Paman Kenzo, Jangan Pergi

Paman Kenzo, Jangan Pergi
Bag 1


__ADS_3

Aku Vivian sejak kecil aku tinggal bersama Ayah dan seorang ibu tiri.


Ayah bilang ibuku sudah meninggal saat aku terlahir ke dunia ini.


Ayah menikah dengan seorang wanita yang Kaya dan terpandang.


hanya saja seorang ibu tiri yang aku dapatkan adalah seorang ibu yang tidak menyukai ku. dia hanya suka pada ayah ku.


Aku selalu di tindas olehnya.


sampai tiba suatu hari ibu tiriku meminta ku untuk membeli sesuatu ke pasar.


Ya, saat ayah tidak ada di rumah aku selalu di perlakukan lebih buruk daripada seorang pembantu. padahal usiaku masih kecil baru 10 tahun


Saat aku pergi ke pasar aku bertemu para preman pasar yang sangat Ganas.


tatapan mereka agak lain terhadap ku seperti nya mereka adalah predator atau pedofil.


mereka menyekap ku dan memperlakukan ku tidak senonoh.


untung saja ada seorang pria gagah yang datang menyelamatkan ku.


dia membawa ku pergi dari orang orang jahat itu.


"adik kecil siapa namamu? apa kamu baik baik saja?" (tersenyum sangat ramah)


"kamu akan berbuat jahat padaku?" (ketakutan)


"Tentu saja tidak."


( vivian ketakutan dan menjauh )


"kamu masih kecil dan mereka sudah mendapatkan akibat perbuatan jahat mereka. kamu tidak perlu takut aku melihat kondisi mu aku teringat adikku yang sudah 1 tahun pergi meninggalkan dunia ini.


aku menyelamatkan mu jadi kamu tidak perlu khawatir ya adik kecil " ( mengusap kepala lembut)


"Terimakasih Paman.


aku sangat berhutang budi kepada kamu paman." ( tersenyum)


"sungguh anak yang manis.

__ADS_1


dimana rumah mu? biar paman antar kamu pulang.."


"Aku tidak ingin pulang paman. " ( ketakutan)


"Kamu kenapa adik kecil? apa kamu mau cerita? "


akhirnya vivian menceritakan semuanya pada paman kenzo. dan merasa perasaan nya lebih lega ketika ia menceritakan nya kepada kenzo.


"Paman itu...


dia sangat Tampan dan sempurna. rasanya semua wanita akan jatuh cinta pada paman" vivian terus memandangi wajah kenzo dan bergumam di dalam hati tentang kenzo


"Baiklah adik kecil, kamu tidak perlu khawatir. paman akan antar kamu sampai rumah dan bicara dengan ibu tiri mu. supaya dia tidak melakukan itu pada mu lagi "( menggandeng tangan vivian)


"Paman, bisakah kamu memanggil nama ku saja?"


"Bukan kah kamu belum mau memberi tahu nama mu pada paman?"


"Eh iya maaf paman aku sampai lupa" dengan wajah polos vivian tersenyum kecil memandangi kenzo


"kenalkan nama ku Vivian nama lengkap ku Vivian Shaquile "


"Iya paman, itu apa aku boleh tanya satu hal?"


"apa itu?"


"Berapa usia paman?" vivian ragu ingin menanyakan tapi ia penasaran karena melihat sikap kenzo yang sangat dewasa tapi wajah nya terlihat baby face


"hahaha kenapa kamu bertanya usia ku?" kenzo merasa lucu dan gemas melihat tingkah laku vivian yang menanyakan umur nya.


"tidak apa apa. apa aku tidak boleh bertanya itu? " vivian mengalihkan pandangan nya karena malu


?Baiklah adik kecil, usia ku 20 tahun.


berapa usia mu?"


"aku baru 10 tahun paman, " Wajah vivian merona dan dia tersenyum pada kenzo


"adik kecil usia mu sekarang sama dengan usia adikku yang sudah tiada" seketika wajah kenzo sedikut berubah menjadi muram


"baiklah ayo biar paman antar kamu pulang. " kenzo tersenyum menggandeng vivian pulang

__ADS_1


sementara vivian hanya menatap kenzo dan merasa kenzo sangat baik kepada nya


______________


Di depan rumah Vivian


"Ada apa ini kok rumah jadi ramai begini?" vivian kebingungan melihat sekeliling ramai orang berdatangan dengan pakaian serba hitam dan wajah yang muram


"iya kenapa sangat ramai. sebaiknya kamu cek ke dalam mungkin sedang ada acara di rumah mu?" sahut kenzo


"iya paman sebentar biar aku cek dulu"


"itu kan ibu, kenapa semua orang menangis.


apa yang terjadi?" vivian merasakan keanehan di hati nya timbul kecemasan kepada ayah nya. takut terjadi sesuatu pada ayah nya.


"Ayah???? itu ayah kenapa dia terbaring kaku?


Ayahh???" vivian terjatuh ke lantai dan menangis dengan sangat kencang melihat tubuh ayahnya yang sudah kaku.


"Vivian.. ini semua karena kamu!! dasar kamu anak tidak tahu di untung! kamu yang menyebabkan kematian suami ku.." ibu tiri vivian geram dan memaki vivian tanpa henti.


"ibu?? kenapa kamu berbicara begitu?"


"Gara gara kamu pergi tidak pulang membuat ayahmu khawatir dan dia sangat takut hingga jantungnya kambuh dan dia sekarang sudah tidak bisa di selamatkan sebelum sempat dibawa ke rumah sakit"


"Ibu, aku tidak ingin ayah pergi..


ayah...." vivian seperti tidak sanggup berkata kata dan hanya bisa menangis


"Adik kecil??" kenzo menghampiri vivian dan mencoba menenangkan vivian yang sudah tidak bisa berhenti menangis.


"Paman,


ayah ku sudah pergi.. ini semua salahku.."


"Adik kecil kenapa kamu bicara begitu.." kenzo melihat tubuh seorang pria yang sudah kaku di hadapan nya dan ia sadar itu ayah vivian yang sudah meninggal dunia.


"ibu ku yang bilang ini semua karena aku.."


"Siapa kamu? kenapa kamu bersama dengan anak kurang ajar ini?" ibu tiri vivian marah dan melotot memandangi kenzo

__ADS_1


__ADS_2