
Vivian yang shock baru saja merasakan bahwa kenzo tiba tiba mencium bibirnya. serasa kaget dan tidak mengerti apa maksud kenzo melakukan itu kepadanya
"Paman.. apa yang barusan paman lakukan.. kenapa? paman menciumku saat sedang sadar betul apa yang dia lakukan tadi.
apa maksudnya? kenapa aku selalu salah menilai dia..
aku bahkan tidak bisa menebak bagaimana perasaan nya."
vivian menangis terisak
Sementara itu kenzo sangat bingung dengan apa yang baru saja dia lakukan. entah kenapa kenzo merasa ingin membuat vivian diam dan tidak pergi meninggalkan dia. tapi muncul begitu saja pikiran untuk langsung mencium bibir vivian
" Kenzo kamu sungguh biadab!!"
"apa yang sudah aku lakukan padanya..
dia gadis kecil yang sudah kamu angkat menjadi adik.. dan aku yang merawatnya dari usia 10 tahun.. sekarang dia sudah tumbuh dewasa dan dia bilang dia menyukai ku.. lalu aku tergoda dan mencium nya apakah aku monster keji?
vivian.. aku sudah mempermalukan mu.. aku sudah salah melakukan itu.. tidak seharusnya.
tapi kalau aku tidak lakukan itu dia pasti akan menjauh..
sebenarnya apa yang sudah aku lakukan? bagaimana aku bisa? aku sudah jatuh cinta pada vivian si gadis kecil.. " kenzo refleks memukul tembok sekuat tenaga
"Ray.. bisa kita ketemu malam ini?
Ya, di tempat biasa" Kenzo menghubungi sahabatnya berusaha ingin menenangkan diri
____________
Apartemen Ray
"ada apa dengan mu kenzo? kalau tidak salah kamu mengajak ku ketemu terakhir kali untuk curhat masalah wanita mu.."
"wanita ku siapa?"
"ahaha tentu saja si gadis kecil.." menepuk bahu kenzo
"Vivian. aku sudah melakukan kesalahan padanya dan aku sungguh bersalah!" kenzo menutup wajahnya dengan tangan nya dan menarik nafas
"maksud mu? coba katakan lebih jelas" pinta ray tidak memahami yang terjadi.
__ADS_1
"Ya, aku malah mencium nya.. gadis kecil itu.. aku sudah.."
"kenzo.. sudahlah.. jujur saja dengan perasaan mu sendiri.." ray berusaha memberi masukan untuk kenzo
"kau hanya perlu berdamai dengan egomu..
lagi pula antara kau dan dia tidak ada hubungan darah yang melarang kalian saling jatuh cinta.
wajar saja kau menyukai nya dan dia menyukai mu..
jarak umur kalian hanya 10 tahun.. dan dia sudah 19 tahun mendekati 20 saat bulan depan kan?
kau bilang bulan depan dia berulang tahun ke 20 bukan?"
"Tapi.. apakah semuanya bisa berjalan baik? aku hanya tidak ingin nantinya vivian yang terluka.."
"kenapa kau berfikir begitu?"
"Ya, karena dia berada di sisi ku sebagai junior ku dan tiba tiba sekarang dia menjadi kekasih apakah itu tidak membuat nya malu?"
"hei.. kau itu tampan dan sama sekali tidak terlihat tua. kau dan vivian pantas saja berkencan! sudahlah ken..
" hm.. aku masih harus memikirkan nya "
________________
Rumah kenzo..
"Paman.. Jangan pergi.. kenapa kamu jahat?
tolong jangan pergi paman.. jangan siksa aku" vivian mengigau saat tidur terlihat keringat nya bercucuran dan mulutnya terus meracau tidak berhenti memanggil kenzo
"vivian.. aku disini aku tidak akan meninggalkan mu kemana mana.. aku akan selalu ada di sisimu.. " kenzo membelai dan mendekati wajah vivian sedekat mungkin
" Wajah ini.. sudah lama sekali aku tidak melihatnya sedekat ini..."
" Paman?? " vivi membuka matanya pelan
"apa yang kamu lakukan disini?
kenapa paman dekat dekat dengan ku.. sebaiknya paman jangan begini terhadap ku.. " vivian memalingkan pandangan nya dari kenzo
__ADS_1
"vivian.. " kenzo memegang dagu vivian lembut
"coba kamu lihat aku?" Tatapan mata kenzo penuh arti
"apa maksudmu paman?" memandang wajah kenzo yang sangat serius
"Apa yang kau lihat pada diriku ini?"
"Apa maksud paman paman mau memarahi ku?"
"Vivian.. apa aku pernah memarahimu?
aku ingin jujur dengan dirimu..
tapi sebelum nya aku ingin bertanya padamu apa boleh?"
"apa yang mau paman tanyakan?"
"Vivian apa kamu sangat menderita ketika kamu menyukai ku selama ini?"
"kenapa paman bertanya begitu.. aku memang menderita karena paman tidak pernah memandangku.."
"vivian kalau kita berpacaran apakah kamu tidak malu karena aku lebih tua darimu 10 tahun?"
"paman apa maksud perkataan mu aku tidak mengerti? aku tidak pernah merasa malu sudah menyukai paman.. " lalu vivian berpaling dari pandangan kenzo dan kesal mendengar pertanyaan kenzo
" Vivian.. " kenzo memeluk erat vivian
"lepaskan paman.."
" Vivian.. jangan lepaskan pelukan nya..
aku ingin terus memeluk mu sepetrti ini.
Kalau begitu aku mau kita berpacaran? " kenzo menyentuh bibir vivian yang pucat karena demam semalam dan tiba tiba kenzo tidak kuasa menahan keinginan nya untuk mencium bibir vivian.
" vivian aku juga menyukai mu.. entah kapan aku mulai merasakan nya. tapi aku juga selalu ingin berada dekat dengan mu" Kenzo yang sudah tidak bisa membendung perasaan nya langsung mencium bibir vivian dengan lembut dan penuh kehangatan.
Vivian yang hanya berdiam diri merasa tidak percaya apa yang sedang di rasakan nya saat ini..
" paman kenzo menciumku "
__ADS_1