
"Maafkan aku paman
aku tidak pernah bisa melupakan mu paman.. dan tentang perasaan ini aku hanya menyukai mu. bahkan ketika banyak laki laki di sekolah mendekat dan menyatakan perasaan mereka pada ku itu semua tidak berhasil mengubahku.. aku tidak bisa melupakan perasaan ini paman" Vivian mengepakan kedua telapak tanga nya dan hanya terus nenangis di hadapan kenzo. rasanya semua keberanian yang dia kumpulkan untuk bisa bicara seperti ini dengan kenzo itu sangat menyesakkan dada nya. dia merasa sulit bernafas karena terlalu takut. .
"vivian.. jangan menangis
lihat wajah mu yang cantik jadi tertutup air mata
vivian apa kamu sedang berkata jujur pada paman? " kenzo mengusap air mata vivian dan mencoba menenangkan perasaan vivian.
meskipun dia sendiri sedang bingung dan tidak tahu harus berkata apa kepada vivian. vivian yang ada di hadapan nya saat ini bukan vivian yang masih kecil berusia 10 tahun saat pertama kali kenzo jumpa. vivian yang sekarang sudah menjadi Gadis belia yang menawan. kenzo tidak mengerti posisi nya sekarang dia hanya ingin memeluk vivian supaya vivian berhenti menangis.
dia hanya merasa sakit melihat vivian menangis.
"apa menurut paman aku sedang bertingkah konyol?" vivi memberani kan diri menatap mata kenzo
" vivian.. kamu sangat cantik dan menarik.. " kenzo memandang vivian dari jarak sangat dekat
kenzo membelai pipi vivian dengan lembut dia teringat dulu saat vivian masih berusia 11 tahun. saat itu kali pertama nya kenzo merayakan ulang tahun vivian yang ke-11 vivian mengenakan gaun princess yang sengaja di pilih oleh kenzo sesuai dengan kesukaan vivian.
namun sekarang vivian yang ada di hadapan kenzo justru menyatakan perasaan suka kepadanya. kenzo sangat bingung, tidak tahu harus berbuat apa sekarang.
"Paman.. aku sangat suka kamu"
sontak kata kata vivian melenyapkan lamunan kenzo tentang masa kecil vivian dulu
"vivian.. apa kamu tidak bisa mengatakan itu pada laki laki lain? aku adalah Paman kenzo kau ingat? " kenzo menyentuh bibir vivian yang tipis berwarna pink merona terlihat mata vivian yang bulat dan bulu mata lentiknya.
" Vivian kamu sangat cantik, Maafkan paman karena tidak bisa memenuhi perasaan mu itu"
vivian memalingkan pandangan nya dan menyingkirkan tangan kenzo yang masih menyentuh wajah nya seketika itu ia menangis
" paman hanya ingin menolakku untuk ke dua kalinya kan? " vivian berlari menuju keluar rumah berusaha kabur menjauh dari kenzo
" Apa ini? perasaan sakit yang sama seperti kali pertama aku rasakan saat paman tidak menganggap serius ucapan ku. tapi sekarang paman sudah sadar bahwa aku serius menyukai dia. namun dia tetap tidak bisa menerima aku.. " vivian terus bergumam dalam hati sesekali tangan nya menghapus air mata yang sudah memenuhi wajahnya. pandangan nya kabur dan kosong. ia hanya ingin terus berlari menjauhi kenzo
__ADS_1
"vivian jangan begini.. aku akan sulit menjelaskan padamu.." kenzo berusaha mengejar vivian tapi vivian menghilang dari pandangan kenzo
"tidak perlu!! aku sudah cukup berterus terang aku tidak akan kembali padamu kerumah ini. hanya akan menyiksa perasaan ku.." vivian yang bersembunyi di balik pohon hanya bisa tersungkur dan menangis melihat kenzo kesana kemari mencari nya
"vivian kesini aku akan menenangkan mu.. aku mengerti" Kenzo mengepalkan telapak tangan dan terjatuh ke tanah serta memaki diri nya sendiri
" kenzo kamu bodoh!! sangat bodoh!! " dia menghempaskan tangan nya kesana kemari dan menjambak rambut nya sendiri
"tidak! aku tidak tega melihat paman begitu. paman kenapa bersikap begitu. rasa khawatirmu itu hanya karena kasian terhadapku kan paman?
aku sudah cukup. aku tidak ingin bertemu kamu lagi paman.." vivian pergi menjauh meninggalkan kenzo
"vivian jangan begini.. aku tidak mau kamu pergi.." kenzo terus menyesali perkataaan nya kepada vivian
"kamu hanya akan terus menolakku.. mungkin benar aku tidak boleh memiliki perasaan ini. apalagi sekarang perasaan ini sudah tumbuh semakin jauh lagi. aku tidak bisa " vivi pergi naik taksi dengan tidak tahu arah dan tujuan yang jelas perasaanya masih kalut dan tidak tahu harus kemana.
"vivian kamu dimana.. pulanglah vivian..
kenapa kamu jadi begini, aku takut aku akan memiliki perasaan lain terhadapmu jika kamu terus begini"
" vivian bukan kah kamu gadis kecilkuyang dulu
kenapa jadi begini? "
___________
Apartemen vivian
"kenapa aku harus menyatakan itu untuk ke dua kali.. kenapa aku senang di tolak berkali kali. kenapa aku begitu bodoh menyukai paman kenzo.. paman kenzo kamu jahat padaku.. mulai saat ini aku akan menjalani hari hari ku tanpa kamu. aku akan membalas semua kebaikan mu nanti setelah aku menjadi wanita yang sukses.. aku yakin aku bisa melupakan mu paman kenzo!
" aku harus melakukan nya aku harus mencari pekerjaan.. tinggal di apartemen murah seperti ini juga harus menguras uang tabungan ku.. aku harus cari kerja secepatnya.."
vivian menjatuhkan tubuhnya keatas kasur dan memejamkan matanya
" aku sangat lelah.. "
__ADS_1
__________
kediaman kenzo
"Tuan.. kami sudah mencari nona vivian tapi kami tidak menemukan jejak nona vivian.."
"cari sampai dapat jangan melapor jika belum ada kabar tentang keberadaan dia.."
"baik tuan.."
"vivian.. kenapa dengan mu bukan kah kamu selalu ingin berada di dekatku.. kenapa kamu malah pergi..
aku bisa mempertimbangkan perasaan mu tapi aku hanya takut aku tidak bisa membalasnya.. karena aku juga tidak yakin seperti apa perasaan ku.."
terbayang bayang wajah vivian dan mengingat kejadian saat vivian menyatakan perasaan nya pada kenzo
("Paman aku sangat menyukai mu paman..")
"wajah polos saat 3 tahun lalu..
dan sekarang kau sudah berubah menjadi gadis cantik. aku sadar aku adalah paman mu
aku menganggap mu sebagai junior tapi aku sangat tidak ingin membuat mu sedih. aku hanya ingin melindungi mu vivian.. jangan pernah menangis karena aku vivian.. air mata mu terlalu berharga.. kenapa aku menyakitimu berulang kali.."
"haruskah aku membalas perasaan mu padaku? tapi apakah itu boleh? " kenzo mengepalkan tangan dan memukulkan tangan nya ke tembok hingga tangan. nya terluka
________
apartemen vivian..
vivian sedang berusaha mencari lowongan pekerjaan di internet untuk mendapatkan pekerjaan yang cocok untuk nya. dia berfikir harus bisa memperoleh uang karena sekarang dia tidak boleh bergantung pada kenzo lagi
"kenapa susah sekali mencari pekerjaan?? apa ini sia sia? aku tidak mungkin datang kembali ke rumah paman kenzo. aku sudah sakit hati. tapi apakah dia tidak sama sekali berusaha mencari tahu keberadaan ku?
tentu saja apakah aku penting? wajar saja dia hanya anggap aku anak kecil yang mirip dengan adik nya..
__ADS_1
tapi bagaimana pun dia tetap penolongku.. aku tidak akan melupakan jasa mu padaku.. selamanya aku akan berhutang padanya"