
"Aku Hari ini Pingsan saat sedang mencari Ronald di Bar. aku di ganggu oleh dua orang Berandalan yang Mabuk. aku hendak di lecehkan. Lalu teman ku yang bernama Sujin menolongku. dia adalah Cowok yang kutemui di dalam Bis sepulang dari Kampus. dia sangat baik lalu dia mengantar ku pulang ke rumah." Vivian menceritakan semuanya kepada Kenzo. Kenzo terlihat Marah mendengar Ada yang mencoba melecehkan Vivian. "Siapa yang berani melecehkan Wanita milik Kenzo? aku akan Cari dia sampai ketemu. kamu tidak apa apa kan sekarang? Aku akan hubungi Dokter untuk memeriksamu ya" Ucap Kenzo merasa Cemas dengan keadaan Vivian ia menciumi Vivian berulang kali.
"Tidak perlu sayang aku sudah tidak apa apa. dan berandalan itu sudah di habisi oleh sujin dengan satu kali pukulan" Ucap Vivian.
"Aku harus berterima kasih kepada Pria yang sudah menolongmu itu." Ucap Kenzo yang langsung menggendong Vivian masuk ke dalam Kamar.
"Kenzo aku bisa jalan kok" Gumam Vivian.
"Kau sedang Lemah. Lain kali jangan lukai dirimu sendiri. apa kau sebegitu tidak percaya nya pada ku Hmm?" Tanya Kenzo.
"Aku hanya terlalu Mencintai mu" Jawab Vivian mengecup pipi kenzo.
__ADS_1
"Disini belum?" Kenzo menunjuk pipi nya yang sebelah lagi. Vivian tersenyum dan mengecup pipi Kenzo yang sebelah nya.
"Disini?" Kenzo menunjuk Bibirnya. "Tidak Mau! Menikah dulu baru mau!" Ucap Vivian menagih Janji Kenzo.
"Lusa ibuku datang. Kita akan langsung melaksanakan Pernikahan." Ucap Kenzo
"Lusa? apa kau Yakin?" Tanya Vivian seakan tidak percaya.
" Mana Mungkin! Aku sangat senang" Vivian memeluk Kenzo dan merasa sangat Bahagia akhirnya kekhwatiran nya tentang Kenzo tidak terjadi dan ia akan segera Menikah dengan Tunangan nya.
Vivian berfikir ia harus memberitahu Sujin dan Juga Ronald.
__ADS_1
"Sayang apakah aku boleh mengundang Sujin dan Ron?" Tanya Vivian pada Kenzo. Kenzo membaringkan Vivian ke atas Kasur.
"Tentu Saja kau boleh mengundang semua Teman mu yang ada di kampus. dan siapa saja yang mau Kau undang aku tidak akan melarangnya" Kenzo mencubit Pipi Chubby Vivian.
"Terimakasih sayang.. aku sangat Bahagia. Aku merasa sangat sedih karena seminggu ini kau tidak memberi kabar. aku jadi kehilangan akal sehat ku dan berpikir aneh aneh tentangmu. apalagi aku mendapati wanita mengangkat telepon milik mu. itu semua membuat ku sedih dan Takut. aku sangat Takut kau pergi meninggalkan ku" Ucap Vivian dengan mata berkaca kaca.
"Itu tidak akan Terjadi. aku tidak akan meninggalkan mu. Aku sangat mencintai mu Vivian. aku terus mencemaskan mu seminggu ini. namun aku sangat sibuk karena pertemuan kali ini sangat penting buat ku. ini juga adalah Hadiah dari ku untukmu Vivian." Ungkap Kenzo mengecup lembut kening Vivian.
"Hadiah Apa? aku ingin mengetahui nya sekarang." Ucap Kenzo.
"Aku baru saja mengurus Perusahaan baru yang aku Bangun. dan saat ini sudah memenangkan Project besar. dan aku mengatas namakan dirimu. Perusahaan itu adalah milik mu Vivian. aku memberikan itu sebagai Hadiah. aku ingin kau memiliki Hak Sebagian Besar Harta yang kumiliki. kelak kau akan melahirkan Anak anak untuk ku. maka kau bisa menjadikan itu Sebagai Simpanan mu untuk Anak anak kita kelak sayang" Tutur Kenzo
__ADS_1
Vivian mendengarnya merasa sangat Terharu dan tidak menyangka bahwa Kenzo akan memberikan terlalu banyak untuk nya sampai seperti ini. "Sebagian Kekayaan aku sebenarnya tidak menginginkan itu Sayang. Aku hanya ingin terus bersama dengan mu. aku juga ingin mengandung Anak kita dan membesarkan nya bersama sama. itu yang aku inginkan" Ucap Vivian.