
"Sangat jarang kamu ingin minum dengan ku. presdir kenzo bukan kah sangat sibuk? " Ray adalah sahabat kenzo saat di bangku SMA sampai dia selesai S3
"sekali kali boleh juga minum dengan sahabat ku Ray. jadi jangan sungkan. Minumlah aku yang traktir"
"haha tapi ini tidak biasanya. apa yang terjadi?"
"Gadis kecil ku.. sekarang sudah mulai besar" kenzo bergumam sambil menenggak minuman nya.
"jangan bilang kau menyukai gadis kecil yang kau pungut itu?"
"jangan bicara begitu. dia bukan anak pungut. dia adalah gadis kecil ku"
"ya ya ya.. tapi kau melakukan itu hanya karena ingat adikmu kan? atau jangan jangan kau ini menyukai dia ya? tidak masalah sih meskipun aku belum pernah melihatnya langsung tapi kalau aku dengar cerita mu sebelum nya seperti nya dia sangat cantik dan manis kan"
"Aku sangat menyayangi vivian.. dan aku ingin selalu menjaga nya. sudah 6 tahun berlalu dan setiap hari dia hanya bertemu dengan ku. jadi mungkin dia berfikir menyukai ku padahal itu hanya perasaan nya di masa puber.. apa aku perlu memasukkan dia ke asrama sekolah saat dia masuk sekolah tingkat atas nanti, mungkin itu akan membantu nya menemukan laki laki yang sebaya dengan nya dan bisa membuat nya jatuh cinta "
"hahaha jadi bocah itu menyatakan perasaan suka padamu apa begitu?" Ray tak kuasa menahan tawa nya
"Vivian memang sangat lucu.. aku tentu akan selalu menghargai perasaan dia. tidak mungkin mengabaikan nya. ini hanya perasaan yang normal di rasakan anak seusianya." kenzo memengang kening nya dan menghembuskan nafas panjang.
"aku hanya merasa geli mendengarnya.. tapi wajar saja dia menyukai mu bagaimana bisa dia tidak punya perasaan apa apa saat bersama sama laki laki yang menjadi idaman banyak wanita selama bertahun tahun tinggal bersama itu sangat tidak mudah kenzo!
hahahha" Ray mencoba menggoda kenzo yang sedang terlihat pusing
"kau geli karena tidak pernah ada seorang gadis pun yang menemani mu jadi kau seperti itu. Aku sangat senang vivian menyukai ku. dia tidak seperti kebanyakan anak gadis lain nya. meskipun dia masih kecil tapi dia sangat perhatian kepada orang sekitarnya"
"apa maksud mu berkata tidak ada gadis yang menemani ku? dasar pria sok tampan! tapi menurutku mungkin saja apa yang vivian ungkapkan kepadamu adalah perasaan nya yang tulus dan sungguh sungguh kepada my kenzo"
"aku memang tampan.." kenzo menunjuk gadis gadis yang ada di sekitar mereka yang tidak berhenti memandangi kenzo dari jauh "lihat mereka semua apa mereka memandangi mu hah? mereka kan memandangi aku. hahaha" kenzo berusaha menutupi perasaan nya saat ray berbicara tentang kemungkinan vivian serius dengan perasaan nya terhadap kenzo
" ya ya ya itu yang kamu fikir dasar narsis! " Ray sebenarnya sudah tahu sikap kenzo hanya sedang berusaha menutupi sesuatu
" sudah cepat habiskan minuman mu" kenzo terus menenggak minuman yang ada di gelas
______________
di rumah...
__ADS_1
"Bukan kah itu paman.. kenapa dia sepertinya terlihat tidak biasanya pulang sangat larut begini " vivian yang sejak tadi sudah mondar mandir menunggu kenzo terus cemas memikirkan kenzo akhirnya sangat lega melihat kenzo pulang.
"Paman.. paman baru pulang? ini sudah sangat larut tidak biasanya paman pulang sangat larut begini?"
"Gadis kecil kenapa kamu belum tidur? ini kan sudah sangat larut sana pergilah tidur" mengusap rambut vivi
"aku menunggu paman.. aku terus mencemaskan paman karena paman belum pulang"
" Kau sangat setia gadis kecil menunggu aku hingga larut malam begini.." kenzo tersenyum
deg deg deg suara jantung vivian yang sangat cepat mendengar ucapan kenzo barusan
"Setia? paman berbicara seolah dia itu pacarku saja.." vivian terbiasa mengartikan sendiri setiap perkataan kenzo
"Paman.. aku akan siapkan air hangat kau harus mandi, Paman minumlah dulu teh hangat ini aku sengaja buatkan untuk paman"
"Ya baiklah terimakasih gadis kecil.." kenzo sudah terbiasa di perhatikan oleh vivian
"paman jangan sampai tidur di bak mandi.. kamu terlihat sangat Lelah
"Iya baiklah.."
"apa paman sudah selesai mandi nya ya.. " vivian terus berdiri di depan pintu kenzo san penasaran karena khawatir melihat kenzo kelelahan tidak seperti biasanya.
Ternyata kenzo sudah tidur dengan Pulas
"paman sudah tidur.. syukurlah aku kira dia ketiduran di dalam kamar mandi..
paman.. paman sangat tampan.. kenapa paman tidak menyukaiku.. apa aku hanya anak kecil di mata paman?
aku sangat menyukai paman.."
diam diam vivian memandangi kenzo, pandangan nya tiba tiba terpaku saat melihat bibir kenzo dan akhirnya vivian pelan pelan mencium bibir kenzo dan tidur di sebelahnya
Tidak di sangka kenzo merespon ciuman itu.
"paman.. apa paman sadar dia baru saja merespon ciuman ku?
__ADS_1
kenapa ini jantungku serasa mau copot" vivian kaget dan matanya menatap wajah kenzo yang memeluk vivian dengan erat
" Paman.. apa yang paman lakukan.. paman jangan lakukan ini padaku paman. ini aku vivian.." kenzo bermimpi melakukan hubungan yang tidak semestinya dia lakukan dengan vivian.
kenzo lalu menyingkir secepat mungkin karena tidak nyaman dengan mimpi itu.
"kenapa paman menyingkir.. paman tidak menyukai aku.." vivian yang menyadari sikap paman nya tidak nyaman langsung berlari keluar kamar dan menangis
"apa yang terjadi aku kira paman sadar ternyata hanya karena mabuk.. paman tidak mungkin merespon ciuman ku..
apa aku sudah gila.. aku tak bisa begini. aki harus menjauhi paman untuk sementara waktu. aku harus ke asrama sekolah.. aku ingin tahu apakah dengan menjauh bisa membuatku melupakan perasaan ku pada paman.." vivian menangis sendirian di dalam kamar
_________
pagi hari..
"Aahh sudah pagi.. kenapa badan ku rasanya seperti remuk semua ya. sangat lelah sekali"
"aku ingat gadis kecil ku yang mengantar aku ke kamar. seharusnya dia sudah bangun.. biar aku lihat ke kamarnya.." kenzo beranjak dari tempat tidur dan masuk ke kamar vivian
"Gadis kecil... apa kamu sudah bangun?"
tapi tidak ada jawaban dan saat kenzo masuk kamar vivian sudah kosong melompong
"kemana dia? kenapa sepi sekali.. jangan jangan.. " kenzo membuka lemari dan kosong tidak ada isinya
"vivian kamu kemana.. kenapa dia pergi pagi pagi dan membawa semua pakaian?"
[surat tergeletak]
kenzo membuka surat tersebut dan membacanya
" Paman.. aku pergi ke asrama sekolah aku putuskan aku akan tinggal di asrama untuk sementara.. jaga diri paman..
vivian.. "
"vivian.. kenapa tiba tiba kamu mau tinggal di asrama?"
__ADS_1