Paman Kenzo, Jangan Pergi

Paman Kenzo, Jangan Pergi
Bag 32


__ADS_3

Vivian sudah bisa keluar dar Rumah sakit karena kata Dokter Vivian hanya Shock dan kekurangan Cairan saja. jadi Vivian bisa beristirahat di Rumah. Akhirnya Sujin Mengantar Vivian sampai ke rumahnya. Ketika Vivian sampai di depaj Rumah nya ia meliha Mobil Sekertaris Kenzo ada di halaman Rumah.


"Kenapa Mobil Pak Sekertaris ada di depan Rumah" Gumam Vivian


"Kamu kenapa malah Bengong Vi?" Tanya Sujin


"Tidak Apa apa Kok. Terimakasih sudah mengantar ku. aku berhutang kepada mu. Kamu sangat baik." Ucap Vivian pada Sujin. Sujin menggenggam Tangan Vivian "Jaga diri mu Vivian. jangan sampai terjadi hal seperti tadi." Ucap Sujin


"Iya, Terimakasih Yaa sekali lagi. kalau begitu Aku Masuk dulu" Adeline melambaikan Tangan pada Sujin dan Sujin melakukan hal yang sama. Terlihat di balik Jendela ada seseorang yang memperhatikan Vivian yang sedang bersama dengan Sujin.

__ADS_1


"Aku Pulang" Vivian memasuki Rumah Kenzo. Vivian tidak tahu harus kemana lagi. ia hanya bisa kembali ke rumah Kenzo. ia berfikir setelah ia pulang ia akan berpamitan dengan Pak Bas dan Bibi. setelah itu ia akan Angkat kaki dari Rumah Kenzo. Vivian menangis di depan Rumah tepat di pintu Rumah Kenzo. tiba tiba Pintu Terbuka dan betapa Terkejutnya Vivian hingga ia membelalakkan Mata nya ketika melihat seseorang yang ada di Hadapan nya ternyata Adalah Kenzo Tunangan Vivian.


"Ke Ken kau Ken kenzo?" Sebut Vivian tergagap.


"Sayang, Kau tidak Rindu padaku?" Tanya Kenzo seraya membentangkan Tangan nya ingin agar Vivian memeluknya. Sementara Vivian menangis tersedu sedu dan tersungkur ke Lantai. Kenzo yang merasa terkejut sekaligus Heran kenapa Vivi terlihat sangat sedih.


"Sayang kamu sakit? Bangunlah kamu kenapa membuatku khawatir? seharian aku menghubungi mu tapi nomor mu tidak aktif. Lalu tadi aku melihat mu bersama Pria dia siapa? Apa dia yang mengantarmu ke Rumah Sakit?" Kenzo terus bertanya kepada Vivian. Sementara Vivian sudah tidak tahan dengan semuanya. ia langsung menampar Wajah Kenzo dan memukul Dada bidang Kenzo berulang kali. "Kenzo Kau Jahat sangat jahat sekali pada ku Kenzo!!" Vivian terus menghujani Kenzo dengan Cacian dan kemarahan. Kenzo merasa bersalah karena seminggu ini ia memang tidak menghubungi Vivian sama Sekali karena Handphone nya Hilang. dan baru saja di kembalikan oleh Orang Hotel yang tidak sengaja menemukan Handphone nya. tapi ia tidak menyangka bahwa Vivian akan menamparnya.


"Sayang, Maafkan Aku. karena selama ini aku tidak memberi kabar. Tapi aku memang kehilangan Handphone ku. dan ini baru saja di temukan oleh Orang Hotel yang ternyata menemukan Handphone ku yang mungkin terjatuh. Jadi aku memang salah sudah membuat mu Cemas. Namun Aku tidak menyangka Vivi ku sampai semarah ini dan memukul hingga menamparku" Tutur Kenzo sambil memeluk Vivian yang masih menangis. Vivian mendengar perkataan Kenzo itu lantas Terkaget seperti di sambar Petir. "Handphone Mu hilang?" Tanya Vivian memastikan

__ADS_1


"Iya Sayang handphone ku Hilang. dan ada seorang petugas Hotel seorang wanita dia yang menemukan Handphone ku. dan Handphone ku sempat Error jg sebelumnya karena Mereset semua nomor kontak yang ada. Karena itu aku meminta asisten ku untuk mengurus Nomor nomor penting yang Hilang itu. untungnya aku selalu Hafal No Hp Mu" Gumam Kenzo


"Lalu wanita itu adalah orang yang menemukan Hp mu maksud mu begitu?" Tanya Vivian.


"Hei Gadis! Apa kau menamparku karena sedang Cemburu dan salah paham?" Tanya Kenzo yang sepertinya mulai menyadari situasinya sekarang.


Vivian memeluk Kenzo sekuat kuatnya. ia menenggelamkan Wajah nya ke pelukan tunangan nya itu. "Kenzo Maafkan Aku, Aku sudah salah Paham aku menghubungi mu karena Rindu tapi seorang wanita mengangkat Nomor ponsel mu aku pikir dia adalah selingkuhan mu. aku sudah berpikiran buruk. aku bahkan sudah menamparmu. Maafkan aku Kenzo" Vivian menangis di pelukan Kenzo. dalam hatinya merasa Lega karena ternyata Kenzo tidak berselingkuh tapi ada rasa bersalah karena mencurigai Kenzo bahkan menamparnya juga.


"Gadis Kecil apa saja yang sudah kamu perbuat karena rasa cemburu mu itu? apa kamu sampai terluka karena ini?" Tanya Kenzo dengan santai mengusap punggung Vivian.

__ADS_1


__ADS_2