
"siapa kamu sebenarnya"
tanya Ming Hong kepada Liang Jun, Ming Hong tak habis pikir, bagaimana bisa ada seorang bocah ingusan yang memiliki kekuatan stonggi ini dan apa lagi senjata tingkat lagit yang bocah itu keluarkan
"mengapa kau ingin tau siapa aku.. bukankah kau ingin membinasakan klan kami" ucap Liang Jun ketus..
"kurang ajar.. akan ku bunuh kau bocah" Ming Hong sangat marah mendengar jawaban Liang Jun , dia langsung melesat menyerang Liang Jun dengan tombaknya..
"coba saja kalau kau mampu"
Liang Jun langsung membuat perisai energi tepat di atas ruang perlindungan klan Li, hal ini ia lakukan untuk melindungi anggota klan nya dari serangan nyasar atau pun lonjakan energi akibat bertemunya dua pusaka yang ada di tangan mereka .
setelah itu Liang Jun melesat menyerang musuhnya dengan pedang yang telah di aliri energi Qi yang cukup besar
suara senjata yang beradu terdengar begitu keras.. lonjakan energi yang diakibatkan pertempuran tersebut membuat wilayah klan Li dan sekitarnya bergetar hebat..
tusukan dan hujaman tombak milik Ming Hong dapat dihindari dengan mudah oleh Liang Jun.. sesekali ia menangkis serangan itu dengan pedangnya..
pertarungan itu terjadi sangat sengit.. kecepatan mereka berdua tidak bisa dilihat oleh mata kultivator dibawah bintang emas level 9..
sedangkan orang orang di kota sangat penasaran dengan apa yang terjadi di klan Li,
yang mereka tau saat ini adalah klan Ming menyerang klan Li.. tapi mereka tidak mengetahui apa yang sebenarnya sedang terjadi dan energi milik siapa yang terasa sangat dahsyat sampai ke pusat kota,. bahkan ada beberapa kultivator bergerak kearah wilayah klan Li untuk mencari tahu apa yang sebenarnya terjadi.
Ming Hong menyerang Liang Jun dengan sangat cepat.. Jurus tombak yang ia gunakan merupakan jurus Tombak Jiwa.. jurus ini merupakan jurus tingkat tinggi.. selama ini balum ada yang selamat dari serangan jurus tersebut, namun berbeda dengan Liang Jun.. dia menggunakan Jurus tarian Pedang Bayangan, jurus yang jauh lebih hebat dari jurus milik Ming Hong...
tiba tiba ... " craaak... "
tombak Ming Hong patah menjadi beberapa bagian saat ia coba menangkis serangan Liang Jun..
Ming Hong sangat tidak menyangka senjata andalannya akan hancur seperti ini... namun belum sempat dia sadar dari keterkejutannya , tendangan Liang Jun telah lebih dulu menghantam dadanya..
"dooooooomnnn"
Ming Hong terpental sangat jauh sambil memuntahkan darah segar dari mulutnya.. hingga akhirnya ia menabrak sebuah batu besar dan batu itupun hancur berkeping keping..
"aaaaaaaaaaaakhhhhh" Ming Hong bangkit lalu berteriak dengan sangat keras ..... energi hitam merembes keluar dari tubuhnya, Qi yang sebelumnya hampir habis akibat pertarungan tersebut . tiba tiba penuh kembali.. dan ia merasakan tubuhnya sangat kuat saat ini..
__ADS_1
"mati kaaau "
Ming Hong melesat kearah Liang Jun dengan kecepatan yang melebihi kecepatan seblumnya..
Liang Jun yang menyaksikan hal itu sedikit kaget.. sebab dia tau apa yang terjadi dengan kakek tersebut.
"haaah Jiwa iblis.. kakek tua ini menggadaikan jiwanya kepada iblis.. "
Liang Jun langsung mengalirkan Qi yang lebih besar kedalam pedangnya.. tiba tiba ukiran naga pada pedang tersebut bersinar dan pedang di tangannya pun ikut bergetar ..
"Heeeeeaaaaaaaaak" Liang Jun berteriak sangat keras sambil melesat kearah Ming Hong yang juga melesat ke arahnya..
"boooooommmmm"
ledakan yang sangat keras terjadi akibat benturan dua kekuatan tersebut,
lalu tiba tiba hening..
Liang Jun tersungkur jatuh tepat di tempat benturan itu terjadi , energi Qi yang ia miliki hampir habis..
sedangkan Ming Hong mati dengan tubuhnya yang hancur menjadi kabut darah..
tanya beberapa orang di dalam ruang perlindungan saat tidak terdengar lagi suara pertarungan.
"kita periksa saja keluar"
"jangan.. kita tidak tau apa yang terjadi"
"biar aku saja yang keluar memeriksanya.. kalian tetap di sini" ucap Lien Hua sambil berjalan keluar dari ruang perlindungan klan
"tapi .. "
"tidak paman.. kalian lebih aman di sini" ucap Lien Hua menghentikan Jing Ma yang hendak mengatakan sesuatu..
"baiklah.. kami akan menunggumu di sini" ucap Jing Ma dengan lesu sebab dia khawatir kalau hal buruk yang terjadi..
sesampainya di luar , Lien Hua melihat Liang Jun yang terdiam dalam keadaan berlutut.. pakaiannya yang berupa jubah berwarna putih telah kotor penuh koyakan.. sementara itu terlihat beberapa luka di tubuh Liang Jun.
__ADS_1
namun Lien Hua tidak melihat kultivator tua yang yang sebelumnya bertarung dengan anaknya.
"Jun'er.. Jun'er.. "teriak Lien Hua mengagetkan orang orang yang ada di ruang perlindungan klan.. namun Liang Jun tetap diam tak bergeming..
Lien Hua semakin panik..
"suamiku .. cepat keluar.. " teriak Lien Hua kepada suaminya .. JiangWu yang mendengar teriakan tersebut segera keluar diikuti ketua Jing Ma dan anggota klan lainnya..
ada apa Hua'er ? tanya Jiangwu yang juga sangat panik..
lihat Jun'er .. dia terdiam tak bergeming.. aku takut hal buruk terjadi padanya..
"ayo kita ke sana !" ucap Jing Ma yang langsung berlari ke arah Liang Jun yang masih terdiam dengan posisi berlutut tak bergerak..
"dooom.. "
baru saja beberapa langkah ketua Jing Ma berlari.. tiba tiba ia merasakan menabrak sesuatu yang sangat keras dan ia pun terpental..
"mengapa paman?.. " Jiangwu langsung mendekati Ketua Jing Ma yang sedang mencoba untuk berdiri
"entahlah.. aku seperti menabrak sesuatu yang sangat keras.." Jawab Jing Ma
"hah.. ini perisai energi.. mungkin Jun'er yang membuat perisai ini untuk melindungi kita.. coba kalian lihat di sekitar kita, hanya tempat ruang perlindungan dan area sekitarnya yang tidak hancur.. selain itu hancur berantakan termasuk pohon pohon yang di sana''
Lien Hua menjelaskan keadaan yang terjadi saat ini.. sambil mencoba menempelkan tangannya pada pada sesuatu yang tidak terlihat tepat di mana ketua Jing Ma seakan menabrak sesuatu.
perisai yang dibuat oleh Liang Jun adalah Perisai Mutlak, jadi dengan perisai ini , bukan hanya orang atau serangan dari luar saja yang tidak bisa masuk..melainkan orang atau serangan dari dalampun tidak bisa keluar..
hal ini ia lakukan karena khawatir kalau ibunya akan mencoba untuk membantunya bertarung.
Liang Jun sebenarnya mengetahui kalau orang tuanya beserta anggota klan yang lain sudah keluar dari tempat perlindungan.. namun dia tetap berlutut, sebenarnya dia sedang berkultivasi untuk menstabilkan jiwanya yang terguncang sebab telah banyak melakukan pembunuhan dalam satu waktu dengan cara merubah aura membunuh menjadi aura pendekar..
umurnya yang masih sangat muda menjadikan jiwanya akan terguncang kalau tidak segera diatasi dengan tekhnik tersebut.
namun setelah berapa saat dia bangun, lalu berjalan ke arah anggota klannya yang sedang bingung dengan keadaan yang mereka alami.
"ayah , ibu, kakek.. apakah kalian semua baik baik saja ?" ucap Liang Jun sambil tersenyum seakan akan tidak terjadi sesuatu
__ADS_1
_____________________________________________ Dukung karya ini dengan cara Like, vote dan share,, agar author bersemangat untuk terus berkarya..
atas semua dukungannya author ucapkan terimakasih yang mendalam..