
"Bunda aku udah pulang" teriak Laura yang baru saja membuka pintu utama.
Ariana yang berada di ruang tengah sedang bersantai sambil menikmati secangkir kopi panas untuk sekedar merelaksasikan pikirannya yang sangat kacau.
"Ehh Princess nya Bunda sudah pulang" Ariana berusaha bersikap senormal mungkin, karena tidak mau menunjukan bahwa hati dan juga pikirannya sedang tidak baik-baik saja.
Kemudian Laura pun menghampiri Ariana lalu memeluk dan menciumnya. Kedekatan antara anak dan ibu yang satu ini memang sangat-sangat harmonis, saling menyayangi satu sama lain.
"Mau langsung makan sayang?" tanya Ariana kepada putrinya.
"Enggak deh Bun, nanti aja sekalian makan malem" sahut Laura yang terlihat sangat kelelahan.
"Oh yaudah kamu istirahat aja dulu ya sayang. Nanti kalau udah waktunya makan malam Bunda panggilin kamu ya!" seru Ariana sambil membelai rambut anaknya dengan penuh kasih sayang.
"Oke Bunda... Yaudah aku ke kamar dulu ya Bun" Laura pun pamit dan menuju ke kamarnya ingin segera beristirahat.
Ariana yang masih duduk di ruang tengah sedang memikirkan berbagai macam planning untuk menyelidiki suaminya. Dan apa saja yang suaminya lakukan selama ini di belakang Ariana istrinya.
"Sepertinya aku harus memasang alat penyadap suara di mobilnya mas Alex agar aku tau kegiatan apa saja yang dilakukannya setiap hari" gumam Ariana dalam hatinya lalu menyeruput kembali kopi yang ada di depannya.
Disisi Lain...
Alex yang tengah sibuk kerja karena memiliki beberapa event baru yang harus dia selesaikan agar perusahaannya bisa terus menerus meningkat dan semakin berjaya.
"Sepertinya aku butuh charging untuk melepaskan kelelahanku hari ini" gumam Alex sembari menyandarkan tubuhnya dikursi.
Tok Tok Tok
"Masuk" ucap Alex mempersilahkan masuk kepada seseorang yang berada di balik pintu.
"Maaf pak meeting akan dilakukan 5 menit lagi" ucap Amanda sekertaris pribadinya Alex.
"Oh oke, kamu duluan ke ruang meeting dan jangan lupa bawa semua dokumen yang kita perlukan, nanti saya nyusul" jelas Alex.
"Baik Pak, saya permisi dulu" Amanda kemudian keluar pamit dari ruang kerja Alex.
Kemudian Alex pun segera menyusul sekertarisnya menuju ke ruang meeting.
......................
__ADS_1
Ariana yang sedang sibuk di dapur membantu Bi Ijah untuk menyiapkan makan malam.
"Bunda aku boleh bantuin gak?" ujar Laura yang baru saja datang menghampiri bundanya yang sedang sibuk.
"Aduh sayang duduk manis aja ya di meja makan" jawab Ariana yang memang sangat memanjakan anaknya itu.
"Tapi kan Bunda aku juga sudah remaja, pengen jago masak kayak Bunda. Boleh yaa aku bantuin" ucap Laura yang memang sangat ingin membantu.
Laura walaupun dia seorang putri dari sang pemilik perusahaan ternama tapi tidak membuatnya untuk menjadi anak yang yang super manja sama seperti Ariana yang mempunyai sifat seperti itu.
"Yaudah boleh, tapi hati-hati ya" ucap Ariana.
Laura pun kemudian membantu Bunda nya hanya sekedar memotong-motong sayuran kemudian mencuucinya.
"Ayah pulang" teriak Alex yang kemudian menuju ke dapur karena terdengar sangat ramai.
"Wah kalian ini memang ibu dan anak yang sangat kompak" seru Alex kepada Ariana dan juga Laura.
Ariana dan Laura seketika menengok ke arah sumber suara.
"Eh Ayah udah pulang, tumben banget jam segini udah pulang. Biasanya kan gak sempet buat makan malam bersama" ucap Laura yang sedikit menyindir Ayahnya karena memang jarang sekali meluangkan waktunya hanya untuk sekedar makan malam saja.
"Iya akhir-akhir ini Ayah sibuk ngurusin event baru. Maafina Ayah ya" sahut Alex mencoba memperjelas.
Laura hanya terdiam tidak merespon ucapan dari Ayah dan juga Bundanya.
"Yaudah mas, kamu bersih-bersih dulu kita makan malam sama sama" ucap Ariana.
Ariana mencoba bersikap seperti biasanya, walaupun di dalam hatinya ingin sekali berteriak dan mengungkapkan segala rasa sakit yang dia rasakan namun kenyataannya harus dia tahan.
"Yaudah aku ke kamar dulu" sahut Alex yang kemudian berjalan menuju ke kamarnya.
Ariana kemudian melanjutkan kegiatan memasaknya.
"Laura sayang, lain kali jangan seperti itu ya sama Ayah" ucap Ariana lirih.
"Aku cuma kesel aja Bunda, akhir-akhir ini Ayah jauh lebih sibuk dari biasa-biasanya. Lebih banyak menghabiskan waktunya diluar daripada sama kita" ucap Laura dengan nada kesal.
"Iya Bunda ngerti kok, tapi kita juga harus lebih ngerti Ayah. Ayah juga kan kerja buat kita dan untuk memajukan perusahaannya agar lebih baik lagi kedepannya" Ariana terus memberikan nasihat kepada Laura.
__ADS_1
"Maaf Bunda gak bisa cerita sama kamu, kalau Ayah bukan hanya sibuk kerja tapi mungkin juga sibuk dengan wanita lain di luar sana" gumam Ariana didalam hatinya.
"Baik Bunda aku akan berusaha untuk tidak bersikap seperti itu lagi sama Ayah" jawab Laura.
"Nah itu baru anaknya Bunda. Laura kan anak yang baik" ucap Ariana sambil memeluk anaknya.
Ariana berusaha untuk menciptakan keluarga yang hangat. Agar Laura bisa tumbuh dengan kasih sayang dari kedua orang tuanya secara lengkap dan juga utuh.
Tak lama makanan pun sudah siap. Karena memang di bantu oleh pelayan yang lain selain Bi Ijah.
"Kamu bantu bibi buat nyiapin makanannya diatas meja ya!" seru Ariana kepada putrinya.
"Baik Bunda siap laksanakan" jawab Laura dengan sigap lalu memberj hormat.
"Bunda mau panggil Ayah dulu ke atas ya" Ariana kemudian berjalan menuju ke kamarnya.
Ceklek
"Mas makanannya udah siap, yuk kita makan sekarang" ucap Ariana.
"Ah iya" jawab Alex kemudian mengikuti langkah Ariana menuju ke ruang makan.
Ariana, Alex dan juga Laura putrinya makan malam bersama, suatu moment yang sudah jarang dilakukan. Laura pun sangat bahagia dengan makan malam yang penuh arti ini.
Setelah selesai makan malam, Laura pamit duluan karena mau mengerjakan PR sekolahnya. Sedangkan Alex dan juga Ariana menuju ke kamarnya.
Ariana menuju ke kamar mandi karena merasa gerah setelah membantu Bi Ijah di dapur. Sedangkan Alex menghirup udara segar di balkon kamarnya.
Setelah beberapa menit kemudian Ariana keluar dari kamar mandi dan menghampiri suaminya.
"Kamu lelah ya mas menghadapi event baru ini" ucap Ariana.
Alex menatap Ariana yang memakai baju tidur mini yang mengekspos sebagian tubuh Ariana.
"Iya aku sangat lelah hari ini dan sangat ingin ngecharger tubuhku agar bisa fit kembali" ucap Alex sambil merangkul tubuh Ariana.
"Cup!" Alex mencium leher Ariana dengan lembut.
"Layani aku sampai puas malam ini" Alex berbisik dengan mesra ke telinga Ariana.
__ADS_1