Pemulung Idaman CEO

Pemulung Idaman CEO
11


__ADS_3

Saat ini, Nikita sedang berdiri di depan salah seorang fotografer yang siap mengambil gambar dirinya.


Dia benar-benar gugup karena ini pertama kalinya dia akan bekerja sebagai seorang model dan dia tidak tahu apa-apa.


Dia tidak tahu bagaimana cara bergaya dan bagaimana cara supaya terlihat cantik di depan kamera.


Untungnya fotografer yang bekerjasama dengannya begitu sabar berkata pada Nikita, "cukup berdiri seperti itu dan angkat dagumu sedikit."


Nikita langsung mengikuti ucapan sang fotografer sehingga dia mengangkat wajahnya sedikit lalu kembali mendengar fotografer berkata, "lihat ke kanan."


Cekrek!


Begitu gambar wajahnya diambil, Nikita langsung mengerjakan matanya karena terkejut dengan silau dari kamera sehingga dia langsung menatap fotografer sambil berkata "Maafkan saya, saya terkejut dengan cahayanya sehingga tak sengaja mengedipkan mata."


"Ah, tidak apa-apa, Mila bilang Ini pengalaman pertamamu jadi tentu saja akan seperti ini, sekarang kembali ke pose yang tadi. Bayangkan sekarang kau sedang menatap seseorang yang sangat kau cintai, perlihatkan ekspresimu ketika menatap pria yang kau cintai," ucap sang fotografer langsung membuat Nikita teringat akan Ivan hingga Nikita tanpa sadar merasakan jantungnya berdegup amat kencang karena mengingat Ivan.

__ADS_1


Meski merasa bingung dengan dirinya sendiri, tetapi Nikita tetap mengikuti fotografer dengan membayangkan melihat Ivan sampai akhirnya pemotretan itu selesai dengan lancar.


"Hasilnya bagus, wajahmu memang sudah bagus dan tadi kau berekspresi dengan sangat baik sesuai dengan temanya," ucap sang fotografer langsung membuat Nikita mengukir sebuah senyuman indah di wajahnya.


"Benarkah? Bolehkah saya melihat hasilnya?" tanya Nikita langsung membuat sang fotografer menganggukkan kepalanya.


"Tentu saja, pergi lah ke meja yang ada di sana dan suruh Bobby memperlihatkan hasil fotomu," ucap sang fotografer langsung membuat Nikita menganggukkan kepalanya Lalu dia pergi menghampiri Bobby.


"Maaf, saya ingin melihat hasil pemotretan saya," ucap Nikita pada Bobby langsung membuat Bobby menatap Nikita dan saat ini dia merasa senang melihat perempuan cantik yang datang padanya.


Oleh sebab itu, Boby dengan cepat bergeser ke kursi yang ada di sebelahnya lalu berkata, "duduklah di sini."


Bobby pun langsung memperlihatkan hasil foto Nikita hingga membuat Nikita terkejut karena tak menyangka bahwa hasilnya akan sebagus itu, Padahal dia sudah berpikir bahwa hasilnya akan sangat buruk Sebab tadi ketika dia berfoto tubuhnya sangat kaku.


Namun sekarang, ia melihat bahwa fotonya hanya mengambil bagian wajahnya saja, sementara tubuhnya sama sekali tidak ada dalam hasil foto itu hingga Nikita merasa lega.

__ADS_1


"Aku tidak tahu kalau fotonya sangat bagus seperti ini. Tapi mau ngomong-ngomong apakah memang biasanya model tidak difoto sampai seluruh badannya?" tanya Nikita dengan rasa penasarannya.


Bobby pun langsung menekan-nekan mousenya memperlihatkan foto-foto model lain yang semuanya mengambil seluruh full badan meski ada juga beberapa yang hanya mengambil sebagian wajahnya.


"Tadi sebelum kau datang kemari melakukan pemotretan, Mila memberitahu kami semua kalau kau adalah model baru, dan memang setiap kali ada model baru, mereka hanya diberikan tema yang mudah saja dan biasanya hanya wajahnya yang pertama kali diambil. Fotomu ini akan diedit dan ditempelkan di depan salah satu produk kecantikan kita," ucap sang pria sambil mengambil sebuah kotak produk kecantikan di sampingnya lalu memperlihatkannya pada Nikita.


"Nanti jadinya seperti ini, wajahmu akan ada di depan kotaknya," ucap Bobby langsung membuat Nikita memperhatikan kotak yang diberikan padanya, dan dia tak menyangka kalau suatu saat wajahnya akan dipajang pada sebuah kemasan produk kecantikan.


"Kau yakin wajahku layak dipajang diproduk kecantikan seperti ini? Bagaimana kalau produknya tidak laku karena mereka tahu kalau aku adalah mantan pemulung?" tanya Nikita dengan perasaan cemasnya.


Tetapi Bobby yang mendengarkan pertanyaan ini kita, pria itu tertegun menatap Nikita selama beberapa saat sebelum dia bertanya, katanya, "Kau bilang apa tadi? Mantan pemulung?"


Nikita menganggukkan kepalanya dengan polos, "ya, sebelum aku ke ibukota, aku berada di kota m sebagai pemulung, aku mengumpulkan barang-barang bekas dan menimbangnya supaya bisa bertahan hidup dengan uang itu," jawab Nikita.


"Apa?!" Boby makin terkejut dengan ucapan ini kita karena dia tak menyangka perempuan secantik Nikita akan bekerja sebagai pemulung, dan dia juga sangat penasaran bagaimana jalan ceritanya sampai Nikita bisa berada di tempat ini sebagai model.

__ADS_1


"Iya, aku memang seorang mantan pemulung. Kak Regina lah yang membawaku kemari," ucap Nikita.


Mendengar ucapan Nikita, maka Bobby pun dengan cepat menanyakan segala sesuatu yang terjadi sampai akhirnya Nikita bisa tiba di tempat itu dan Nikita yang merasa senang dengan pria yang langsung akrab dengannya di pertemuan pertama kali mereka, Ia pun dengan begitu polosnya menceritakan segala sesuatunya pada Bobby.


__ADS_2