Paman Kenzo, Jangan Pergi

Paman Kenzo, Jangan Pergi
Bag 26


__ADS_3

Laura Sampai di depan kamar hotel dimana dia menyuruh pelayan (ron) untuk membawa vivian ke dalam.


Dan laura juga sudah meyuruh seorang pria bayaran untuk berpura pura tidur di samping vivian.


namun Laura tidak tahu bahwa sebelumnya Kenzo telah mengatur sebuah siasat dengan menemui pria yang akan di bayar oleh laura.


karena koneksi kenzo tidak sulit untuk kenzo menemukan pria tersebut.


" akhirnya tamat sudah riwayat mu vivian, siapa suruh kamu di sukai kenzo! kalau aku tidak bisa mendapatkan kenzo maka kamu juga tidak boleh bersama dengan kenzo, setelah ini kita lihat apakah kenzo akan tetap memandangmu?" Laura membuka pintu kamar dan sudah menyiapkan kamera untuk memotret vivian dan pria bayaran yang ia sewa


" wah kalian sudah benar benar menikmati kebersamaan yaa"


laura melihat vivian tertidur tertutup selimut dan terlihat kaki vivian bersama dengan kaki seorang laki laki. laura berfikir pasti itu pria bayaran yang tidak tahan dan akhirnya meniduri vivian


akhirnya vivian mendekat ke ranjang tempat tidur vivian dan pelan pelan membuka selimut vivian

__ADS_1


" Surprise!!! maaf sudah mengganggu yaa.." sembari menyibak selimut yang menutupi bagian atas tubuh vivian


" Apa ini ??? vivian kau??"


Sontak laura kaget dan pandangan nya melotot melihat bahwa yang ada di hadapan nya ternyata vivian yang sedang tertidur bersama dengan Kenzo


" Kenzo.. kenapa kenzo?? kenapa jadi dia yang ada bersama dengan mu vivian? ini tidak mungkin aku bahkan sudah membayar pria itu. dia yang seharusnya ada di dalam selimut bersama mu bukan nya kenzo! kenzo bahkan tidak tahu bahwa aku sedang bersama vivian. bagaimana mungkin bisa begini?" Laura mengangkat rambutnya keatas dan menghentakkan kakinya keras ke lantai hotel. dia kesal dan terus mengumpat


Vivian dan kenzo pun terbangun.


" kenapa laura? kecewa? " kenzo menatap laura penuh dengan tatapan yang tajam dengan nada suara yang santai


" sayang ku vivian sudah sekarang kamu bangun, Lihat siapa yang sudah ada di hadapan mu. bukan kah dia wanita yang datang bersama mu? " kenzo membelai rambut vivian lembut


" Kenzo kenapa kamau berbuat begini kepadaku kenzo!! apa maumu? kenapa kamu begini! aku sangat menyukai mu kenzo! tapi kenapa kamu selalu menolak ku?"

__ADS_1


Vivian bangun dan menghampiri laura.


vivian menatap tajam laura dan Masih tidak menyangka bahwa laura ternyata sangat menyukai kenzo.


" vivian kamu sedang apa berdiri di hadapan ku? dasar perempuan perebut kekasih orang! kamu sebaiknya pergi sana! " laura terus marah dan tetap tidak sadar posisi nya


" Laura kenapa kamu seperti ini? aku selalu menganggapmu seperti puteri yang sangat anggun dan cantik. kamu juga sangat terpandang dan terpelajar. kenapa kamu begini hanya karena ingin menghancurkan ku? aku bahkan tidak pernah mencelakai mu bahkan aku ingin menjadi teman mu laura?" vivian menatap laura dengan tatapan penuh kemarahan juga penuh rasa kasihan terhadap laura


" sayangku vivian kamu tidak perlu berbicara dengan nada begitu lembut kepada nya. dia tidak pantas! biar aku saja yang bicara kepada dia. kemari sayang jangan dekat dekat wanita seperti itu. tidakkah kamu merasa jijik?" kenzo yang sudah menahan amarah nya sejak tadi akhirnya tidak bisa mengontrol lagi.


" baiklah kenzo," vivian mendekat kepada kenzo


" Dan kau! aku tekankan kepadamu bahwa aku tidak pernah memiliki perasaan terhadap mu. meskipun begitu aku menghargai mu sebagai teman tapi siapa sangka kamu ternyata perempuan licik ya! jangan pernah kamu coba ganggu wanita ku. aku tidak akan biarkan siapapun menyentuhnya. dan aku tegaskan sekali lagi lebih baik kamu sekarang pergi dan jangan muncul lagi dihadapan ku dan juga tunangan ku. karena aku tidak segan segan membawa masalah ini ke meja hukum bahkan aku bisa dengan mudah menghancurkan reputasi Perusahaan keluarga mu laura! "


" Kenzo jangan begini.. baiklah aku pergi tapi jangan hancurkan perusaan keluarga ku. aku tidak ingin masalah ini sampai bertambah parah.. "

__ADS_1


__ADS_2