya sibuk banget. ini aja up nya di sempat sempatin. kalau kalian suka tolong beri author semangat, gampang kok caranya. like and comment ya untuk beri author semangat😊dan jika kalo boleh tolong vote ya🙂authornya gk maksa kok. kalo ada kesalahan atau apapun yang harus author perbaiki comment aja ok😉


__ADS_2