
...Bukan Up yah. Apa lima bab belum cukup? Aku rasa sih udah cukup. Jadi, izinkan aku Promosi dulu....
...Sebelumnya, aku mau nanyak nih. Kalian masih ingat cerita Shena yang waktu itu? Aku anggap kalian ingat yah. Itu yang masuk ke dalam novel....
...Nah, aku mau promo cerita itu lagi. Tapi, aku merubah plot serta alurnya yah. Plotnya seperti apa, yok cek dulu. Jangan skip makanya....
PROLOG
__ADS_1
Bunyi mesin dari alat rekam jantung menggema memenuhi ruangan yang didominasi oleh warna putih dan bau khas obat-obatan. Ditengah ruangan itu ada sebuah ranjang yang cukup besar dan di atas tempat tidur itu, terbaring sosok perempuan cantik dengan alat bantu pernapasan yang terpasang di hidung hingga mulutnya.
Wajah perempuan itu sangat tirus, lengannya pun kelihatan kerempeng dan itu sudah sangat jelas menandakan, kalau dia sudah sangat lama tidak mengonsumsi makanan apa pun selain cairan infus.
"Kapan kira-kira dia akan sadar, Dok?" Suara seorang laki-laki yang berdiri di ambang pintu masuk ruangan itu, menggema ditengah bunyi tut alat rekam jantung. Kesunyian yang tadi membekap kamar rawat itu berhasil dipecahkan oleh sosok, Kei Abraham yang baru saja tiba di sana.
"Saya tidak bisa memberikan jawaban pastinya, Tuan. Soalnya, orang yang dalam keadaan koma seperti ini sangat mustahil untuk ditebak kapan dia akan bangun." Kei hanya bisa menghela napas dan mendongakkan kepala, untuk menahan air matanya.
__ADS_1
Kei hanya tersenyum. Laki-laki itu menganggukkan kepalanya, "Terima kasih."
Dokter yang selalu memeriksa keadaan Shena, istri dari Kei itu hanya bisa menganggukkan kepalanya, "Semangat, Tuan." Laki-laki paruh baya dengan jas putih itu langsung pergi meninggalkan, Kei yang tiba-tiba menitikkan air mata.
"Maafkan aku, Sayang." Untuk kesekian kalinya, Kei berlalu pergi tanpa ingin bertemu dengan Shena. Sudah enam bulan setelah wanita itu di tetapkan koma dan Kei masih belum berani memperlihatkan wajahnya walau Shena masih dalam keadaan mata yang terpejam.
***
__ADS_1
Udah ada gambarnya kan? Well, untuk judulnya pun aku rubah. Ini judulnya👇👇👇