Penantian Halalku

Penantian Halalku
Part 4


__ADS_3

Ting..


Sebuah pesan masuk diponselku, dan saat ku baca refleks aku kaget, gimana aku gak kaget coba Anna sudah memberi kabar padaku kemarin akan datang hari ini, tapi ia memundurkannya pada Minggu depan.


Langsung saja jemariku menari diatas keyboard ponselku dan mengirim pesan balasan itu padanya.


Aku


Ko, gak jadi na? Kan hari ini kamu bilang, kenapa harus di tunda?


Ting...


Satu pesan masuk lagi ke ponselku.


Anna


Afwan ya mbak, ini keluarga aku baru datang hari ini dari Luar Negeri, kan gak enak kalau aku tinggalkan.


Aku yang membaca hanya berooh ria.


Aku


Oo,, jadi itu alasannya, ya udah deh gak apa apa.


Anna


Sekali lagi afwan ya mbak,


Aku


Iya, gak apa apa.


Setelah itu ku letakkan kembali ponselku ketempat semula.


"Mbak, aku mau mijam buku novel dong..."


Aku pun melirik kearah asal suara, ternyata Zahra sedang berdiri didepan pintu kamarku.


"Emm, ambil saja, tapi kalau sudah baca letak kembali ketempatnya ya..."


"Iya..."


Setelah ia mencari buku lalu ia berlalu keluar dari kamarku.


"Ee,, Zahra jangan lupa tutup pintunya.." Ucapku.


"Iya iya...bawel banget, kan bisa tutup sendiri..."ketusnya.


Lalu pintu pun tertutup dan sekarang aku berada dikamarku seorang diri.


Aku masih bingung, jawaban apa yang harus ku berikan untuk keluarga mas Fathan malam ini, sebenarnya aku sudah mengerjakan sholat istikharah, tapi kebingungan itu masih mengganggu pikiranku, dan aku belum mendapatkan jawaban yang benar benar matang untuk ku berikan nanti. Semoga saja jawaban ku nanti menjadi pilihan yang terbaik untukku...Aamiin_batinku.


Saat aku masih melamun tentang jawaban yang harus ku diberikan malam ini....


Tiba tiba...

__ADS_1


Tok Tok Tok...


"Syifa...buka pintunya.."ku dengar suara Ummi yang ingin masuk kekamarku, pasti Ummi ingin membahas kesiapan malam ini, huh menyabalkan_batinku.


"Masuk saja Ummi, pintunya gak aku kunci ko..."


Ceklek...


"Ini baju untuk malam ini, Ummi sudah belikan kemarin..."


"iya, taruh saja di situ mi..."


Ucapku, dan Ummi pun meletakkan bungkusan baju yang ia beli kemarin di meja samping tempat tidur.


"Gimana nak?sudah dipikirkan apa belum..."


Tu kan benarkan..pasti bahas tentang perjodohan itu_batinku


"Sudah Ummi, semoga saja jawaban yang aku berikan nanti menjadi pilihan yang terbaik untukku Ummi..."lirihku.


"Aamiin, apapun jawaban yang kamu berikan nanti itu adalah keputusan kamu yang sudah dipikirkan matang-matang nak... Ummi cuma berharap kau bisa menerimanya, sebab Ummi liat nak Fathan orangnya baik, lagipula ia tahu juga kan tentang hukum hukum agama, dan dia juga bisa membimbing kamu hingga menuju Jannah_Nya..." 


"Kita liat saja nanti Ummi..."lirihku.


Lalu Ummiku berlalu pergi dari kamarku dan yang terlihat sekarang hanya punggungnya dari kejauhan.


..........


"Nisa, tolong panggilkan abangmu ya dibelakang, tadi seh katanya dia mau ngurusin ikan ikan kesayangan itu, suruh dia temui Abi diruang tamu ya.." 


"Iya Abi..."


"Assalamualaikum abangku sayang..."


Kulihat Nisa yang sedang berdiri didekatku, ku peluk dirinya dengan manja.


"Waalaikumsalam adek Abang yang cerewet" Ucapku asal.


"What..cerewet??enak aja ngata adek macem itu, cerewet begini juga kan adek kesayangan abang" cerocosnya.


Kulihat muka nya cemberut gara gara aku sebut ia cerewet, memang dia cerewet sih tapi bagaimanapun juga ia tetap kesayanganku.


"Hahaha, maaf dehh Abang salah, gak usah cemberut gitu kali, nanti cantiknya ilang lo..."


"Eee, abang...au ah gelap"


(Dia merajuk gaes😂maklumin aja yaa😂)


"Oo iya kamu ngapain kesini dek?"


"Itu Abi nyuruh abang untuk keruang tamu, sekarang! Tak ada penolakan"


"Terus ikan ikan abang gimana kan belum habis ini makanannya"


"Pokoknya sekarang, titik! gak pakai koma"

__ADS_1


Ia sudah tau kalau abangnya ini kalau sedang berurusan dengan ikan ikannya susah untuk di suruh suruh maka nya ia katakan sekarang!


"Iya iya adek abang yang bawel" 


Sebelum pergi dari tempat itu ku cubit gemas hidung Nisa, lalu berlari sekencang kencangnya, agar gak kena cubit lagi dari adeknya itu.


"Aw...sakit abang, Ee..nyebelin banget sih jadi abang, awas aja kalau ketemu nanti, gue gaplak gaplak to muka agar gak tampan lagi...Eeeee" cerocosnya.


Diruang tamu, abi Fathan sudah menunggu kedatangan anak laki-laki nya itu.


"Abi_ apa Abi manggil Fathan? Tanyaku dan diangguki oleh abinya.


"Nak, sini duduk dulu, Abi mau bicara"


Sambil menepuk nepuk sofa yang ia duduki untuk menyuruh anaknya duduk disampingnya.


"Iya Abi, emangnya Abi mau bicara apa?


Tanya ku to the poin.


"Kamu gak lupa kan tentang acara malam ini?"


"Iya Abi, aku gak lupa ko"


"Kamu sudah persiapkan diri dan mental kamu kan?"


"Iya Abi..."


"Abi berharap apa pun jawaban yang kita dapat nanti semoga gak mengecewakan salah satu belah pihak, semoga saja nak Syifa menerima kamu yaa..."


"Aamiin, terima kasih Abi doa nya"


"Nahh ini dia yang nyubit aku tadi, sini biar ku gaplak gaplak to muka biar gak tampan lagi...."cerocosnya.


Aku yang lagi diam tadi terkejut melihat ia sudah berada disampingku dengan mencubit pipiku dengan keras.


"Aw..kamu ini udah ngagetin main cubit nyelonong aja lagi, dasar bocah"


Kulihat Abi hanya geleng-geleng kepala melihat tingkah laku kami yang kadang suka jahil atau kadang juga suka manja manjaan.


"Salah abang sendiri, dasar abang durhaka!" Cerocosnya lagi.


Memang ya ini bocah kalau bicara tak mau di atur atur dulu selalu saja nyerocos ucapannya.


"Sudah sudah, gak baik berantem, sudah pada gede juga masih aja hoby berantem" tegas Abiku.


"Abang to Abi" adu Nisa.


"Iya iya abang yang salah"


Lalu aku pergi kekamarku untuk menyiapkan diri bertemu calon istri.


Calon istri?


Kata yang menghangatkan diriku, tapi belum di jawab Syifa sekarang pertanyaannya Minggu kemarin, aku sungguh tak sabar menunggu waktu untuk mengetahui jawaban apa yang ia dapatkan. Apapun keputusan kamu Syifa, semoga membuat aku bahagia yaa_batinku.

__ADS_1


..........


Jangan lupa yaa tinggalkan jejak vote kalian setelah selesai membaca, dan silahkan share ceritanya keteman teman kalian, bantu author untuk mengshare cerita ini😉🙏 follow juga ya akun aku😉


__ADS_2