Pelayan Duda Casanova

Pelayan Duda Casanova
Alasan memaksa Hans menikah


__ADS_3

Anita menghilang bak ditelan bumi. Sudah satu minggu Gio ada di rumah Hans. Dan selama itu juga, Anita tidak menampakkan batang hidungnya di rumah itu. Gio juga sudah sembuh. Anak kecil itu sudah sangat aktif pergerakannya. Hans, Randi, Ace dan Bibi Santi bukan seperti orang baru baginya. Gio terlihat mau saja kepada orang yang memberikan perhatian atau yang berniat menggendong nya.


Kehadiran Gio di rumah itu membuat suasana berbeda. Rumah yang awalnya tenang. Kini suara tangisan dan suara tertawa milik Gio memenuhi rumah itu. Bisa dikatakan Gio termasuk anak yang baik. Anak kecil itu hanya rewel ketika lapar dan buang air besar dan pipis.


Seperti saat ini Gio sedang bermain di ruang tamu. Ace dan Bibi Santi juga menemani anak kecil itu. Gio mendadak menjadi kesayangan bagi Ace dan Bibi Santi karena anak itu sangat lucu dan menggemaskan. Tapi tidak dengan mama Ratih. Dia tidak menyukai Gio. Jangankan menemani anak itu bermain kalau bisa jangan sampai melihatnya.


"Gio, sini dek. Ambil bolanya," kata Ace sambil menunjukkan dua bola kecil berbeda warna di tangannya. Gio menoleh dan tertarik melihat bola itu kini anak kecil itu melangkah ke arah Ace dengan Mobil mainan di tangannya.


"Mau bolanya?" tanya Ace setelah Gio berada di hadapannya. Anak kecil itu menunjukkan wajah tertarik akan bola itu kemudian mengulurkan tangannya ke arah bola tersebut.


"Cium dulu."


Ace menyodorkan pipinya untuk dicium oleh Gio. Dan benar saja, anak kecil itu mencium pipi Ace kanan dan kiri.


"Hole," teriak Gio senang. Di tangannya kini sudah ada dua bola.


Ace tersenyum. Gio terlahir dari wanita yang menghina Ace tidak membuat Ace ikut membenci Gio. Yang ada Ace merasa kasihan melihat anak itu. Keadaan Gio saat ini jauh terlihat lebih terurus dibandingkan satu minggu yang lalu ketika diantarkan ke rumah ini. Ace merasa dirinya mempunyai nasib yang sama dengan Gio. Hanya saja nasib Gio lebih menyedihkan. Gio ditinggalkan wanita yang melahirkannya sewaktu kecil sedangkan dirinya dan Rangga ditinggalkan pak Andra ketika mereka masih remaja.


"Aku tidak mau tahu, anak itu harus dikembalikan kepada ibunya secepatnya. Dia bukan darah daging mu Hans. Ini adalah trik Anita untuk membuat kamu kembali kepada dirinya."

__ADS_1


Ace dan Bibi Santi menoleh ke arah sumber suara dimana mama Ratih dan Tuan Hans berjalan masuk dari pintu utama.


"Aku juga berkeinginan seperti itu ma. Tapi Anita nya entah dimana," jawab Tuan Hans.


"Itu salah mu. Coba sejak awal kamu tidak memberikan perhatian. Wanita itu pasti tidak akan berani datang ke rumah ini membawa anak hasil selingkuhan nya."


"Ma, jangan berkata sembarangan dulu. Mana tahu Gio anak kandungku."


"Dia bukan anak kandung mu Hans. Pakai Otak mu supaya Anita tidak bisa membodohi kamu."


Hans menghempaskan tubuhnya ke sofa. Dia juga ragu jika Gio adalah anak kandungnya. Tapi melihat mainan mainan kesukaan Gio persis sama seperti mainan kesukaannya sewaktu kecil. Tuan Hans sedikit meyakini jika Gio adalah putra kandungnya.


"Tidak perlu. Karena hasilnya sudah pasti negative. Percuma. Buang buang duit itu namanya. Daripada uang digunakan test DNA dengan jawaban yang sudah pasti Gio bukan anak kamu lebih baik uang itu disumbangkan ke pihak pihak yang lebih membutuhkan."


"Tolong lah ma. Jangan mempersulit aku seperti ini. Aku ingin kepastiaan tentang Gio apakah anakku atau tidak."


Mama Yanti menatap wajah putranya itu. Wanita itu merasa bersyukur. Kehadiran Gio di rumah itu disaat Hans sudah mempunyai istri. Bukan tanpa alasan, mama Ratih dan suaminya Pak Anton mendesak Hans untuk segera menikah. Selain supaya bisa berubah dari kebiasan berpetualang dari satu wanita ke wanita lainnya juga karena alasan Anita dan anaknya yang bernama Gio itu.


Sebenarnya mama Ratih juga tidak yakin jika Gio adalah putranya Hans atau tidak. Tapi sebelum Anita memperkenalkan Gio ke Hans. Mama Ratih dan Pak Anton sudah mendengar desas desus tentang keinginan Anita yang ingin kembali ke Hans demi Gio.

__ADS_1


Mama Ratih tidak akan membiarkan itu terjadi. Beruntung, Ace bersedia menikah pura pura dengan Hans membuat Anita kehilangan kesempatan untuk rujuk dengan Hans. Mama Yanti juga mendengar jika Anita ternyata menyesali pengkhianatannya dan tidak bahagia menikah dengan selingkuhannya. Bukan hanya karena sang selingkuhan tidak sekaya Hans ternyata Anita adalah hanya istri kedua.


Mama Ratih dengan mudah mendapatkan informasi itu lewat orang orangnya yang dia suruh untuk menyelidiki Anita. Ternyata bukan hanya berselingkuh. Anita juga banyak mencuri uang perusahaan. Dan saat ini, mama Ratih juga sedang menyelidiki siapa yang menjadi orang suruhan Anita yang menjadi pengkhianat di perusahaan yang sedang dipimpin oleh Hans.


"Bagaimana kalau Gio ternyata anak kandung ma," kata Tuan Hans pelan. Sungguh dirinya saat ini sedang dilema. Melakukan test atau tidak hanya akan membuat dirinya menerima ketidakpastian. Menerima Gio tanpa test itu juga rasanya tidak mungkin. Andaikan dirinya dan Anita berpisah tanpa alasan pengkhianat dan perselingkuhan. Mungkin tanpa test DNA itu. Hans akan mengakui Gio adalah putranya.


Kalau begitu coba saja Hans. Tapi jangan sedih jika hasilnya akan negative. Maka jika itu terjadi kamu harus bisa meredam diri. Sebelum kamu semakin sayang kepada anak kecil itu. Sebaiknya kamu kembalikan anak itu .


"Jadi jika terbukti Gio adalah putraku. Mama dan papa bisa menerima Gio kan ma."


"Dasar bodoh kamu Hans. Kata kata itu seharusnya kamu tujukan kepada Ace. Apakah dia bisa menerima anak mu atau tidak."


Hans dan Ace sama sama menggerakkan kepalanya sehingga suami istri itu bertemu mata. Ace buru buru memalingkan wajahnya.


"Bagaimana Ace dengan perkataan mama?" tanya Hans. Ace tersenyum gugup. Dia sadar sebagai mama tiri tidak mudah.


"Kita pastikan dulu kebenaran tentang status anak itu. Jika terbukti Gio adalah putra kandung mu. Maka juga. Aku juga akan menerima anak itu. Karena anak Hans juga anakku..


Hans tersenyum. Jawaban Ace singkat dan padat. Ace juga tersenyum. Tapi jauh di lubuk hatinya. Dia ingin Gio bukan anak kandung papanya. Bukan karena Ace membenci Gio. Tapi Ace tidak ingin berurusan dengan Anita.

__ADS_1


__ADS_2