
"dasar bangsat... matilah kau..." Ming Kaye melesat menyerang Jing Ma dengan pedangnya..
namun hanya tinggal beberapa langkah lagi, tiba tiba tendangan yang sangat keras bersarang di pinggangnya, membuat ia terpental beberapa meter ke samping
seorang wanita berdiri kokoh tepat di hadapan Jing Ma.. wanita itu ialah Lien Hua,
"haaah..Hua'er" Jing Ma tidak menyangka bahwa Lien Hua adalah seorang Kultivator..
Lien Hua tersenyum kepada Jing Ma..
"paman, menyingkirlah.. ! sepertinya ini sedikit sulit.. "
"baik "ucap Jing Ma sambil bangkit dan mundur
sementara itu, Ming Kaye yang terpental sangat kaget dengan serangan tiba tiba tersebut, dia mencoba mengukur tahapan kultivasi Lien Hua namun tidak ada yang ia dapatkan,
Lien Hua sebenarnya hanya berada satu tingkat di atas Ming Kaye yaitu tahapan Kultivasi Bintang emas level 5.
Lau Yie dan Jierui yang melihat kejadian itupun sangat terkejut.. karena menurut informasi yang mereka dapatkan bahwa hanya Jing Ma yang terkuat dari klan Li,
"tuan muda ,,, bagaimana ini" ucap Lau Yie sambil membantu Ming Kaye berdiri..
"kita hadapi bersama, sepertinya dia lebih kuat dariku" ucap Ming Kaye
"baiklah"
pertarungan pun terjadi antara Lien Hua melawan Ming Kaye dan teman temannya..
sebenarnya Jiangwu berada tidak jauh dari tempat mereka bertarung.. tapi tidak ada yang bisa ia lakukan sebab ia hanyalah seorang pedagang biasa
sedangkan para kultivator milik klan Li semuanya sudah terluka parah termasuk Jing Ma
Lien Hua mengunakan jurus keluarganya yaitu jurus Tarian Pedang Bayangan.. sedangkan Ming Kaye dan temannya juga melakukan hal yang sama dengan jurus keluarga Ming bernama Badai Pedang Halilintar
__ADS_1
walaupun belum sempurna.. namun Jurus milik Lien Hua merupakan jurus tingkat langit sedangkan jurus milik keluarga Ming hanyalah jurus tingkat tinggi
pertarungan sengit yang terjadi antara mereka, Lien Hua bagaikan menari, tak ada satupun pedang mereka yang mampu menyentuh Lien Hua , sedangkan Ming Welu dan teman temannya sudah banyak mendapat luka di tubuhnya
"kita akhiri saja ini!" ucap Lien Hua sambil mengalirkan Qi di pedangnya dan melesat menyerang dengan sangat cepat..
Jierui tak sempat menghindar tebasan pedang Lien Hua.. dan dia tewas dengan kepala yang telepas..
Lau Yie yang melihat hal itu menjadi sangat takut dan berniat melarikan diri, namun baru saja dia memcoba menjauh tiba tiba pedang Lien Hua menancap tepat di dadanya,, diapun langsung tersungkur dengan darah yang bercucuran keluar dari mulut dan hidungnya
sekarang yang tersisa hanya Ming Welu yang juga berniat untuk menyelamatkan diri..
Lien Hua menatapnya dengan tajam.. iapun bergidik ketakutan melihat kekejaman wanita tersebut.. dia tidak pernah menyangka akan mati di tangan seorang wanita
"bukankah kalian ingin membunuh kami semua?" bentak Lien Hua
"ma ma maafkan aku nyonya.. jangan bunuh aku"
"minta maaf saja di neraka " Lien Hua melesat dengan kecepatan penuh untuk mengakhiri ini semua , dan mengayunkan pedangnya dengan gerakan yang cepat untuk membelah tubuh
bukan hanya Ming Welu yang sempat kaget dengan kekejaman Lien Hua namun suaminya Jiangwu dan semua anggota klan Li yang menyaksikan itu semua tidak pernah menyangka Lien Hua adalah seorang kultivator yan sangat kuat bahkan lebih kuat dari ketua klan mereka.
"paman,, bagaimana keadaan mu ?
Lien Hua menghampiri ketua Jing Ma yang terluka.. di sana ada juga suaminya dan anggota klan lain ..
"iya Hua'er, ini hanya luka luar.. yang akan sembuh dengan cepat kalau aku meminum pil penyembuh"
"owh baik lah.. , kalau kalian bagaimana.. ? Lien Hua menatap ke arah beberapa orang yang terluka..
"sama nyonya.. sepertinya ini hanya luka luar!"
jawab mereka dengan nada agak sedikit ketakutan ..
__ADS_1
"tapi nyonya.. bagaimana dengan mayat mereka?
"kalian makamkan mayat mereka.. !" perintah Lien Hua kepada beberapa orang anggota klannya
" baik nyonya"
baru saja mereka berjalan beberapa langkah ,, tiba tiba mereka terduduk..
aura membunuh yang sangat kuat menjadikan mereka tidak bisa bergerak .. termasuk Lien Hua sekalipun merasakan sesak di dadanya sebab aura pembunuh tersebut,
bahkan beberapa orang dari klan Li memuntahkan darah dari mulutnya..
"kurang ajaaaar..., aaaaaaakkkkkhhhh"
teriakan menggema menuhi wilayah klan Li,
sosok pria paruh baya muncul tiba tiba di samping tubuh Ming Kaye, diikuti ratusan kultivator memenuhi halaman aula klan Li.
Ming Welu memeluk anaknya yang sudah tak bernyawa dengan luka di kapalanya ,.
"bunuh mereka semua" perintahnya kepada yang bersamanya .. Ming Welu menarik kembali aura membunuhnya karena hal itu juga berpengaruh terhadap orang orang yang bersamanya.
kultivator kultivator tersebut melesat kearah anggota klan Li.. mereka menyerang membabi buta.. membunuh siapapun yang mereka temua.. bahkan bangunan bangunan pun dihancurkan dan dibakar..
teriakan dan tangisan terdengar di segala penjuru.. keadaan sangat kacau..
sedangkan Lien Hua sendiri sedang bertarung dengan beberapa kultivator dan berhasil mebunuh beberapa di antaranya, Lien Hua pun sudah banyak mendapatkan luka di tubuhnya..
melihat beberapa anggotanya tewas , Ming Welu semakin geram.. dia yakin bahwa Lien Hua lah yang membunuh anaknya.
________________________________________________
Terimakasih bagi yang sudah baca dan like serta jadikan cerita ini sebagai favorit pembaca..
__ADS_1
dukung terus agar author semakin bersemangat dalam menulis ..
insya ALLAH setiap hari kita akan up date chapter... jadwal up date tidak menentu, tapi saya usahakan sebelum magrib udh up date