Pembalasan Istri Yang Di Khianati

Pembalasan Istri Yang Di Khianati
Curiga


__ADS_3

"Bunda.. Aku pulang" teriak Laura sembari membukakan pintu ruang utama.


Suasana rumah begitu hening, kemudian Laura menghampiri salah satu asisten rumah.


"Bi Ijah, Bunda ada dirumah kan?" tanya Laura


"Ada Non, setelah bibi ngambil pakaian kotor tadi pagi Nyonya tidak keluar dari kamarnya" jelas Bi Ijah yang kemudian melanjutkan lagi pekerjaannya.


"Apa Bunda sakit?" gumam Laura


Laura pun melangkahkan kakinya menuju ke kamar Bundanya seraya memastikan keadaan Bunda kesayangannya.


Tok Tok Tok


"Bunda, ini Laura!" seru Laura di depan pintu kamar.


"Iya sayang masuk aja, Bunda gak kunci pintunya ko" sahut Ariana.


"Bunda baik-baik saja?" tanya Laura mendekati Ariana yang sedang berbaring diatas ranjangnya.


"Kepala Bunda hanya sedikit pusing, tapi gak papa ko cuma butuh istirahat sebentar" jawab Ariana sambil memijat dahinya.


"Yaudah kalau gitu Bunda istirahat aja dulu, aku pergi ke kamar dulu ya Bun" ucap Laura.


"Iya kamu juga istirahat ya, pasti cape kan pulang sekolah" sahut Ariana.


"Nanti kalau Bunda butuh sesuatu panggil Laura ya!" Laura kemudian meninggalkan kamar Ariana.


"Aku gak boleh sakit, hanya karna hal yang belum pasti" gumam Ariana dalam hatinya.


Setelah beberapa menit kemudian setelah Laura pergi dari kamar Ariana.


Ceklek


Seseorang memasuki kamar Ariana.


"Udah pulang mas?" tanya Ariana kepada Alex.


"Udah" jawab Alex dengan datar.


"Syukurlah kamu mendengarkan nasehatku" ucap Ariana sambil tersenyum.


"Aku mau pergi keluar kota besok, makannya sekarang pulang cepet biar bisa istirahat dengan cukup" lirih Alex.


"Loh besok kan hari minggu mas?" tanya Ariana bingung.


"Iya besok memang hari minggu, tapi ada pekerjaan yang sangat penting mengenai perusahaan aku yang diluar kota" jelas Alex menekan kan suaranya.


Alex memang mempunyai beberapa anak perusahaan di kota kota besar lainnya yang berhasil dia kembangkan dengan baik. Perusahaannya pun meningkat begitu pesat.


"Besok kamu pergi sama siapa mas?" tanya Ariana.


"Sekertaris pribadiku" jawabnya singkat.


"Yasudah sekarang kamu pergi mandi, aku akan menyiapkan mu makan malam" ucap Ariana yang berusaha bangkit dari ranjangnya.

__ADS_1


"Kamu sakit?" tanya Alex dengan ekspresi datar.


"Enggak ko, hanya sedikit pusing tapi udah mendingan karena tadi udah istirahat" jawab Ariana.


"Kamu keseringan begadang karena menungguku pulang kerja, besok-besok tidurlah lebih dulu walaupun aku belum pulang, jangan tunggu aku!" seru Alex.


Walaupun wajah dan cara bicara nya yang datar dan juga dingin, tapi Alex juga manusia yang masih mempunyai hati ketika melihat istrinya sakit.


"Baiklah kalau itu tak jadi masalah bagimu" Ariana melangkahkan kakinnya menuju keluar.


"Sudahlah kamu istirahat saja!! biar Bi Ijah yang siapin makan malam untuk kita" seru Alex dengan nada tegas.


Ariana pun menghentikan langkahnya.


"Yasudah sini aku bantu kamu melepaskan pakaian" Ariana melangkahkan kakinya menghampiri suaminya.


Ariana membantu Alex melepaskan dasi dan juga pakaiannya, kemudian Alex pun pergi ke kamar mandi.


"Aroma baju mas Alex tidak seperti yang kemarin, ini memang aroma dari salah satu parfumnya" gumam Ariana di dalam hatinya sambil menciumi baju suaminya beberapa kali.


Ariana pun menggelengkan kepalanya yang masih penasaran akan aroma lain yang terdapat pada baju Alex yang kemarin.


Ariana kemudian menyimpan pakaian Alex ke keranjang cucian. Kemudian membawa pakaian bersih untuk di pakai suaminya. Setelah beberapa menit kemudian Alex pun keluar dari kamar mandi.


"Ini mas pakaian nya udah aku siapin" ujar Ariana sambil memberikan pakaian kepada Alex.


"Oke, terimakasih. Seharusnya kamu istirahat aja aku kan bisa ambil pakaian ku sendiri" jawab Alex.


"Udah jadi kewajiban aku sebagai istri kamu untuk melayani kamu sepenuhnya mas" ucap Ariana sambil tersenyum.


"Kan aku udah bilang kalau aku sekarang udah mendingan. Lebih baik sekarang turun kita makan malam, aku mau ke kamar Laura dulu" Ariana kemudian meninggalkan Alex dan menuju ke pintu kamar Laura.


Tok Tok Tok


" Laura Bunda boleh masuk sayang?" tanya Ariana yang masih berdiri di depan pintu kamar Laura.


"Boleh Bun masuk aja, gak di kunci kok" jawab Laura.


"Laura sayang ayo kita makan malam bersama" ucap Ariana yang berjalan menghampiri Laura yang sibuk di meja belajarnya.


"Iya bentar ya Bun ini tanggung sedikit lagi" jawab Laura yang sedang asyik mengerjakan tugas sekolahnya.


"Anaknya Bunda rajin banget ya" ucap Ariana sambil mengelus-elus rambut panjang Laura.


"Eh Bunda udah sembuh?" tanya Laura mendongakkan kepalanya lalu menatap Ariana dengan rasa cemas.


"Bunda gak papa ko, udah baikan juga sekarang" jawab Ariana sambil tersenyum.


"Yaudah makan sekarang yuk!! Bunda gak boleh telat makan terus harus istirahat juga yang cukup" jelas Laura yang tidak ingin melihat Bunda kesayangannya sakit.


Laura dan Ariana pun meninggalkan kamar menuju ke ruang makan dengan tangan yang bergandengan. Alex sudah duduk lebih dulu di ruang makan menunggu istri dan juga anaknya.


"Ayah udah pulang kerja?" tanya Laura sembari mengantarkan Bundanya ke tempat duduknya.


"Udah, besok ayah ada kerjaan diluar kota jadi Ayah sengaja pulang cepet biar bisa istirahat dengan cukup" jawab Alex sambil tersenyum.

__ADS_1


"Besok kan hari minggu Ayah masih tetep aja pergi kerja" ucap Laura.


"Besok ada kerjaan penting yang mesti Ayah selesaikan" sahut Alex.


"Akhir-akhir ini Ayah jarang ikut makan malam bersama, hampir tiap hari kerja sampai lembur terus" ucap Laura dengan nada sedikit kesal.


"Kan Ayah harus urusin perusahaan Ayah, kerjaan Ayah emang lagi banyak banget akhir-akhir ini" jawab Alex mencoba menjelaskan.


Laura hanya meresponnya dengan mengangkatkan kedua alisnya sambil menghembuskan nafasnya.


"Ayah juga kerja kan untuk Laura dan juga Bunda" ujar Alex.


"Yaudah sekarang kita makan bareng-bareng ya, kan udah lama kita gak makan malam bersama" ucap Ariana sambil menuangkan nasi ke piring suaminya.


Mereka pun akhirnya makan malam bersama dengan suasana penuh bahagia.


................


Pagi-pagi sekali Alex sudah siap dengan setelan kerja nya.


"Sarapan dulu yuk mas!" ajak Ariana.


"Sebentar aku mau mau siapin dokumen penting yang harus aku bawa" jawab Alex.


Kemudian Alex pun pergi ke ruang kerja yang ada di samping kamarnya. Lalu kembali ke kamar dengan membawa sebuah map berwarna biru sembari memeriksa isinya, kemudian menyimpannya diatas meja rias.


"Ayo kita sarapan sekarang" seru Alex. Kemudian melangkahkan kakinya keluar.


Drreettt Drreettt Drreettt


Handphone Alex berbunyi tanda ada telpon masuk.


"Oh iya saya berangkat sekarang" ucap Alex menjawab seseorang yang menelponnya.


"Aku sarapannya nanti aja disana" ujar Alex kepada Ariana.


Alex pun buru-buru pergi menuju sebuah mobil mewahnya.


Ariana kemudian masuk ke kamarnya setelah mengantarkan suaminya pergi. Tiba-tiba mata Ariana terfokus pada sebuah map berwarna biru.


"Dokumen mas Alex ketinggalan" gumam Ariana. Seketika Ariana segera menelpon suaminya.


Tuuttt... Nomor yang anda tuju sedang sibuk


"Ah mas Alex sibuk terus di telpon, lebih baik aku telpon Amanda saja" gumam Ariana.


"Hallo Amanda, ini berkas suami saya ketinggalan, katanya berkas perting nanti tolong sampaikan ke Pak Alex ya, saya udah coba telpon tapi sibuk terus" ucap Ariana.


"Tapi saya hari ini gak ke kantor bu" jawab Amanda.


"Oh gitu ya jadi gak ada jadwal apapun untuk hari ini?" tanya Ariana.


"Gak ada bu, semua karyawan juga libur" sahut Amanda.


"Oh yaudah terimakasih ya" Ariana kemudian menutup telpon nya.

__ADS_1


"Kemana pergi nya mas Alex?" tanya Ariana dalam hatinya dengan penuh curiga.


__ADS_2