Paman Kenzo, Jangan Pergi

Paman Kenzo, Jangan Pergi
Bag 16


__ADS_3

keesokan harinya..


"Tuan Kenzo Ada undangan untuk Tuan kenzo"


"Undangan dari siapa ini?"


" Itu dari Presdir Pratama Grup yang juga tidak lain adalah bapak Gubernur Tuan"


putri nya akan bertunangan malam ini"


"Oh.. baiklah. kamu boleh pergi"


"Baik tuan kenzo."


"Presdir Kenzo and Partner"


"hmm.. Sebaiknya aku ajak Vivian untuk pergi malam ini"


"Aku pulang paman.."


vivian baru saja pulang dari kampus


"Ekhem.. barusan kau panggil siapa?"


"Ha? aku pulang paman.. memangnya apa?"


"Paman mu itu siapa?"


" Ohh.. Ya tuhan. maaf maaf aku kebiasaan"


"iya maksudku Kenzo aku pulang.. hehe"


kenzo Menggeleng kan kepala nya


"bagaimana kuliah mu? apakah lancar?"


"Hm.. Lumayan sih paman.. eh kenzo " mampus deh salah terus. vivian bergumam


"Vivian kemari.. Duduk disini.. "


menunjuk pangkuan kenzo


"Eh anu.. aku disini saja.. " vivian duduk di samping kenzo

__ADS_1


"Vivian.. " kenzo memasang wajah sangar mengernyitkan alis nya lebih tinggi


"Habislaah aku" vivian bergumam sendiri


"Baik baik " vivian akhirnya menurut dan duduk di pangkuan kenzo


"Aku ini siapa?" kenzo dengan santai bertanya pada vivian


" maksudmu? tentu saja kau itu kenzo"


"siapa kenzo?"


" hah? " apa dia lupa ingatan" vivi bergumam dalam hati


"oh itu.. anu.. kamu itu kenzo kekasih ku tercintaa.."


" Nah.. seperti itu baru benar " wajah santai


" Malam ini temani aku pergi ke pesta yaa"


"Pesta apa?"


"ada undangan pesta pertunangan dari presdir pratama grup. dia cukup berpengaruh di kota"


"Pratama grup? bukan nya itu milik bapak Gubernur?"


"Tentu saja itu kan Orang penting.


tapi aku tidak pernah pergi ke acara seperti itu"


"kau ini adalah kekasih kenzo. jadi harus terbiasa pergi ke acara seperti itu. lagipula tidak perlu gugup. itu hanya pesta biasa."


"Hm.. jangan jangan disana banyak perempuan yang cantik yang akan menggoda dia.. aku harus bagaimana " vivian berbicara dalam hati


" kamu kenapa vivian?"


"aku.. aku gak punya pakaian yang cocok untuk ke acara seperti itu.. disana pasti banyak perempuan cantik. sedangkan aku ini?"


"bukan nya vivian selalu yang paling cantik untukku?"


"Ah itu kan menurut mu.." sambil memainkan jari jemarinya di pangkuan kenzo


"kalau menurutku cantik pasti menurut orang lain lebih cantik lagi.. jadi vivian gak perlu merasa tidak percaya diri..

__ADS_1


masalah gaun itu serahkan sama Pak bas. karena sudah di siapkan semuanya jadi tidak perlu memikirkan itu.."


"Ah begitu ya?. syukurlah jadi aku tidak perlu risau lagi. oke aku bersedia ikut.. tapi sekarang aku sangat lapar heheh"


"Lapar? emang belum makan siang?"


"Belum.. tadi kuliah pagi sampai jam 11 terus aku gak sempat makan karena ada tugas juga. jadi sekarang lapar sekali.. "


"ini kan udah jam 3 sore? bisa bisa nya kamu lupa makan..


yasudah sekarang makan dulu deh. biar di siapkan sama pelayan"


"Iya tapi anu.. kaki ku keram.. " kelamaan duduk di pangkuan kenzo


"Vivian.. kamu daritadi duduk gak leluasa yaa" .. kenzo menahan tawa


"apanya yang lucu? bukan nya kamu yang minta aku duduk di pangkuan kamu. aku dari tadi gak bergerak tau.. jadi keram deh kaki ku. gimana sekarang aku gak bisa jalan.."


"Oke oke.." kenzo menggendong vivian ke meja makan


"Nona vivian makanan nya sudah siap.." pelayan yang sudah di minta kenzo menyiapkan makanan untuk vivian


"ah tuan kenzo sangat perhatian dengan nona vivian. sudah seperti anak sendiri saja."


"Ekhhem.. Anak?"


"iya tuan kenzo. nona vivian beruntung sekali punya orang tua seperti tuan kenzo"


wajah vivian menahan tawa tapi berusaha untuk tidak tertawa sebisa mungkin


"Bibi.. Vivian ini kekasih ku bukan anak ku. sekarang bibi balik ke dapur deh" kenzo melepaskan dasi yang dia pakai dengan wajah kesal


"Eh anu Tuan kenzo. Apa bibi gak salah dengar? benarkah itu nona vivi? "


" Bibi.. mohon doanya " senyum vivian menjawab semuanya


"Maafkan kelancangan saya tuan kenzo. saya tidak tahu. kalau begitu saya kembali ke dapur."


"Kenapa kamu ketawa vivian? " wajah kenzo kesal


"bukan gitu.. bibi itu pasti karena udah tua deh. jadi lihat nya kurang jelas. kamu kan sama sekali gak terlihat seperti orang tua. " vivian tersenyum manis kepada kenzo mencoba menghibur hati kenzo yang sednag kesal


"Vivian.. lebih baik kamu Makan sekarang atau kamu mau aku makan?" wajah datar

__ADS_1


"eh itu.. tidak tidak.. jangan


aku mau makan sekarang " vivian langsung menyantap makanan yang ada di depan nya. sesekali melirik ke arah kenzo yang sedang membaca koran


__ADS_2