
Regina berjalan menghampiri Nikita lalu dia duduk di depan Nikita sambil meletakkan makanannya dan menatap Nikita dengan penuh rasa kasihan.
"Kenapa kau tidak bicara dengan jujur?" tanya Regina membuat Dian menatap sinis ke arah Regina karena dia benar-benar tidak mengerti mengapa Regina sangat memperlakukan Nikita dengan baik.
Sementara Nikita, dia tidak mengerti apa yang dimaksud oleh Regina hingga perempuan itu memperlihatkan wajah bingungnya sambil berkata, "Apa maksud Kak Regina?"
Regina mengHela nafas, "maksudku, kenapa kau tidak mengatakan padaku kalau kau bukannya melakukan pekerjaanmu sebagai model Tetapi malah disuruh untuk membersihkan lantai 17? Kau itu bukan cleaning service, jadi tidak perlu melakukan hal-hal seperti itu!!!" tegas Regina yang kini merasa khawatir CEO di perusahaan utama akan mengetahui apa yang terjadi di perusahaan mereka hingga bisa jadi pria itu mengamuk dan kembali menghubunginya.
Tetapi Regina malah mengukir sebuah senyuman di wajahnya, "ah,,, Kak Regina tidak perlu khawatir, aku juga senang melakukan pekerjaan yang diberikan padaku. Aku sangat senang ketika aku selesai membersihkan suatu ruangan dan ruangannya terlihat begitu rapi dipandang mata.
"Lagi pula, aku pikir aku memang tidak cocok menjadi seorang model, Aku tidak tahu bagaimana caranya berdandan dan tadi aku sempat melihat para model yang berpose di depan kamera, aku pikir aku akan kesulitan kalau aku melakukan hal seperti itu," ucap Nikita langsung membuat Regina memperkuat pegangan tangannya pada sendok dan garpunya.
__ADS_1
'Bukan itu masalahnya! tapi masalahnya, aku dan ayahkulah yang akan dipecat dari pekerjaanku kalau sampai aku membiarkanmu diperlakukan dengan buruk oleh orang-orang di kantor ini!!!' Ucap Regina dalam hati yang tentunya tidak ingin dipecat atau mendapat pemotongan gaji kalau sampai CEO mendengar berita Nikita yang diperlakukan dengan buruk di perusahaan mereka, bahkan sampai disuruh untuk menjadi seorang cleaning service.
Oleh sebab itu, Regina kembali menatap Regina dengan tatapan yang begitu serius, "Baiklah, kalau begitu selain menjadi model, Apa yang kau inginkan?" tanya Regina yang memang awalnya hanya menggunakan alasan untuk menjadi model karena dia tidak punya alasan lain untuk mengajak Nikita datang ke kantornya, tetapi sekarang dia bisa menanyai perempuan itu tentang pekerjaan apa yang disukai oleh Nikita.
Tetapi Dian yang mendengar ucapan Regina, perempuan itu langsung berkata, "Apa maksud Kak Regina? kau mau menawari dia posisi apapun yang dia inginkan di perusahaan ini kalau dia tidak menyukai menjadi seorang model?"
Pertanyaan itu langsung membuat Nikita menatap Regina dan Regina pun menganggukkan kepalanya, "Tentu saja, aku akan memberikan pekerjaan apapun padamu di perusahaan ini yang penting kau nyaman mengerjakannya, Tetapi kalau kau meminta menjadi cleaning service, maka kau sebaiknya meninggalkan perusahaan ini!!!" Tegas Regina yang jelas yakin kalau Nikita tidak akan meninggalkan perusahaan karena dia tahu perempuan itu tak memiliki tempat tinggal di ibukota dan juga tidak memiliki kerabat di ibukota.
Regina menganggukkan kepalanya dengan raut wajah yang begitu serius hingga membuat Nikita juga kebingungan.
"Itu,,, Bagaimana bisa Kak Regina berkata seperti itu padaku? aku tidak punya pengalaman apapun dalam bekerja, jadi,,, aku juga tidak tahu apa yang kuinginkan," ucap Regina yang juga bingung dengan dirinya sendiri, dia tidak tahu pekerjaan apa yang bisa ia lakukan sementara Dia tidak punya pengalaman bekerja.
__ADS_1
"Baiklah, kalau begitu Aku akan memberimu kesempatan, cobalah menjadi model selama sebulan ini dan kalau kau tidak senang maka Kau bisa mengatakannya padaku dan katakan juga posisi mana yang ingin kau tempati. Sekarang makan makananmu dan setelah itu aku yang akan mengantarmu menemui Doni!" tegas Regina yang merasa begitu kesal.
"Ah, baik," jawab Nikita dengan pasrah.
Sementara Dian, dia menggigit bibir bawahnya dengan perasaan kesalnya serta sangat marah dan iri melihat bagaimana perlakuan dari Regina pada Nikita, sementara Regina adalah putri dari direktur perusahaan mereka.
Meski perempuan itu tidak memiliki posisi yang terlalu tinggi di perusahaan, Tetapi semua itu karena Regina nyaman dengan posisinya saat ini Namun seandainya Regina menginginkan posisi apapun yang lebih tinggi maka dia akan dengan mudah mendapatkannya.
Mengambil hati Regina juga sangat penting karena itu bisa membuat seseorang memiliki posisi yang tinggi di dalam perusahaan.
Tapi bagaimana bisa seorang pemulung yang tidak memiliki hubungan apapun dengan Regina malah mendapatkan hati Regina dan terlihat Regina memperlakukannya dengan sangat baik?!!
__ADS_1
'Benar-benar menyebalkan!' gerutu Dian dalam hati sambil menggerakkan sendoknya mengambil sesuap makanan.