Paman Kenzo, Jangan Pergi

Paman Kenzo, Jangan Pergi
Bag 20


__ADS_3

 


"kenzo.. " tiba tiba vivi menatap kenzo sangat dekat.


 


"apa kamu sebelumnya gak pernah mencoba pacaran dengan seorang perempuan?"


"maksud kamu apa kok nanya nya begitu? pacaran dengan perempuan? kamu fikir selama ini aku bermasalah dan menyukai sesama jenis?" Kenzo memasang ekspresi kesal


"bu bukan begitu sayang..


maksud ku sebelum kamu bersama dengan ku. apa kamu pernah menyukai perempuan lain?" terang vivian


"kenapa kamu bertanya seperti itu hah? apa ada yang dikatakan oleh si Ray ya?"


"bukan kok.. aku cuma penasaran saja. melihat wajah laura yang cantik itu. apa mungkin kamu tidak pernah sama sekali menyukai dia?"


"apa kamu mau aku menyukai wanita lain selain kamu vivian? " wajah kenzo berubah jadi sangat seram


"kamu kok kesal sih.. bukan gitu maksud ku kenzo"


kenzo pergi berjalan dengan cepat


" sudahlah ayo kita pulang.."


"kenzo kamu jangan cepat cepat tunggu aku dong.."


namun kenzo justru malah berjalan lebih cepat dengan wajah kesal


"kenzo.. tunggu!! " vivian memeluk kenzo dari belakang


"kenzo maaf kalau perkataan ku membuat mu kesal. aku hanya merasa sangat bahagia karena ray bilang kamu tidak pernah melirik perempuan lain selain aku. bagaimana bisa seperti ini. melihat banyak wanita yang sangat cantik di sekelilingmu..

__ADS_1


apakah aku benar benar sangat beruntung menjadi satu satunya yang ada di dalam hati mu..


karena itu aku hanya ingin memastikan itu" terus memeluk kenzo dengan erat


"Vivian.. " kenzo berbalik badan menatap wajah vivian yang mulai berkaca kaca


"aku hanya menyukai kamu gadis kecil..


itu sudah cukup buatku. bahkan ketika aku memutuskan untuk melajang saja. aku berubah fikiran saat kamu datang mengisi keseharian ku.. karena memang hanya kamu yang bisa mengubah perasaan sepi jadi penuh arti.


mungkin karena kamu adalah jodoh yang sudah tertulis dalam takdir hidupku.." memeluk vivian dengan erat


"aku ingat kau dulu selalu memperlakukan ku seperti anak kecil. apa sekarang aku juga masih seperti anak kecil bagi mu? " memandang wajah kenzo dengan tatapan serius, ada air mata di sudut mata vivian


kenzo terus membelai wajah vivian


"aku memandangmu sebagai wanita cantik yang menarik. bukan seperti anak kecil. atau seperti adik


kamu sangat cantik dan sudah tumbuh lebih dewasa. Selamat ulang Tahun vivian.. malam ini sudah pukul 00.00 tepat hari ini kamu berusia 20 tahun


maukah kamu menikah dengan ku vivian? " kenzo mengambil cincin yang sudah di persiapkan


" kenzo?? " vivian shock dan tak sanggup menahan air mata yang sudah tidak terbendung lagi


"apakah kamu mau menjadi satu satunya cinta di dalam hidupku? menikahlah dengan ku vivian.." kenzo bersimpuh memegang erat tangan vivian menciumnya dengan penuh kasih dan sayang


"Aku mau.."


aku mau menikah dengan mu kenzo.." sudut mata vivian mengeluarkan air mata kebahagiaan


"Terimakasih karena kamu sudah mau menerima ku." memakai kan cincin di jari manis vivian


Suara tepuk tangan yang sangat ramai.

__ADS_1


para tamu undangan ternyata menyaksikan acara lamaran mendadak yang di lakukan oleh kenzo untuk vivian..


bahkan putri gubernur yang sedang bertunangan pun ikut menyaksikan nya..


"Kalian sangat romantis..


presdir kenzo sangat tampan.. vivian sangat cantik kalian sangat serasi..


selamat yaa.."


"Kenzo kenapa ramai sekali. aku sangat malu"


"aku juga tidak memperhitungkan kalau bakal di saksikan oleh banyak orang. tapi biarkan saja justru lebih banyak yang tahu semakin bagus kan sayang"


"Laura.. lihat kenzo ternyata bisa romantis juga yaa.." Ray terkejut melihat kenzo melamar vivian


wajah laura berubah raut wajahnya menunjukkan bahwa ia sedang menahan kesal


"bukan kah vivian itu sangat hebat. bahkan seorang kenzo yang dingin bisa berubah. apa hebatnya.. kenapa bisa begitu.."


"laura.. kamu cemburu? sudahlah semua kan sudah berlalu. biarkan kenzo memilih yang dia suka. kamu juga masih banyak pilihan lain contohnya seperti aku ini. aku juga tidak kalah dari kenzo kan " membanggakan diri sendiri


"aku pusing dan ingin pulang. kamu tidak perlu antar aku pulang. aku di jemput supir"


"laura tunggu!! dia terlihat sangat kesal. bagaimana ini.. apa dia benar benar kesal dengan kenzo? atau dia kesal dengan vivian?


hmmm.. sebaiknya aku susul dia deh.


laura tunggu!!!"


"kenapa kenzo seperti ini.


apa vivian itu lebih cantik dari aku?

__ADS_1


kenapa dulu dia sama sekali tidak pernah memandang ku. dan sekarang dia lebih memilih bersama dengan gadis kecil..


aku tidak bisa membiarkan ini terjadi.." Laura terus saja bergumam dengan raut wajah yang di tekuk. ia merasa sangat kesal melihat vivian dan kenzo


__ADS_2