
"Dapatkah kamu mengulanginya?"
"apa?"
"memanggilku kenzo.."
"Apa terdengar aneh ya?"
"Aku ingin mendengar suara mu yang lembut itu vivian.. " tangan kenzo membelai pipi vivian
"Kenzo.. aku sayang kamu.."
"vivian.. kucing kecil kenapa kamu selalu menggoda ku..
bagaimana jika aku tidak dapat menahan ini?"
"kenzo.. jangan begitu bukankah kamu sudah berjanji? " wajah vivian memerah dan malu
"Apakah kamu tidak menginginkan nya?"
"aku ingin tapi aku rasa sekarang bukan waktu yang tepat. aku harus pergi mandi kenzo.. "
"vivian kamu sudah masuk terlalu dalam di hati ku.. jangan pernah mencoba melarikan diri"
vivian yang merasa sangat malu akhirnya berlari masuk ke dalam kamar mandi
________
"Ya tuhan..
kenapa aku benar benar bodoh.
aku tidak seharusnya lari..
__ADS_1
bukan kah aku menantikan dimana saat paman meraih diriku seutuhnya.
ah maksud ku kenzo, aku sungguh ingin melakukan nya. tapi aku sangat bahagia jika kita melakukan nya saat kita sudah terikat.. "
"aku harus pergi bertemu dengan ron..
aku gak sabar mau cerita semuanya sama dia.
sekarang aku siap siap dulu deh.."
"Vivian kamu mau kemana rapih banget? kenzo sambil menikmati sarapan
"sini duduk.. kita sarapan bareng.."
"hm.. iya aku mau ketemu teman aku sebentar boleh kan?"
"teman kamu yang mana nih? cowok atau cewek? ada perlu apa? penting atau gak?"
"kamu nanya nya banyak banget aku sampe bingung jawab yang mana dulu.."
"aku gak suka kalau kamu pergi sama cowok.. jadi lebih baik kamu pergi sama aku aja sekarang. kita lihat kampus baru kamu.." sembari membisikkan lembut di telinga vivian
"aku.. kamu kok deket banget sih ngomongnya. aku sampe merinding.. "
"kenapa kamu takut aku makan ya?" kenzo yang menahan tawa dalam hati terus menggoda vivian
"enggak lah emang aku sandwich di makan?" sambil menikmati sandwich yang ada di piring dihadapan nya.
"yaudah aku ikut kamu deh. sebenernya aku cuma mau ketemu sama Ron.."
kenzo terkaget sampai menumpahkan kopi di tangan nya
"Ron itu bukan nya cowok yang ada di bar yang ngaku pacar kamu? bisa kamu jelasin gak hubungan kamu apa sama dia sebenernya? " mengernyitkan alis nya tinggi
__ADS_1
"kamu sampe gitu banget..
tuh liat kopi nya sampe kena dasi kamu.
nanti kan kamu jadi kotor. aku ambilin dasi yang baru ya.. masa cowok aku gak rapih begini.."
"kamu lagi ngerayu aku? aku cuma mau denger penjelasan kamu sekarang tentang cowok itu.." kenzo tidak bergeming mendengar kata manis vivian pikiran nya hanya tertuju pada ron yang mengaku pacar vivian sebelumnya.
"kenzo, Ron itu sahabat aku..
waktu itu aku cuma pura pura aja pacaran sama dia cuma mau ngetest kamu tuh gimana respon nya. emang kamu gak curiga apapun gitu? langsung percaya aja? " vivian menahan tawa melihat sikap kenzo yang sedang cemburu
"kucing kecil kamu sekarang udah nakal ya..
berani kamu ngerjain aku? " kenzo meraih dan memeluk vivian
"udah ah aku kan gak ada hubungan kayak gitu sama ron. dia sahabatku kok. jadi apa aku boleh nemuin dia?"
"hmmm.. yaudah boleh aja tapi aku yang antar kamu ketemu sama dia ya.."
"kamu gak percaya sama aku ya kenzo?" wajah vivian muram mengerucutkan bibirnya ke depan
"aku cuma gak mau kamu di jahatin lagi kayak waktu itu. aku gak rela kalau wanita ku di ganggu sama cowok lain.."
"aku gak ketemu di bar kok. aku nanti janjian di cafe biasa deket sini. cuma bentar aja aku mau terimakasih sama dia. biar gimanapun juga ini semua berkat bantuan dia juga karena acting dia TOP banget kan " vivian mengedipkan matanya di hadapan kenzo
Kucing kecil kamu memang paling bisa menggoda aku. seraya mendekati wajah vivian
"Kamu mau ngapain?
aku pergi dulu yaa sayang.
daaah.. hihihi" vivian langsung berlari menjauh dari kenzo yang berusaha menciumnya .
__ADS_1